Janggal Lihat Foto Sang Jutawan, Kedoknya Akhirnya Terbongkar

News | Senin, 23 September 2019 08:00
Janggal Lihat Foto Sang Jutawan, Kedoknya Akhirnya Terbongkar

Reporter : Maulana Kautsar

Menjadi bahan untuk menipu.

Dream - Gambar menjadi alat sejumlah orang untuk mengetahui aktivitas hingga kesuksesan orang. Fenonema ini juga ditangkap seorang lelaki yang memamerkan foto `kesuksesan hidupnya` di media sosial dan berbagai laman investasi.

Di Malaysia, seorang lelaki memanfaatkan kemampuan penyuntingan foto untuk menipu. 

 Penipuan

Pemilik akun Rahman Roslan membongkar praktik tipuan lewat penyuntingan foto. Dia mengunggah foto lelaki di depan halaman rumah mewah dengan anak dan istrinya disertai mobil Porsche sebagai `tanda` kesuksesan. 

" Kawanku ingin gabung dengan aplikasi Japps. Dia memintaku memeriksa gambar di laman aplikasi. Sebagai seorang desainer grafis amatir level newbie, aku menangis, melihat kemampuan orang ini," kata Rahman.

 Gambar asli

Dari penelusuran The Vocket, unggahan itu dibuat Mohd Afiq Danial di laman jutawanapp.com. Banyak orang yang teryakinkan dengan keberadaan gambar tersebut.

Foto itu tidak dapat terlihat sebagai hasil suntingan seandainya dilihat sekali mata. Tapi, jika lebih teliti, ada kajanggalan penyuntingan yang terlihat.

Aplikasi itu bukan bertujuan untuk investasi. Tujuan aplikasi ini murni untuk menipu. Jadi selalu hati-hati seandainya melihat hal semacam ini.

2 dari 6 halaman

Dituding Pakai Foto Editan, Wanita Caleg Ini Raih Suara Terbanyak

Dream - Evi Apita Maya meraih suara terbanyak dalam Pemilihan Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Calon senator asal Nusa Tenggara Barat (NTB) dipastikan bakal berkantor di Senayan.

Tetapi, kemenangan Evi belakangan dipersoalkan. Dia dituding meraup kemenangan gara-gara menggunakan foto pemilihan palsu.

Tudingan tersebut muncul dari saksi calon anggota legislatif petahana asal NTB Farouk Muhammad. Pihak Farouk menyatakan wajah Evi pada foto jauh berbeda dari aslinya, jauh lebih cantik dan bening.

Komisioner KPUD NTB, Syamsudin mengatakan pihaknya mendapat laporan mengenai tudingan penggunaan foto palsu tersebut.

" Telah ditemukan terjadi dugaan pemalsuan dokumen atau gambar penggunaan foto sebagai persyaratan administrasi calon perseorangan DPD yang semestinya berdasarkan peraturan atau ketentuan yang berlaku, bakal calon harus menggunakan foto terbaru maksimal enam bulan sebelum pendaftaran di KPU," ujar Syamsudin, dikutip dari KoranNTB.

 

 

3 dari 6 halaman

Bukan Ranah Rekapitulasi

Pada kesempatan yang sama, Ketua KPUD NTB, Suhardi Soud, mengatakan tudingan yang muncul di luar rekapitulasi. Penggunaan foto, kata dia, sudah final sejak masa pencalonan.

" Itu kan bukan ranah rekapitulasi, itu kan di masa pencalonan dan itu sudah sesuai dengan mekanisme," kata Suhardi.

 Calon anggota DPD asal NTB Evi Apita Maya

Foto kampanye Evi Apita Maya, calon DPD asal NTB (koranntb.com)

Evi dituding mengedit foto sehingga terlihat jauh lebih cantik. Foto editan tersebut dipakai untuk mendaftar sebagai calon anggota DPD RI.

 

4 dari 6 halaman

Tak Ambil Pusing

Mendapat tudingan tersebut, Evi tidak menganggapnya sebagai persoalan. Dia bersyukur bisa meraih suara terbanyak dan menjadi wakil NTB di Senayan.

" Alhamdulillah, silakan tidak apa-apa, siapapun berhak komentar," kata Evi.

Selanjutnya, Evi menyebut kemenangan yang diraihnya berkat usaha yang sudah dijalankan setahun belakangan. Bersama tim kampanye, dia mengaku terjun langsung ke masyarakat.

" Semua hasil tidak akan mengkhianati usaha. Saya dan tim bergerak dengan cara kami sudah dari satu tahun yang lalu," kata Evi.

Lebih lanjut, Evi tidak lelah menanamkan keyakinan bisa menang. Keyakinan akan menang itu menjadi kunci sukses dia bisa melenggang ke Senayan.

" Alhamdulillah insya Allah kemenangan itu akan kami raih dan semoga amanah yang diberikan Allah dan masyarakat NTB bisa saya jalankan dengan baik," ucap Evi.

(Sah, Sumber: koranntb.com)

5 dari 6 halaman

Video Mini Cooper Listrik Tarik Pesawat Boeing 777, Editan atau Asli?

Dream – Kecil-kecil cabai rawit. Peribahasa ini cocok ditujukan kepada mobil listrik Mini Cooper. Mobil berharga ratusan juta rupiah ini memperlihatkan kemampuannya bisa menderek sebuah pesawat kargo Boeing 777 F.

Dikutip dari The Driven, Selasa 11 Juni 2019, mobil Mini Cooper SE ini menarik pesawat Luthfansa di suatu bandara. Diketahui bandara itu adalah Bandara Frankfurt.

 Mini Cooper elektrik bisa menarik pesawat.

Berbekal mesin listrik dari mobil BMW i3, mobil itu bisa menghasilkan torsi 270 Nm.

Dalam video yang direkam oleh maskapai asal Jerman, terlihat Mini Cooper SE bisa menarik pesawat dalam jarak dekat. Perlu dicatat, pesawat yang diderek mobil itu berbobot 150 ton.

Sekadar informasi, mobil ini akan dirilis ke pasar pada akhir 2019. Sayangnya, belum ada informasi spesifik tentang fitur yang akan diusung oleh mobil berpintu tiga ini.

6 dari 6 halaman

Ini Videonya

Terkait
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie
Join Dream.co.id