Jokowi: Semestinya Perilaku Media Tidak Hanya Mendulang Klik

News | Jumat, 14 Agustus 2020 13:05
Jokowi: Semestinya Perilaku Media Tidak Hanya Mendulang Klik

Reporter : Ahmad Baiquni

Jokowi ingin media dikendalikan untuk menumpuk kontribusi terhadap kemanusiaan.

Dream - Presiden Joko Widodo menginginkan seluruh platform teknologi mendukung transformasi bagi kemajuan bangsa. Jokowi mengkritik perilaku media saat ini belum diarahkan untuk membangun nilai-nilai kemanusiaan.

" Semestinya, perilaku media tidak dikendalikan untuk mendulang click (klik) dan menumpuk jumlah like tapi seharusnya didorong untuk menumpuk kontribusi bagi kemanusiaan dan kepentingan bangsa," kata Jokowi dalam pidato pada Sidang Tahunan MPR, Jumat 14 Agustus 2020.

Jokowi menegaskan, ideologi bangsa tidak boleh sampai ditukar dengan kemajuan ekonomi. Karena kemajuan ekonomi membutuhkan semangat kebangsaan yang kuat.

" Kita harus bangga terhadap produk Indonesia. Kita harus membeli produk dalam negeri," kata dia.

Jokowi juga menekankan sistem pendidikan nasional harus menekankan nilai-nilai Ketuhanan. Membangun karakter kuat dan berakhlak mulia.

" Serta unggul dalam inovasi dan teknologi," terang Jokowi.

2 dari 5 halaman

Jokowi: Jangan Merasa Paling Agamis, Jangan Merasa Paling Pancasilais

Dream - Jokowi mengatakan bahwa demokrasi menjamin kebebasan. Namun, kebebasan itu harus menghargai hak orang lain.

" Jangan ada yang merasa paling benar sendiri, dan yang lain dipersalahkan," kata Jokowi dalam pidato dalam Sidang Tahunan MPR di Jakarta, Jumat 14 Agustus 2020.

" Jangan ada yang merasa paling agamis sendiri. Jangan ada yang merasa paling Pancasilais sendiri," tambah presiden bernama lengkap Joko Widodo tersebut.

Menurut mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut, semua yang merasa paling benar dan memaksakan kehendak, biasanya tidak benar.

Jokowi mengatakan, Indonesia beruntung karena mayoritas masyarakatnya menjunjung tinggi kebersamaan dan persatuan, penuh toleransi, dan saling peduli.

" Sehingga masa-masa sulit sekarang ini bisa kita tangani secara baik," kata dia.

3 dari 5 halaman

Pakai Baju Adat Sabu, Jokowi Hadiri Sidang Tahunan MPR

Dream - Meski tengah dalam pandemi Covid-19, Jokowi tetap menghadiri sidang tahunan Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) yang digelar di Gedung Nusantara Kompleks Parlemen Jakarta, Jumat 14 Agustus 2020.

Presiden bernama lengkap Joko Widodo itu tiba di Kompleks Gedung MPR/DPR sekitar pukul 08.24 WIB. Jokowi tampak mengenakan baju adat daerah Sabu dari Nusa Tenggara Timur (NTT).

Jokowi ditemani Wakil Presiden Ma'ruf Amin dan Ketua DPR Puan Maharani. Berbeda dengan Jokowi, Ma'ruf memakai baju setelan jas.

Dalam sidang tahunan MPR 2020, Jokowi akan berpidato sebanyak dua kali. Pertama, sidang bersama DPR RI dan DPD RI yang akan dilaksanakan pada 10.48 WIB.

4 dari 5 halaman

Jokowi akan menyampaikan pidato dalam rangka HUT ke-75 Kemerdekaan RI. Selain itu, Presiden akan menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Undang-undang Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021 pada pukul 14.00 WIB hingga 16.00 WIB.

Sidang bersama DPR dan DPD, serta pidato kenegaraan Presiden Jokowi bakal digelar lebih sederhana dibanding tahun-tahun sebelumnya. Hal ini mengingat masih mewabahnya virus corona di Indonesia.

Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad mengatakan, sidang tahunan dan pidato kenegaraan akan dipersingkat karena dilaksanakan saat pandemi Covid-19. Namun, Dasco menilai hal demikian tidak mengurangi makna sidang tahunan MPR.

5 dari 5 halaman

" Karena ada protokol Covid-19, ada penyederhanaan-penyederhanaan beberapa protokol, tetapi saya pikir itu tidak mengurangi makna dari pada acara tersebut," kata Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis 13 Agustus 2020.

Sidang tahunan dan pidato kenegaraan tahun ini bakal dilaksanakan dengan protokol kesehatan yang ketat. Tidak semua anggota legislatif, menteri, hingga tokoh nasional dapat hadir secara fisik. Sebagian anggota DPR hingga undangan akan hadir secara virtual.

Dasco mengatakan, anggota dewan yang akan hadir secara fisik di ruang sidang sebanyak 300 orang. Syarat bagi yang hadir harus dipastikan sudah menjalani swab test.

Sumber: Merdeka.com

Join Dream.co.id