Ingin Pamer `Mukjizat`, Nabi Palsu Malah Digigit Singa Lapar

News | Selasa, 15 Maret 2016 10:01
Ingin Pamer `Mukjizat`, Nabi Palsu Malah Digigit Singa Lapar

Reporter : Sandy Mahaputra

Ia berusaha meyakinkan punya kekuatan Tuhan atas binatang buas tersebut. Ternyata...

Dream - Inilah ganjarannya bila mengaku sebagai seorang nabi. Seorang pria mengaku sebagai nabi utusan Tuhan. Tak sampai di situ, dia ingin pamer `mukjizat` di hadapan jamaahnya. 

Alec Ndiwane, mencoba menunjukkan 'mukjizat'nya di Taman Nasional Kruger, Afrika Selatan. Tak tanggung-tanggung, dia ingin menaklukkan Raja Hutan, singa. 

Dia berusaha meyakinkan, bahwa memiliki kekuatan Tuhan atas binatang buas tersebut. Ndiwane lalu mendekati kawanan singa. Berbicara dalam bahasa, yang menurutnya, bahasa roh. 

Tetapi Ndiwane segera menyadari, Tuhan tidak akan menyelamatkannya setelah kawanan singa yang melihatnya sebagai mangsa itu mengejarnya.

Dia berlari kembali ke mobil safari. Tapi terlambat. Salah satu singa berhasil menancapkan rahangnya di pantatnya.

Beruntung, kawanan singa itu segera bubar setelah seorang ranger menakut-nakuti dengan menembakkan pistolnya ke udara.

Ndiwane dibawa ke rumah sakit dan mendapat jahitan pada luka di pantatnya. Setelah itu dia diizinkan untuk pulang. Ndiwane, dilaporkan mengalami deep trance

" Aku tidak tahu apa yang terjadi padaku. Aku pikir Tuhan menunjukkan kekuasaan-Nya atas binatang melalui diriku. Bukankah kita diberi kuasa atas semua makhluk di Bumi? " kata Ndiwane penuh kebingungan.

(Sumber: Metro.co.uk)

2 dari 3 halaman

Nabi Isa Palsu Asal Jombang Akhirnya Baca Syahadat

Dream - Jari, pria asal Jombang, Jawa Timur, yang mengaku sebagai Nabi Isa akhirnya bertobat. Setelah meneken surat pernyataan kembali ke Islam, pria 40 tahun ini mengucap dua kalimat Syahadat.

Pria yang karib disapa Gus Jari ini mengucap Syahadat di Masjid Shirotol Mustaqim di Dusun Gempol, Desa Karangpakis, Kecamatan Kabuh. Selain dia, puluhan pengikutnya juga turut mengucap Syahadat dengan dipimpin oleh Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jombang, KH Cholil Dahlan.

Sebelum prosesi pembacaat Syahadat, Cholil Dahlan memberikan tausiyah. Intinya, pengakuan Jari menerima wahyu dan menjadi nabi adalah bentuk penyimpangan akidah Islam.

Selain itu, Cholil Dahlan juga menjelaskan bahwa batu hitam dan gambar wayang, harimau, dan celeng, yang ada di masjid tersebut sesat. Batu itu harus dihancurkan.

“ Fatwa ini merupakan hasil dari kajian yang kami lakukan,” ujar Cholil, sebagaimana dikutipDream dari laman beritajatim.com. Jari dan pengikutnya mau menerima fatwa tersebut.

Sebelumnya, Jari membuat pengakuan mengejutkan. Dia mengklaim mendapatkan wahyu, menyebut diri sebagai Isa Habibullah atau Isa kekasih Allah.

Menurut dia, wahyu wahyu itu diterima pada Jumat Legi tahun 2004. Ketika itu Jari mondok di salah satu pesantren Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto. (Ism) 

3 dari 3 halaman

Heboh `Nabi` Palsu di Makassar

Dream - Netizen dihebohkan dengan kemunculan seorang wanita paruh baya yang mengaku sebagai nabi di Makassar. Wanita mengaku bernama Nabi Hadasari ini membawa ajaran untuk melengkapi Alquran yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW.

Pemilik akun Facebook Nur Hidayah Qalby sempat mengabadikan momen saat wanita tersebut tengah berusaha bersyiar dalam sebuah foto. Foto tersebut lalu diunggah pada laman media sosial tersebut pada 5 November 2015 lalu.

" Assalamu Alaikum, kebetulan org ini dtg ke kampusku, entah mau ngapain. Tapi kata dia sih Alquran mau ditambah dan itu perintah ALLAH SWT, dan dia adalah seorang Nabi yaitu setelah Nabi MUHAMMAD SAW. Namanya Nabi Hadasari, Entahlah mungkin dia setengah waras," tulis pemilik akun.

Selain mengunggah foto wanita itu, pemilik akun juga menggunggah beberapa foto lain. Foto berisi selebaran itu memuat tulisan tentang kabar dia mendapat tugas untuk menyempurnakan ajaran Allah SWT. Tugas itu dituliskan dalam selebaran berikut: 

Pengakuan Mencengangkan Aulia Kesuma, Dibalik Rencana Pembunuhan Suami dan Anak Tirinya
Join Dream.co.id