Kemenag Bantah Beri Rekomendasi Perpanjangan Izin FPI

News | Selasa, 12 November 2019 18:00
Kemenag Bantah Beri Rekomendasi Perpanjangan Izin FPI

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Konon dikeluarkan saat era Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.

Dream - Sekjen Kementerian Agama, Mohamad Nur Kholis membantah telah memberikan rekomendasi untuk perpanjangan izin ormas Front Pembela Islam (FPI).

" Rekomendasi itu yang miliki kewenangan Kemendagri," ujar Nur Kholis di Jakarta, Selasa, 12 November 2019.

Kabar izin perpanjangan izin FPI tersebut muncul dari Ketua Umum FPI, Ahmad Sobri Lubis. Dia mengatakan, organisasinya itu telah mendapat rekomendasi izin perpanjangan.

Ahmad mengatakan, rekomendasi itu telah dikeluarkan ketika Lukman Hakim Saifuddin masih menjabat sebagai Menteri Agama periode 2014-2019.

Sementara itu, Sekretaris Umum FPI, Munarman mengatakan, dengan rekomendasi itu FPI tidak perlu izin lagi dari Kemendagri.

" Nggak perlu ada izin (Pemerintah), Anda baca di undang-undang, kita sudah punya rekomendasi dari Kemenag sudah di tangan kita," kata Munarman.

Seperti diketahui, izin FPI sebagai ormas dalam Surat Keterangan Terdaftar atau SKT nomor 01-00-00/010/D.III.4/VI/2014 sudah tidak berlaku sejak 20 Juni 2019.

2 dari 6 halaman

FPI Tuntut Pemerintah Penuhi Hak Asasi Habieb Rizieq

Dream - Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI), Ahmad Sobri Lubis menegaskan pemerintah telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) karena tidak mengizinkan Habib Rizieq Shihab pulang ke Indonesia.

" Setiap warga negara harus mendapat perlindungan, kalau Habib Rizieq sebagai tokoh bangsa tidak mendapat perlindungan, apalagi rakyat biasa," ujar Ahmad di Markas FPI, Petamburan, Jakarta, Senin, 11 November 2019.

 Tiga kali usaha Rizieq Shihab keluar Arab Saudi gagal© Dream

Tiga kali usaha Rizieq Shihab keluar Arab Saudi gagal

Meski demikian, Ahmad menekankan, FPI tak menuntut pemerintah untuk memulangkan Rizieq ataupun membayarkan dendanya.

" Kami hanya menuntut hak asasi manusia habib Rizieq dipenuhi," ucap dia.

3 dari 6 halaman

Pemerintah Tidak Acuh?

 Visa Rizieq Shihab© Dream

Visa Rizieq Shihab

Menurutnya, pemerintah saat ini abai dengan kewajibannya untuk menolong warga negara yang mengalami kesulitan di luar negeri.

" Di sini bisa dilihat, sikap (pemerintah) diam, (tidak) acuh terhadap status Habib Rizieq ini," kata dia.

Menantu Habib Rizieq, Habib Hanif Alatas menyebut alasan mertuanya tidak dapat kembali ke Indonesia karena alasan dicekal.

Bahkan, kata dia, pencekalan oleh Imigrasi Arab Saudi itu dilakukan atas permintaan Pemerintah Indonesia.

" Berdasarkan keterangan dari beliau (Habib Rizieq) begitu. Ada pihak-pihak dari negeri anda untuk dicekal," kata Hanif.

4 dari 6 halaman

Menantu Beber Fakta Mengejutkan Pencekalan Habib Rizieq Shihab

Dream - Menantu Habib Rizieq Shihab, Habib Hanif Alatas, mengatakan, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu tidak bisa pulang ke Indonesia karena dicekal, bukan gara-gara over stay akibat visanya sudah habis.

" Visa izin tinggal Habib Rizieq habis 20 Juli 2018," ujar Hanif di Markas FPI, Petamburan, Jakarta, Senin 11 November 2019.

Sebelum 20 Juli 2018, tambah dia, Habib Rizieq sudah ingin pergi dari Arab Saudi, tapi tidak bisa. " Sebelum tanggal 20 Juli sudah tiga kali mau keluar Saudi, tapi enggak bisa karena dicekal," kata dia.

Menurut dia, Habib Rizieq meminta penjelasan kepada pihak imigrasi Arab Saudi mengenai alasan pencekalan tersebut. Saat kroscek itulah, tambah Hanif, Habib Rizieq tahu sebab tak bisa pergi dari Arab Saudi.

" Berdasarkan keterangan dari beliau (Habib Rizieq) begitu. Ada pihak-pihak dari negeri Anda untuk dicekal," ucap dia.

Hanif mengatakan, pencekalan mertuanya terjadi dua kali. Pertama terjadi pada 15 Juli 2018, tepat di hari Surat Penghentian Penyidikan (SP3) Polda Metro Jaya terkait kasus chat pornografi.

" Pencekalan sempat dicabut tapi kita enggak tahu. Dan kembali dicekal pada 7 Desember 2018 setelah suksesnya reuni 212," ujar tambah Hanif.

5 dari 6 halaman

Rizieq Shihab Hadiri Prosesi Pemakaman Mbah Moen

Dream - Rizieq Shihab, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) terpantau turut menghadiri pemakaman pengasuh Pondok Pesanter Al Anwar, Sarang, Rembang, Jawa Tengah, KH Maimoen Zubair.

Dari foto yang diterima Dream, Rizieq terlihat di antara lautan warga yang menghadiri pemakaman. Saat tiba di kompleks pemakaman Maqom Ma'la Mekah, dia dikawal orang terdekatnya. 

Tak berbeda dengan penampilannya di Tanah Air, Rizieq terlihat mengenakan pakaian serba putih, lengkap dengan surbannya.

Kedatangan Rizieq mencuri perhatian jemaah dan warga Indonesia yang berada di kota Suci Mekah. 

Sebuah video yang diterima Dream memperlihatkan Rizieq dituntun seorang pria saat hendak melewati sejumlah lubang diduga liang lahat untuk para jemaah haji yang meninggal dunia. 

Sebelumnya, Ustad Sholeh Mahmoed Nasution, atau Solmed, mengungkapkan jenazah Mbah Moen dikebumikan di dekat makam sang guru, Sayid Alawi al Maliki.

" Beliau nanti setelah sholat Zuhur di Masjidil Haram mau disholati dan dimakamkan di Maqom Ma`la dekat dengan Sayidinah Khodijah al Kubro RA, guru beliau Sayid Alawi Al Maliki dan deket juga maqom habib Salim As Syathiry," kata Solmed kepada Dream, Selasa, 6 Agustus 2019.

 Imam Besar FPI, Rizieq Shihab (Foto: Istimewa)© Dream

Imam Besar FPI, Rizieq Shihab (Foto: Istimewa)

6 dari 6 halaman

Mbah Moen Akan Dimakamkan di Tanah Kelahiran Rasulullah

Dream - Amirul Hajj Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin mengurus segala keperluan pemakaman ulama sepuh KH Maimoen Zubair. Rencananya, jenazah Mbah Moen disemayamkan lebih dulu di Kantor Urusan Haji Daerah Kerja Mekah.

" Mudah-mudahan sebelum jenazah dimandikan, jenazah bisa disemayamkan di Kantor Daker Mekah. Masih terus kami upayakan," kata Lukman, dikutip dari 

Jenazah Mbah Moen berada di RS An Noer Mekah untuk keperluan administrasi. Sejumlah jemaah haji berkumpul di RS tersebut, menunggu dan menjemput jenazah Mbah Moen yang akan dibawa ke Kantor Daker Mekah.

" Kita amat sangat berduka, sedih atas kepulangan guru kita, Al Mukarrom KH Maimoen Zubair subuh pagi tadi. Sungguh sangat kehilangan beliau," kata Lukman.

Selanjutnya, Amirul Hajj yang merupakan Menteri Agama Republik Indonesia ini mengatakan kemungkinan Mbah Moen akan dimakamkan di Mekah, tanah kelahiran Rasulullah Muhammad SAW. Ini berdasarkan informasi dari pihak keluarga dan kerabat Mbah Moen setelah mempertimbangkan banyak hal.

" Saya ingin mengajak kita semua, umat Islam Indonesia untuk mengikhlaskan kepergian beliau," kata Lukman, seperti dilansir Antara.

Terkait
Indah Permatasari: Karena Mimpi Aku Hidup
Join Dream.co.id