Jenazah Dimakamkan Normal Ternyata Positif Corona, Pelayat Diminta Tes Swab

News | Kamis, 13 Agustus 2020 09:01
Jenazah Dimakamkan Normal Ternyata Positif Corona, Pelayat Diminta Tes Swab

Reporter : Ahmad Baiquni

Hasil tes Covid-19 baru keluar beberapa hari setelah pemakaman.

Dream - Sejumlah orang yang hadir dalam pemakaman di Samarinda, Kalimantan Timur, diminta untuk menjalani tes usap (swab test). Imbauan itu dikeluarkan setelah mereka memakamkan jenazah yang meninggal karena penyakit Covid-19 tanpa mengikuti prosedur pemakaman khusus.

Satgas Covid-19 Kalimantan Timur menyatakan pasien yang dimakamkan berjenis kelamin pria usia 78 tahun. Pasien itu meninggal pada Sabtu, 8 Agustus 2020.

Pemakaman dijalankan secara biasa lantaran saat itu hasil tes Covid-19 belum keluar. Tim baru bisa memastikan mendiang meninggal dunia karena penyakit Covid-19 setelah hasil tes diketahui pada Selasa, 11 Agustus 2020. 

2 dari 3 halaman

Istri Mendiang Dikabarkan Ikut Tertular

Sempat beredar pesan menyebutkan pihak yang terkonfirmasi positif tidak hanya jenazah itu namun juga istrinya. Keduanya adalah pasangan orangtua dari pemilik usaha warung kopi di Samarinda.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr Ismed Kusasih, tidak memberikan keterangan mengenai alasan pemakaman jenazah tersebut yang tidak menerapkan protokol Covid-19. Tetapi, dia membenarkan informasi yang tersebar melalui pesan singkat tersebut.

" Klarifikasi pihak keluarga ya, sudah disampaikan ke kami," kata Ismed, dikutip dari Merdeka.com.

3 dari 3 halaman

Ismed menjelaskan Satgas Covid-19 segera menjalankan tindak lanjut dengan menjemput istri dari pasien yang meninggal tersebut. Wanita itu kemudian diisolasi di RSUD AW Syachranie Samarinda.

" Yang terpenting sekarang, semua yang hadir pada saat proses pemakaman, sudah di-tracing semua. Ini kontak-kontak erat sudah saya hubungi," kata Ismed.

Peristiwa ini merupakan kali kedua terjadi di Samarinda. Sebelumnya, satu pasien dimakamkan secara normal dan baru beberapa hari kemudian dinyatakan positif Covid-19.

Hal itu berimbas pada penutupan layanan salah satu rumah sakit di Samarinda.

Sumber: Merdeka.com/Saud Rosadi

Join Dream.co.id