Kemenag Bayar Seluruh Tunjangan Guru Inpassing

News | Rabu, 16 Januari 2019 14:02
Kemenag Bayar Seluruh Tunjangan Guru Inpassing

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Sepanjang 2018, jumlah guru madrasah baik PNS maupun non-PNS sebanyak 708.167 orang.

Dream - Kementerian Agama telah menyelesaikan pembayaran inpassing atau penetapan jabatan fungsional guru madrasah non-PNS pemegang SK Inpassing serta lulus sertifikasi.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kemenag, data guru madrasah hingga akhir 2018 sebanyak 708.167 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 312.468 guru dengan rincian 116.747 guru PNS dan 195.721 guru non-PNS telah mendapatkan sertifikasi.

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin, mengatakan sempat terjadi beberapa kendala selama proses pencairan inpassing. Meski demikian, kata Lukman, pihaknya terus memperjuangkan pencairan tunjangan tersebut bagi guru non-PNS

" Pemenuhan pembayaran tunjangan tak semudah membalik telapak tangan karena terbatasnya APBN," ujar Lukman dalam keterangan tertulis yang diterima Dream, Rabu 16 Januari 2019.

Lukman mengatakan, merujuk Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 164 Tahun 2010, guru PNS yang sudah sertifikasi dan beban kerjanya sudah sesuai dengan ketentuan mendapat tunjangan sebesar satu bulan gaji pokok. Sementara untuk guru non-PNS dibayar Rp1,5 juta per bulan.

Hingga kini, ada 587.675 guru yang belum menjalani proses inpassing. Sementara pada tahun 2018 alokasi anggaran untuk sertifikasi guru madrasah hanya untuk 7.280 orang.

Kuota tersebut diberikan kepada guru yang sudah mengikuti Program PPG (Pendidikan Profesi Guru). Pada tahun anggaran 2019, besaran tunjangan profesi guru madrasah telah diusulkan ke Ditjen Pendidikan Islam sebesar Rp10,2 triliun.

Meski dana usulan itu lebih dari Rp10 triliun, jumlah tersebut rupanya masih kurang. Sebab ada kebutuhan dana Rp329,1 miliar untuk memenuhi tunjangan guru non-PNS. (ism)

Wasiat Terakhir Ustaz Arifin Ilham
Join Dream.co.id