Kata Kepala Sekolah Tentang Kondisi Anak Nunung

News | Selasa, 23 Juli 2019 18:40
Kata Kepala Sekolah Tentang Kondisi Anak Nunung

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

"Ananda tetap bersekolah," kata Syamsudin.

Dream - Kepala sekolah tempat anak komedian Nunung Srimulat belajar, Syamsudin, menyatakan kabar perundungan yang terjadi di lembaganya tidak benar. Dia memastikan fakta yang tercantum dalam berita itu tidak akurat.

" Di dalam berita hari Minggu yang kami terima itu, terjadi bully hari Sabtu, padahal hari Sabtu tidak ada proses belajar mengajar di sekolah kami," ujar Syamsudin di kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Jakarta, Selasa 22 Juli 2019.

Syamsudin menegaskan sekolah yang dipimpinnya sudah tidak menerapkan proses belajar mengajar pada hari Sabtu. Hal itu sudah berlaku sejak 10 tahun lalu.

Selain itu, Syamsudin juga mengatakan anak Nunung dalam kondisi baik. Dia memastikan tidak ada tindakan perundungan maupun perlakuan tidak menyenangkan yang dialami anak Nunung dari teman-temannya.

" Ananda tetap bersekolah dan bergaul dengan temannya, dengan penuh ceria dan tidak ada beban," kata dia.

 

2 dari 6 halaman

Masalah Nunung Tak Boleh Dibahas di Sekolah

Pihak sekolah menyayangkan adanya pemberitaan anak Nunung menjadi korban perundungan. Bahkan dalam berita yang beredar disebut sampai pindah sekolah.

Koordinator kelas tempat anak Nunung sekolah, Rana Amiruddin, menambahkan para orangtua telah menyampaikan kepada anak-anak mereka untuk tidak membahas masalah Nunung kepada anaknya.

" Kebetulan anak saya sekelas dengan ananda, orangtua murid memberikan pesan-pesan (kepada anaknya) untuk tidak membicarakan masalah ini," kata Rana.

Seperti diketahui, Nunung dan suaminya, July Jan Sambiran ditangkap pada Jumat, 19 Juli 2019 sekitar pukul 13.15 WIB. Dalam penangkapan itu, polisi menemukan sabu bekas pakai seberat 0.36 gram.

3 dari 6 halaman

Kabar Perundungan Anak Nunung Tak Benar, Komisioner KPAI Minta Maaf

Dream - Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti, meminta maaf karena telah mengeluarkan tanggapan tentang kabar anak komedian Nunung telah menjadi korban perundungan di sekolah.

Retno menyampaikan pernyataan tersebut keluar karena dia diminta komentar dari awak media tentang kabar perundungan anak Nunung yang dikabarkan sampai pindah sekolah. 

" Kalau tidak nyaman saya menyampaikan permohonan maaf," ujar Retno di Jakarta, Selasa 23 Juli 2019.

Menurut Retno, sebagai anggota KPAI, dia merasa prihatin saat pertama kali mendengar kabar anak Nunung menjadi korban perundungan. Dalam memberikan komentar, Retno juga mengaku hanya mengeluarkan pernyataan standar.

" Nah, saat itu sebagai KPAI ada bully tentu kami prihatin. Dan statement-nya standar karena sampai pindah (sekolah)," kata Retno.

 

4 dari 6 halaman

Tak Ada Bully

Tanggapan Retno ternyata tak sesuai dengan informasi di lapangan. Pihak sekolah, tempat anak Nunung belajar, sempat mendatangi kantor KPAI untuk mengklarifikasi kabar anak didiknya yang jadi korban perundungan.

Koordinator kelas atau perwakilan orangtua, Rana Amiruddin, menyayangkan pernyataan yang disampaikan KPAI terkait kabar anak Nunung jadi korban perundungan. Dia menilai pernyataan tersebut tidak akurat.

" Mohon dengan KPAI memberikan pernyataan dan sekolah melayangkan surat ke KPAI meluruskan berita ini. Mohon sebaiknya kroscek yang menyajikan berita yang akurat," ujar Rana di kantor KPAI, Jakarta, Selasa 23 Juli 2019.

Ia menegaskan, tidak ada perundungan yang terjadi di sekolah anaknya bersekolah.

" Tidak ada bully dan mem-bully di sekolah. Kebetulan anak saya satu kelas dengan ananda (anak Nunung)," ucap dia.

5 dari 6 halaman

Keluarga Pastikan Anak Nunung Tidak Di-Bully di Sekolah

Dream - Kasus tertangkapnya komedian Tri Retno Prayudati atau Nunung Srimulat memberikan dampak kepada keluarga. Tersiar kabar miring yang menyatakan anaknya yang masih sekolah menjadi korban bully atau perundungan.

Menanggapi hal itu, putra sulung Nunung, Bagus Permadi secara tegas menyatakan kabar tersebut merupakan hoax. Dia menyatakan adiknya mengalami perundungan di sekolahnya.

" Sekali lagi saya tekankan buat rekan-rekan media, kalau tentang di-bully itu hoax, itu berita tidak benar," ujar Bagus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin 22 Juli 2019 malam.

Bagus mengatakan Nunung dan suami, July Jan Sambiran, ditangkap pada Jumat, 19 Juli 2019 pukul 13.15 WIB. Menurut dia, waktu penangkapan tersebut bertepatan dengan jam pulang sekolah.

 Komedian Nunung Srimulat

" Itu sudah jam pulang anak sekolah, dan Sabtu, Minggu juga sudah hari libur. Baru masuk hari Senin, terus adik saya di-bully-nya kapan?" ucap dia.

Pada Senin, tiga hari usai Nunung ditangkap, sang adik tetap masuk sekolah. Dengan kejadian ini, pihak keluarga lebih berhati-hati untuk menjaga sang adik dari perbuatan bully.

" Karena aku minta mbaknya yang ada di rumah untuk jagain dia di sekolah, 'mbak coba dikawal di sekolah, siapa tahu kalau memang ada berita-berita seperti itu tapi semoga aja tidak', dan itu tidak terjadi gitu lho," kata dia. (mut)

6 dari 6 halaman

Anak Bungsu Nunung Srimulat Belum Tahu Sang Ibu Ditahan

Dream - Anak sulung Nunung Srimulat, Bagus Permadi mengungkapkan kabar pilu usai penangkapan sang ibu dan ayah tirinya yang terjerat kasus hukum. Hingga saat ini, putra bungsu Nunung belum mengetahui jika ibunya ditahan polisi.

Bagus yang sempat menyambangi Rutan Polda Metro Jaya, Senin, 22 Juli 2019 mengatakan adik bungsu yang belum mengetahui kabar penahanan Nunung tersebut masih duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar. 

" Adik-adikku kalau yang paling kecil belum (tahu)," ujar Bagus.

 Rina Nose Ungkap Sifat Asli Nunung di Lokasi Syuting

Foto : Kapanlagi.com

Namun, lanjut Bagus, kabar penahanan ibundanya telah diketahui oleh anak Nunung yang kedua. 

Meski belum tahu kabar Nunung yang terlibat masalah hukum karena kasus Narkoba Bagus memastikan akan menyampaikan kabar tersebut ke adik bungsunga.

Dia berharap jawaban yang nantinya akan disampaikan takkan sampai melukasi psikis dari adiknya tersebut.

" Ya kita jawab saja, yang penting tidak merusak psikisnya, terutama kita pasti jaga itu dulu lah," tuturnya.

Disinggung soal kemungkinan Nunung dijerat hukuman lima tahun penjara, Bagus menyampaikan jika hal itu beum menjadi keputusan dari pengadilan. Sata ini pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus hukum Nunung kepada pengacara. 

" Kalau itu kan wewenang dari lawyer, kita enggak tahu," ujar Bagus.

 

Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan
Join Dream.co.id