Jadi Penghulu Nikah, Imam Masjid Ini Dianiaya Istri Pertama Mempelai Pria

News | Jumat, 25 September 2020 19:12
Jadi Penghulu Nikah, Imam Masjid Ini Dianiaya Istri Pertama Mempelai Pria

Reporter : Ahmad Baiquni

Imam masjid tersebut tersungkur saat memimpin sholat jemaah.

Dream - Seorang imam masjid, Asgan, 47 tahun, menjadi korban penganiayaan yang dilakukan wanita berinisial F, 30 tahun. Peristiwa itu terjadi saat imam tersebut sedang memimpin Sholat Zuhur.

Insiden tersebut terjadi pada Rabu siang, 23 September 2020. Saat itu, Asgan yang sedang memimpin sholat di Masjid Nurul Huda Kampung Batri, Desa Kaballangan, Kecamatan Duampanua, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, tiba-tiba dipukul dari belakang oleh F mengunakan balok kayu.

Kanit Reserse Kriminal Polsek Duampanua, Inspektur Dua Suharman Tahir, membenarkan peristiwa tersebut. Dia mengatakan, korban tersungkur akibat pukulan.

" Korban jatuh karena dipukul pakai balok kayu berukuran besar," ujar Suharman.

2 dari 3 halaman

Patah Tulah

Meski sudah melihat Asgan tersungkur, rupanya F belum puas. Wanita itu lalu berusaha memukul kepala sang imam namun Asgan berhasil menangkis dengan tangannya.

" Akibatnya, jari kelingking korban patah," kata Suharman.

Sejumlah jemaah berusaha melerai dan F langsung diamankan. Usai kejadian, Asgan membuat laporan ke polisi.

" Korban merasa keberatan dan melaporkannya ke Polsek," ucap dia.

 

3 dari 3 halaman

Kesal Suaminya Dinikahkan dengan Wanita Lain

Setelah mendapat laporan dari Asgan, polisi bergerak menangkap F. Ibu rumah tangga itu lalu dibawa ke Polsek Duampanua.

" Kita amankan pelaku tak lama setelah menerima laporan," ucap Suharman.

Dari hasil pemeriksaan, diketahui motif F melakukan penyerangan kepada Asgan. Menurut Suharman, F kesal pada Asgan lantaran bertindak sebagai penghulu yang menikahkan suaminya dengan wanita lain.

" Pengakuan sementara, pelaku ini kesal terhadap korban, karena telah menikahkan suaminya tanpa sepengetahuannya," ucap dia.

Sumber: Liputan6.com/Fauzan

Join Dream.co.id