Jalani Sidang Perdana, Ratna Sarumpaet Didampingi Atiqah Hasiholan

News | Kamis, 28 Februari 2019 10:16
Jalani Sidang Perdana, Ratna Sarumpaet Didampingi Atiqah Hasiholan

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Ratna tiba di PN Jakarta Selatan menggunakan mobil tahanan kejaksaan.

Dream - Sidang kasus dugaan penyebaran berita hoaks yang menjerat Ratna Sarumpaet mulai digelar hari ini, Kamis 28 Februari 2019 di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Agenda sidang perdana ini adalah pembacaan dakwaan oleh Jaksa.

Ratna tiba di PN Jakarta Selatan dengan mobil tahanan Kejaksaan. Didampingi putrinya, Atiqah Hasiholan, Ratna memasuki Pengadilan dengan pengawalan ketat.

Ratna sempat kesulitan masuk ke dalam Pengadilan. Ini lantaran pintu masuk gedung PN Jakarta Selatan dipenuhi banyak orang.

" Kasih jalan dong," ujar Ratna.

Ratna mengenakan kemeja berwarna putih berbalut rompi tersangka berwarna oranye itu langsung dibawa masuk ke dalam ruang tunggu tahanan. Selanjutnya, Ratna masuk ke ruang sidang setelah mendapatkan informasi persidangan akan dimulai.

 Ratna Sarumpaet dan Atiqah Hasiholan di PN Jakarta Selatan

Ratna Sarumpaet bersama Atiqah Hasiholan tiba di PN Jakarta Selatan (Dream.co.id/Muhammad Ilman Nafi'an)

Ibunda dari artis Atiqah Hasiholan itu ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya pada 5 Oktober 2018 atas kasus dugaan penyebaran hoaks penganiayaan. Dia ditangkap di Bandara Soekarno-Hatta ketika hendak pergi ke Chili.

Kasus ini bermula ketika Ratna mengaku dipukuli oleh sejumlah orang di Bandung, Jawa Barat pada 22 September 2018. Faktanya, pada tanggal tersebut mertua Rio Dewanto itu sedang menjalani operasi plastik di sebuah rumah sakit di Jakarta.

Kabar ini sempat membuat heboh, khususnya Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Sang capres nomor urut 02 bahkan sempat menggelar konferensi pers dan meminta polisi mengusut kasus ini.

Selang satu hari, Ratna menggelar konferensi mengakui kalau kabar dirinya telah dianiaya adalah bohong.

2 dari 4 halaman

Nasib Ratna Sarumpaet Setelah Dilimpahkan ke Jaksa

Dream - Jaksa tengah menyusun surat dakwaan untuk tersangka kasus penyebaran kabar bohong, Ratna Sarumpaet. Kasus ini belum diserahkan ke pengadilan.

" Sekarang sedang disusun dengan cermat dakwaannya," kata Jaksa Agung, HM Prasetyo di Gedung Anticorruption Learning Center (ACLC) KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu 20 Februari 2019.

Menurut dia, bila berkas tuntutan sudah selesai disusun, maka kasus ini akan dilimpahkan ke pengadilan. Kejaksaan, kata dia, tidak berwenang menentukan jadwal sidang. " Tapi pengadilan," tambah dia.

Prasetyo meminta semua pihak bersabar. Dia memastikan dalam menyusun tuntutan, jaksa selalu bersikap profesional.

" Sudah dilimpahkan dan dinyatakan lengkap dan tentu tersangka sudah diserahkan ke kejaksaan, termasuk barang bukti dan nanti akan dilimpahkan ke pengadilan," kata dia.

Ratna Sarumpaet ditetapkan sebagai tersangka pada 5 Oktober 2018 setelah mengaku telah dianiaya oleh sejumlah orang di Bandung, Jawa Barat pada 22 September 2018.

Faktanya, ibunda Atiqah Hasiholan pada tanggal 22 September 2018 sedang menjalani operasi plastik di sebuah rumah sakit di Jakarta.

Penyidik Polri telah melimpahkan berkas perkara kasus ini kepada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta pada Januari 2019 lalu.

3 dari 4 halaman

Berkas Perkara Hoax Ratna Sarumpaet Lengkap, Siap Disidang

Dream - Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta menyatakan berkas perkara kasus penyebaran hoaks yang menjerat Ratna Sarumpaet telah rampung atau P21. Dengan begitu, ibunda Atiqah Hasiholan itu segera menjalani persidangan.

Kasipenkum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Nirwan Nawawi mengatakan, penyidik Polda Metro Jaya nantinya akan menyerahkan tersangka dan barang bukti ke kejaksaan.

" Berkas atas nama Ratna Sarumpaet, Kejaksaan Tinggi DKI telah menyatakan berkas tersebut lengkap secara formil maupun meteril per hari ini, Rabu, 30 Januari 2019," ujar Nirwan, Rabu, 30 Januari 2019.

Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Jerry Siagian menuturkan, polisi akan segera melakukan pelimpahan tahap dua yakni menyerahkan tersangka dan barang bukti.

" Kasus Ratna resmi P21, sehingga kami akan segera melakukan pelimpahan tahap duanya," kata Jerry.

Seperti diketahui, Ratna ditetapkan sebagai tersangka kasus hoaks pada 5 Oktober 2018. Kasus ini bermula ketika Ratna mengaku telah dipukuli oleh sejumlah orang di Bandung, Jawa Barat pada 22 September 2018.

Faktanya, pada tanggal tersebut Ratna sedang berada di sebuah rumah sakit di Jakarta untuk menjalani operasi plastik.(Sah)

 

4 dari 4 halaman

Berkas Ratna Sarumpaet Tak Juga Kelar, Pengacara Desak Penangguhan Tahanan

Dream - Pengacara, Insank Nasruddin berencana bertemu dengan penyidik Polda Metro Jaya untuk mengadukan nasib kliennya, Ratna Sarumpaet.

Insank menuturkan, pertemuan itu untuk membahas kejelasan berkas perkara Ratna yang hingga kini belum dikirimkan kembali ke kejaksaan.

" Paling menanyakan bahwa perkara ini kapan berkas dikirim lagi, walau penyidik bilang masih lama nggak masalah meski juga kami mengejar kepastian," ucap Insank kepada Dream, Kamis, 20 Desember 2019.

Seandainya, proses penyusunan berkas perkara kliennya masih lama, Insank berharap penyidik mengabulkan penangguhan penahan.

" Kalau masih lama harap dong penangguhan penahanan dikabulkan saja. Dari pada ibu RS di rutan nggak ngapa-ngapain menunggu kayak apa saja. Tentu nggak bagus lah buat psikologis beliau," ucap dia.

Saat ini, penyidik Polda Metro Jaya telah menambah masa tahan Ratna selama tiga puluh hari ke depan.

" Itu kan diperpanjang tiga puluh hari lagi, itu penyidik masih berwenang yang tiga puluh hari selesai maka satu kali lagi tiga puluh hari terakhir kali. Itu habis batas," kata dia.

Jika atas penambahan masa tahanan selesai, maka Ratna akan dibebaskan dari tahanan. " Bebas demi hukum," ujar Insank.(Sah)

Suasana Cair Roger Danuarta dan Ayah Cut Meyriska di Meja Makan
Join Dream.co.id