Cerita Rombongan Jemaah Umroh Indonesia Tak Bisa Sholat di Masjidil Haram

News | Minggu, 15 November 2020 08:30
Cerita Rombongan Jemaah Umroh Indonesia Tak Bisa Sholat di Masjidil Haram

Reporter : Ahmad Baiquni

Seluruh jemaah umroh rombongan 1 dan 2 terpaksa menghabiskan waktu di Tanah Suci karena ada peserta yang terkonfirmasi positid covid-19

Dream - Pelaksanaan umroh di tengah pandemi Covid-19 membuat aktivitas jemaah tak bisa lagi leluasa. Para tamu Allah yang biasanya bisa beribadah sepanjang hari di Masjid Nabawi atau Masjidil Haram hanya diberikan waktu yang singkat berada di rumah suci tersebut.

Cobaan berat bahkan harus dihadapi beberapa jemaah umroh Indonesia yang ternyata diketahui positif terpapar Covid-19 saat tiba di Arab Saudi.

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Asosiasi Muslim Penyelenggara Ibadah Haji dan Umroh Republik Indonesia (Amphuri) menjelaskan terdapat tiga rombongan jemaah umroh Indonesia yang berangkat ke Arab Saudi di pekan pertama usai pembukaan kembali pada 1 November 2020.

Rombongan pertama beranggotakan 224 jemaah berangkat pada 1 November 2020 dan menyusul rombongan kedua berjumlah 89 jemaah yang terbang 3 November. Sedangkan rombongan ketika sebanyak 46 jemaah dan menuju Saudi pada 8 November 2020.

" Hasil dari beberapa kali tes PCR/swab di Tanah Suci untuk tiga grup di atas: Grup 01 November 2020 ada delapan orang yang positif," demikian pernyataan tertulis Amphuri yang ditandatangani Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal, Firman M Nur dan M Farid Aljawi, seperti diterima Dream.

Dari rombongan kedua atau grup 3 November 2020, terdapat lima orang yang dinyatakan positif Covid-19. Sedangkan pada rombongan ketiga atau grup 8 November 2020, seluruh jemaah dinyatakan negatif Covid-19.

 

2 dari 5 halaman

Ada Jemaah Tak Disiplin dan Tak Patuh Aturan Isolasi

" Grup keberangkatan pertama tanggal 01 November 2020 dan grup kedua tanggal 03 November 2020 hanya bisa melaksanakan umroh setelah isolasi tiga hari pertama di kamar hotel dan kemudian dilanjutkan dengan isolasi lagi sampai kepulangan kembali ke Tanah Air tanpa diberi kesempatan untuk menunaikan sholat wajib lima waktu di Masjidil Haram dan ziarah ke Madinah," lanjut pernyataan tersebut.

Penyebabnya, ada jemaah yang dinyatakan positif Covid-19 setiba di Saudi. Selain itu, terdapat jemaah yang tidak disiplin dan tidak mematuhi peraturan isolasi.

 Umroh Pandemik© Facebook/@haramain.info

Meski demikian, hal ini tidak berlaku untuk jemaah yang tergabung dalam rombongan keberangkatan ketiga pada 8 November 2020. Hasil tes PCR/swab setiba di Saudi menyatakan mereka tidak ada yang tertular Covid-19.

" Mereka telah melaksanakan ibadah umroh setelah isolasi tiga hari dan diperbolehkan menunaikan sholat di Masjidil Haram dengan didampingi petugas pembimbing dari Muassasah," lanjut pernyataan tersebut.

Lebih lanjut, pada Jumat, 13 November 2020, terdapat satu rombongan jemaah yang terbang ke Saudi untuk melaksanakan umroh. Dijadwalkan para jemaah ini akan mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah pukul 14.00 Waktu Saudi.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

3 dari 5 halaman

Begini Ketatnya Protokol Kesehatan Umroh yang Diberlakukan Saudi

Dream - Pandemi Covid-19 menjadi tantangan tersendiri bagi penyelenggaraan umroh. Pemerintah Indonesia maupun Arab Saudi sama-sama membuat protokol kesehatan untuk melindungi setiap jemaah dari potensi tertular Covid-19.

Bahkan protokol kesehatan yang ditetapkan Saudi untuk umroh sangat ketat. Tidak hanya protokol 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak, pemerintah Saudi juga memberlakukan karantina bagi jemaah sebelum dan sesudah umroh.

" Kalau dilihat, Pemerintah Arab Saudi memberlakukan protokol ibadah umroh di masa pandemi boleh dibilang sangat ketat," ujar Kepala Bidang Humas dan Publikasi DPP Amphuri, Limi Maria Goreti, kepada Dream.

Hal itu, kata Limi, terlihat sejak jemaah tiba di Saudi. Seperti karantina di hotel selama tiga hari, kemudian waktu umroh dibatasi hanya tiga jam dan tidak boleh lebih.

" Jadi mulai dari thawaf hingga sai itu hanya dikasih tiga jam. Setelah itu mereka kembali ke hotel dan mengisolasi diri lagi, jadi tidak boleh keluar kamar," ucap Limi.

 

4 dari 5 halaman

Diperingatkan Laskar Keamanan

Sholat pun, kata Limi, harus dilakukan di dalam kamar hotel. Para jemaah benar-benar tidak diizinkan keluar kamar.

Limi mengatakan pernah ada jemaah dari rombongan pertama keluar kamar untuk sholat di masjid. Dalam perjalanan menuju masjid, mereka bertemu laskar pengamanan dan langsung diperintah untuk kembali ke kamar.

" Waktu yang rombongan pertama ada yang ke masjid mau sholat, ada laskar, ketemu laskar, dikatakan, 'oh tdak boleh, tidak bisa'," terang Limi.

 Umroh Pandemik© Facebook/@haramain.info

Belum lagi jika jemaah keluar kamar sekadar untuk berkunjung ke kamar jemaah lain satu rombongan. Atau jika ada yang berkunjung masuk ke kamar, maka akan didatangi petugas hotel.

" Ini kuncinya memang harus disiplin karena di sana sudah sangat ketat," ucap Limi. 

5 dari 5 halaman

Swab Minimal Sampai 3 Kali

Prosedur yang ketat juga diterapkan pada swab test. Setiap jemaah harus menjalani swab test di Saudi minimal sebanyak tiga kali yaitu ketika baru mendarat, akan melaksanakan umroh dan saat akan pulang.

" Walaupun di Indonesia sudah dinyatakan negatif, sampai di sana tetap harus dilakukan swab karena merupakan bentuk keseriusan dari Pemerintah Arab Saudi," kata dia.

Untuk itu, Limi berpesan kepada jemaah Indonesia yang akan berangkat umroh untuk benar-benar mempersiapkan segalanya. Juga sepenuhnya patuh terhadap protokol Saudi dan tidak berusaha melanggar.

" Kalau ada jemaah yang mengatakan selama delapan hari mereka telah menjalani tiga kali swab, sebetulnya itu bentuk dari kehati-hatian dari Pemerintah Saudi karena Pemerintah Saudi juga ingin memprotek semuanya," terang Limi.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Join Dream.co.id