Kemenag Gerak Cepat Lobi Dubes Saudi untuk Umroh

News | Senin, 21 Juni 2021 12:01

Reporter : Ahmad Baiquni

Kemenag menggelar koordinasi lebih awal agar jemaah umroh Indonesia bisa berangkat.

Dream - Kementerian Agama melalui Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh bergerak cepat mengupayakan kesempatan umroh bagi jemaah Indonesia. Bersama tim Pusat Kesehatan Haji Kementerian Kesehatan, Kemenag melakukan lobi dengan berkunjung ke Kedutaan Besar Arab Saudi.

Kepada Dubes Saudi Essam Althaqafi, Sekretaris Ditjen PHU Ramadhan Harisman mengatakan pihaknya ingin melakukan koordinasi lebih dini terkait umroh untuk tahun 1443 H. Meski saat ini haji masih dalam tahap persiapan oleh Saudi.

" Kami bisa berharap Indonesia bisa memberangkatkan jemaah umroh, apalagi jika setelah penyelenggaraan haji nanti kondisi pandemi membaik," ujar Ramadhan.

Ramadhan juga menyampaikan apresiasi atas upaya Essam yang turut mengklarifikasi isu seputar haji. Juga apresiasi atas putusan yang telah ditetapkan Saudi yang membatasi jemaah haji 1442 H/2021 M hanya untuk jemaah dalam negeri.

" Putusan Saudi memiliki semangat yang sama dengan Indonesia, yakni memprioritaskan keselamatan jiwa jemaah," kata dia.

 

Kemenag Gerak Cepat Lobi Dubes Saudi untuk Umroh
Facebook/@haramain.info
2 dari 6 halaman

Saudi Masih Fokus Haji

Essam mengatakan saat ini Saudi sedang fokus mempersiapkan haji. Umroh akan dibuka pada Muharram dalam kondisi normal namun dia menyatakan belum ada yang mengetahui kebijakan ke depan.

" Kalau ada kebijakan terbaru dari Saudi, kami akan segera komunikasikan dengan pihak Kemenag," kata dia.

Essam memahami Indonesia merupakan negara pengirim jemaah haji terbesar di dunia. Demikian pula dengan jemaah umroh Indonesia yang jumlahnya bisa mencapai 1 miliar dalam setahun.

" Bagi kami, Indonesia adalah mitra utama," kata dia.

Lebih lanjut, Essam mengapresiasi keputusan Indonesia terkait haji 1442 H. Dia yakin keputusan tersebut sudah diambil berdasarkan pertimbangan mendalam.

" Indonesia memprioritaskan keselamatan jiwa jemaahnya, Saudi juga memprioritaskan keselamatan umat Islam di seluruh dunia," kata dia, dikutip dari Kemenag.

3 dari 6 halaman

Membludak, Lebih dari 450 Ribu Calon Jemaah Haji Daftar Online

Dream - Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi menyatakan sudah lebih dari 450 ribu orang mendaftar haji lewat aplikasi dalam 24 jam usai dibuka pada Minggu malam. Jumlah ini membludak dari kuota haji yang disediakan tahun ini sebanyak 60 ribu orang.

" Jalur digital menerima lebih dari 450 ribu pemohon izin berhaji, termasuk penduduk maupun warga negara asing dalam 24 jam usai pembukaan pendaftaran," demikian pernyataan Kementerian Haji dan Umroh Saudi, dikutip dari Alarabiya.

Dari total pendaftar yang masuk, Kementerian menyatakan sebanyak 60 persen adalah pemohon pria dan 40 persen permohonan diajukan wanita. Untuk pertama kalinya, Saudi mengizinkan wanita mendaftar haji tanpa perlu mahram atau wali pria.

" Mereka yang ingin melakukan haji harus mendaftar secara individual. Wanita bisa mendaftar tanpa mahram (wali laki-laki) bersama wanita lain," demikian keterangan Kementerian Dalam Negeri Saudi.

Kerajaan membatasi haji tahun ini untuk 60 ribu warga Saudi dan asing yang tinggal di wilayah Negeri Petrodolar tersebut karena pandemi coronavirus yang sedang berlangsung

 

4 dari 6 halaman

Syarat Bisa Haji

Mereka yang berusia antara 18-65 dan telah divaksinasi lengkap boleh mengajukan pendaftaran. Demikian pula mereka telah menerima dosis pertama setidaknya 14 hari sebelumnya, atau yang divaksinasi dan telah pulih dari infeksi Covid-19.

Portal pendaftaran haji sudah dibuka pada 13 Juni pukul 13.00. Sementara tidak ada prioritas untuk pendaftaran awal.

" Kementerian Haji dan Umroh menegaskan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi selalu mengutamakan keselamatan, kesehatan, dan keamanan jemaah," demikian laporan resmi Saudi Press Agency (SPA).

Ibadah haji tahun ini diperkirakan akan dimulai pertengahan Juli. Saudi sendiri telah menyiapkan tiga paket perjalanan ibadah haji dengan tarif yang berbeda.

5 dari 6 halaman

Saudi Izinkan Jemaah Wanita Beribadah Haji Tanpa Wali

Dream - Selama ini, keberadaan mahram menjadi hal penting bagi wanita yang melaksanakan haji maupun umroh. Seorang wanita tanpa wali pria dilarang beribadah di Saudi.

Tahun ini, Saudi menghapus larangan tersebut. Jemaah wanita yang akan melaksanakan haji diizinkan mendaftar tanpa wali pria.

Pendaftaran haji dilakukan secara online dan dibuka pada Minggu kemarin pukul 13.00 waktu setempat. Pendaftaran dibuka sampai 23 Juni 2021 pukul 22.00 waktu setempat dan tidak ada prioritas bagi jemaah yang lebih dulu mendaftar.

Tersedia tiga paket ibadah haji yang ditawarkan Saudi. Masing-masing paket dibanderol dengan tarif 16.560,50 riyal (setara Rp62,7 juta), 14.381,95 riyal (setara Rp54,5 juta), dan 12.113,95 riyal (setara Rp45,9 juta). Tarif tersebut belum termasuk VAT (Value Added Tax/Pajak Pertambahan Nilai/PPN).

Pada laman Kementerian Haji dan Umroh Saudi, jemaah nanti akan diangkut menuju situs suci menggunakan kendaraan. Setiap bus dibatasi maksimal berisi 20 jemaah.

Setiap jemaah akan mendapatkan makan tiga kali di Mina, dua kali (sarapan dan makan siang) di Arafah dan sekali makan malam di Muzdalifah. Layanan makanan dan minuman lain akan disediakan namun jemaah dilarang membawa makanan dari luar Mekah.

 

6 dari 6 halaman

Tahapan Daftar Haji Lewat Aplikasi

Pendaftaran melalui aplikasi berlangsung dalam lima tahap. Calon jemaah diharuskan menunjukkan riwayat kesehatan, dibuktikan dengan dokumen resmi yang dikeluarkan otoritas medis.

Setelah itu, sistem akan memverifikasi kelayakan pemohon izin haji berdasarkan data yang diberikan oleh Pusat Informasi Nasional. Usai permohonan diterima, pendaftar akan mendapatkan nomor registrasi untuk pertanyaan lebih lanjut.

Setelah status Covid-19 pemohon sudah dapat dipastikan (sudah vaksinasi penuh, vaksinasi dosis pertama, atau telah sembuh), pesan teks dengan detail pembayaran akan dikirim. Kementerian menyatakan mendaftar lewat aplikasi tidak berarti izin haji akhir telah diberikan.

Izin haji hanya akan dikeluarkan setelah aplikasi menyatakan seluruh kondisi dan peraturan kesehatan telah terpenuhi. " Kementerian berhak menolak permintaan setiap saat, jika ditemukan adanya pelanggaran peraturan," demikian pernyataan Kementerian Haji dan Umroh Saudi.

 

Join Dream.co.id