Ahli Waris Korban Covid-19 Terima Santunan Rp15 Juta

News | Kamis, 26 Maret 2020 08:00
Ahli Waris Korban Covid-19 Terima Santunan Rp15 Juta

Reporter : Maulana Kautsar

Pemerintah juga cadangkan beras.

Dream - Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin Kementerian Sosial, Asep Sasa Purnama, mengatakan ahli waris pasien Covid-19 meninggal dunia akan menerima uang santunan sebesar Rp15 juta.

" (Santunan ini) ditujukan untuk meringankan beban keluarga yang ditinggalkan. Kemensos RI memberi santunan ke ahli waris Rp15 juta per orang yang meninggal," ujar Asep, Selasa 24 Maret 2020.

Menurut Asep, pemberian santunan itu merupakan satu dari lima bentuk dukungan yang diberikan Kemensos kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19.

Pemberian itu, tambah dia, sekaligus merupakan wujud perhatian dan bela sungkawa dari negara ke para korban beserta keluarga yang ditinggalkan.

Dalam penyaluran dana bela sungkawa, Kemensos perlu melakukan verifikasi terhadap daftar korban. Sehingga sampai saat ini dana tersebut masih belum diberikan secara merata.

2 dari 5 halaman

Bantuan Program Sembako

Selain menyiapkan dana santunan, Kemensos juga memastikan cadangan beras untuk kebutuhan keluarga miskin dan rentan yang mengalami kesulitan selama wabah Covid-19.

" Kami juga menyiapkan cadangan beras pemerintah atau CBP untuk digunakan para kepala daerah di seluruh wilayah yang terdampak wabah Covid-19," ujar dia.

Kemensos sebelumnya telah mengirimkan surat edaran kepada para gubernur, bupati, dan walikota, untuk menggunakan cadangan beras pemerintah sesuai kewenangan masing-masing kepala daerah. Daerah yang merasa pasokannya kurang dapat mengusulkannya ke Kemensos.

" Apabila kurang dapat mengusulkan kepada Menteri Sosial Republik Indonesia," kata dia.

Sebelumnya Menteri Sosial, Juliari Peter Batubara, mengatakan, kenaikan indeks bantuan Program Sembako yang sudah ditetapkan menjadi sebesar Rp200.000 per Maret-Agustus 2020, dapat diperpanjang jika diperintahkan presiden.

Pemerintah menambah bantuan Program Sembako dari Rp150.000 per bulan menjadi Rp200.000 yang ditujukan kepada 15,2 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) selama enam bulan hingga Agustus 2020, sebagai salah satu upaya mengatasi dampak virus corona atau Covid-19 terhadap perekonomian Indonesia.

3 dari 5 halaman

Kadin Serahkan Bantuan Alat Medis Rp300 M ke Erick Thohir

Dream – Kadin dan Yayasan Budha Tzu Chi menyambangi Kementerian BUMN. Kedua pihak ini mendukung langkah pemerintah dalam menangani virus corona.

Dukungan ini diwujudkan dengan pemberian bantuan alat medis yang diterima oleh Menteri BUMN, Erick Thohir,

“ Kami menggalang dana dengan target Rp500 miliar. Alhamdulillah, dalam bentuk barang dan sudah terkumpul Rp300 miliar lebih sedikit,” kata Ketua Kadin Indonesia, Roslan Roeslani, dalam live streaming bersama Erick Thohir di Jakarta, Selasa 24 Maret 2020.

Bantuan yang diberikan seperti rapid tes kit sebanyak 5000 unit ke Wisma Atlet, APD 2 ribu unit, 10 ribu masker ke Garuda Indonesia untuk pilot dan pramugari, serta 5 ribu rapid test kit untuk RS Pertamina.

Rosan mengatakan bahwa saat ini perusahaan-perusahaan besar yang turun tangan. Dia juga mengajak perusahaan daerah juga ikut melakukan hal yang sama.

“ Tentunya kami sangat terbuka,” kata dia.

Managing Director Sinar Mas, G. Sulistiyanto, mengatakan penyebaran virus ini sangat cepat dan tidak pilih-pilih korban. Untuk itulah, penggalangan bantuan perlu dilakukan.

“ Kami melihat Kementerian BUMN yang membawahi sejumlah entitas pelayanan publik harus mendapatkan dukungan,” kata Sulistiyanto.

Dia mengatakan perusahaan yang berkomitmen hari ini adalah Ciputra Group, First Resources Ltd, Mulia, dan Wilmar Internasional. Laporan perkembangan donasi akan disampaikan kepada Presiden Joko Widodo.

“ Terima kasih kepada pemerintah untuk importasi dan perpajakan alat medis,” kata Sulistiyanto.

Sementara itu, Erick mengaku terharu melihat para pengusaha yang bahu-membahu dalam menangani virus corona. “ Saya terharu saat seperti ini bangsa Indonesia tetap menunjukkan gotong-royong. Ini jadi kekuatan bangsa,” kata dia.

4 dari 5 halaman

Jurus Menteri BUMN Erick Thohir Hadapi Pandemi Corona

Dream – Kementerian BUMN bergerak cepat untuk merespons dampak pandemi virus corona. Sejumlah langkah strategis disiapkan.

“ Sesuai dengan arahan Pak Presiden, kami harus fokus di tiga hal, yaitu kesehatan, social safety, dan menjaga daya beli masyarakat,” kata Menteri BUMN, Erick Thohir, dalam live streaming konferensi pers di Jakarta, Jumat 20 Maret 2020.

Di bidang kesehatan, Erick memastikan Kementerian BUMN memiliki sumber daya manusia (SDM) di sektor kesehatan dan akan menggunakan CSR BUMN untuk mengadakan alat-alat kesehatan.

Kementerian BUMN telah membeli alat tes corona dari negara-negara lain yang diserahkan kepada Kementerian Kesehatan untuk didistribusikan kepada publik. Ada dua jenis alat tes, yaitu alat tes liur dan darah.

 Jurus Menteri BUMN Erick Thohir Hadapi Pandemi Corona© Dream

“ Kami memprioritaskan yang air liur. Tes air liur akan digunakan untuk rumah sakit,” kata dia.

Kementerian BUMN juga memproduksi 4 juta masker yang bisa diperoleh masyarakat di seluruh toko obat dan lokasi jual beli alat kesehatan. Pihaknya juga menggandeng Kementerian PUPR, BNPB, Satgas Penanganan Corona, dan Kementerian Kesehatan untuk menjadikan Wisma Atlet sebagai rumah sakit darurat untuk penanganan orang-orang yang terjangkit virus covid-19. Tenaga kesehatan juga akan diterjunkan.

Erick menyebut pihak swasta juga akan dilibatkan membantu menanggulangi wabah virus corona. Dikatakan bahwa mereka siap membantu pengadaan masker dan peralatan medis lainnya seperti Alat Pelindung Diri (APD).

“ Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan swasta dan masyarakat kepada kami,” kata dia.

5 dari 5 halaman

Jurus di Bidang Ekonomi

Erick tak memungkiri pandemi corona saat ini memukul banyak sektor usaha. Yang terparah adalah hotel, restoran, pariwisata, dan penerbangan. Untuk mengantisipasi hal ini, Kementerian BUMN akan berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait agar merelaksasi kebijakan terutama penurunan suku bunga bank pelat merah.

Dikatakan bahwa sektor usaha yang punya track record yang baik, yang akan mendapatkan bantuan relaksasi itu. “ Kami memastikan bank-bank BUMN menurunkan suku bunga UKM. Banyak sekali UKM yang terdampak (pandemi virus corona),” kata dia.

Kementerian itu juga akan mengeluarkan obligasi untuk membantu devisa negara. Perusahaan-perusahaan yang baik yang akan dipilih untuk menerbitkan surat utang.

Erick juga akan melakukan pembelian kembali (Buyback) perusahaan terbuka pelat merah yang masih dalam proses. Direncanakan akan ada enam BUMN yang difokuskan melakukan buyback di antaranya PT Bukit Asam Tbk, PT Telkom Tbk, dan PT Jasa Marga Tbk.

“ Nah, ini momentum. Harga saham turun,” kata dia.

Terkait
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup
Join Dream.co.id