Indonesia Terima Hibah 11,3 Juta Masker Bedah dari Singapura

News | Kamis, 4 Maret 2021 19:02
Indonesia Terima Hibah 11,3 Juta Masker Bedah dari Singapura

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Sebanyak 11,3 juta masker bedah dibawah oleh kapal Republik Indonesia dari Singapura.

Dream - Indonesia kembali menerima hibah masker bedah dari salah satu perusahaan BUMN asal Singapura. Sebanyak 11,3 juta masker bedah dibawa KRI dari Singapura ke lokasi debarkasi di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin 1 Maret 2021.

“ Atas hibah ini, Bea Cukai memberikan kemudahan dan percepatan melalui pembebasan bea masuk dan pajak dalam rangka impor," kata Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Bea Cukai Tanjung Priok, Max Rory, dikutip dari beacukai.go.id, Kamis 4 Maret 2021.

" Selain itu Bea Cukai Tanjung Priok yang mengawasi di wilayah Pelabuhan Tanjung Priok juga melakukan pemeriksaan fisik terhadap barang hibah ini,” imbuhnya.

 

2 dari 6 halaman

Rencananya, masker bedah ini akan didistribusikan kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kementerian Pertahanan, dan Tentara Nasional Indonesia.

Menurut Peraturan Pemerintah Nomor 10 Tahun 2011, hibah diartikan sebagai setiap penerimaan Pemerintah Pusat dalam bentuk uang, barang, jasa dan/atau surat berharga yang berasal baik dalam negeri maupun dari luar negeri.

Dalam konteks hajat kehidupan rakyat hibah disalurkan sebagai salah satu bentuk bantuan kemanusiaan hingga penanggulangan bencana.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

3 dari 6 halaman

Anjuran Satgas Soal Pemakaian Masker Ganda, Jangan Asal Pakai!

Dream - Penggunaan masker dua lapis memang disarankan oleh beberapa pakar untuk meningkatkan kemampuan filtrasi dan mencegah penularan Covid-19.

Menurut Wiku Adisasmito, Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat baru-baru ini menganjurkan penggunaan masker medis berlapis masker kain.

Wiku mengungkapkan, saat ini ada tiga masker yang disarankan untuk mencegah penularan Covid-19 adalah: masker kain, masker medis, dan masker KN95.

" Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan di laboratorium menemukan bahwa kombinasi masker ganda ini memberikan perlindungan yang jauh lebih baik bagi pemakainya, dan orang lain, dibandingkan hanya memakai masker kain saja atau masker medis saja," kata Wiku.

4 dari 6 halaman

Pelapisan Masker yang Tidak Disarankan

Meskipun begitu, dalam konferensi persnya pekan lalu, Senin 22 Februari 2021, Wiku mengatakan ada beberapa kombinasi pemakaian masker, yang tidak disarankan untuk diterapkan.

Yang pertama, jangan menggabungkan dua masker medis secara bersamaan. Wiku menjelaskan masker medis tidak dirancang untuk digunakan dua lapis secara bersamaan.

" Karena tidak meningkatkan filtrasi maupun kesesuaian masker," kata Wiku.

5 dari 6 halaman

Masker KN95

Selain itu, kombinasi masker berlapis yang tidak disarankan lainnya adalah menggunakan dua lapis masker KN95.

" Sebaiknya masker KN95 digunakan sendiri, dan tidak melapisi masker KN95 dengan jenis masker apa pun, baik sebagai lapisan pertama maupun kedua," ujar Wiku.

 

6 dari 6 halaman

Pentingnya Penggunaan Masker

Wiku mengingatkan, memakai masker merupakan salah satu cara penting untuk mengurangi risiko tertular dan menyebarkan virus corona. Menurutnya, menggunakannya dengan masker lebih baik daripada tidak memakai sama sekali.

" Saya mohon kepada masyarakat agar betul-betul secara konsisten dan benar, memakai masker di semua tempat umum, ketika sedang bersama siapa pun, yang tidak tinggal bersama, termasuk di dalam rumah sendiri, dan saat merawat seseorang yang sedang terkena Covid-19," pungkasnya.

Sumber: liputan6.com

Join Dream.co.id