Hong Kong Klaim Produksi Vaksin Tangkal Corona, Tapi...

News | Kamis, 30 Januari 2020 07:03
Hong Kong Klaim Produksi Vaksin Tangkal Corona, Tapi...

Reporter : Maulana Kautsar

Amerika Serikat juga sedang mencari vaksin untuk mengatasi wabah virus corona.

Dream - Universitas Hong Kong mengklaim telah menciptakan vaksin untuk mengatasi virus Corona Wuhan. Ilmuwan di Universitas Hong Kong, Yuen Kwok-yung menyebut, vaksin itu masih perlu terus diuji coba.

“ Kami sudah memproduksi vaksin, tetapi akan membutuhkan waktu lama untuk menguji hewan,” kata Yuen, dilaporkan Daily Sabah, Rabu, 29 Januari 2020.

Yuen mengatakan, akan memakan waktu berbulan-bulan untuk menguji vaksin pada hewan. Setidaknya satu tahun lagi untuk melakukan uji klinis pada manusia sebelum cocok untuk digunakan.

Selain Hong Kong, Amerika Serikat (AS) juga sedang mengembangkan vaksin untuk mengatasi virus berkode 2019-nCoV tersebut.

Tak main-main, pemerintah AS tertarik untuk menempatkan timnya di lapangan untuk meninjau data mentah dan mempelajari lebih lanjut tentang patogen, yang sejauh ini telah merenggut lebih dari 100 nyawa.

" Kami sudah mulai di NIH (National Institutes for Health) dan dengan banyak kolaborator kami tentang pengembangan vaksin," kata pejabat NIH, Anthony Fauci.

 

2 dari 6 halaman

Waspada Dampak Lebih Besar

Anthony mengatakan, proses uji coba ini akan memakan waktu tiga bulan. Setelah itu, percobaan pertama akan mulai dilakukan dan tiga bulan selanjutnya untuk mengumpulkan data sebelum dapat pindah ke fase kedua.

" Tetapi kami sedang melanjutkan seolah-olah kami harus menggunakan vaksin. Dengan kata lain, kita sedang melihat skenario terburuk bahwa ini menjadi wabah yang lebih besar," ucap dia.

Sekretaris Layanan Kesehatan dan Kemanusiaan AS Alex Azar mengatakan telah menawarkan bantuan ke China tiga kali dalam menangani krisis, namun sejauh ini tidak berhasil.

 

3 dari 6 halaman

Transparansi

" Kami mendesak China, lebih banyak kerja sama dan transparansi merupakan langkah paling penting yang dapat dilakukan agar penanganan lebih efektif," kata Azar.

" Pada 6 Januari, kami menawarkan untuk mengirim tim CDC (Pusat Pengawasan dan Kontrol Penyakit AS) ke China yang dapat membantu upaya kesehatan masyarakat ini," kata Azar.

" Saya mengulangi tawaran itu ketika saya berbicara dengan menteri kesehatan China hari Senin, dan itu ditegaskan lagi melalui kepemimpinan Organisasi Kesehatan Dunia hari ini di Beijing," ucap dia.

China dengan cepat mengurutkan genom novel Coronavirus 2019 dan mempublikasikannya. Presiden AS Donald Trump bahkan menyambut baik transparansi tersebut.

" Amerika Serikat sangat menghargai upaya dan transparansi mereka," kata dia.

4 dari 6 halaman

Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona di China Berdiri Kurang Dari 48 Jam

Dream - China bergerak cepat menangani para pasien yang terjangkit wabah virus corona Wuhan. Salah satunya dengan mendirikan rumah sakit khusus.

Menariknya, rumah sakit tersebut berdiri dalam waktu kurang dari 48 jam. Saat ini, rumah sakit yang terletak di dekat Kota Wuhan, Provinsi Hubei ini telah beroperasi.

Rumah sakit itu awalnya merupakan bangunan kosong. Gedung itu lantas disulap menjadi fasilitas perawatan darurat dengan kapasitan 1.000 tempat tidur.

Sejumlah pasien terjangkiti virus corona pun telah dipindahkan ke rumah sakit yang kini dikenal sebagai Pusat Medis Regional Gunung Dabie itu. Kloter pertama dipindahkan pada Selasa, 28 Januari 2020 pukul 10:30 malam waktu China.

5 dari 6 halaman

Sangat Cepat

Melansir World Of Buzz, proses konstruksi sendiri dilakukan sangat cepat dan seefisien mungkin melalui kerja sama beberapa perusahaan kontruksi, utilitas, dan petugas kepolisian.

 Wuhan© dream.co.id

Lebih dari 500 pekerja dan lusinan kendaraan berat bekerja tanpa lelah selama dua hari dua malam untuk menyelesaikan pembangunan rumah sakit tepat waktu.

 Wuhan© dream.co.id

Pemerintah setempat diketahui membuat program pembangunan rumah sakit itu pada hari Jumat lalu. Pekerjaan konstruksi baru dimulai pada hari berikutnya.

Sedangkan pada Senin kemarin, seluruh bagian rumah sakit mulai dari bangunan, tempat tidur, pasokan air, listrik dan internet yang stabil sudah tersedia dan siap digunakan.

6 dari 6 halaman

China Kekurangan Rumah Sakit

Dalam video dari China's Cover News terlihat bagaimana staf medis berlatih guna membiasakan diri sebelum pasien pertama datang.

 Wuhan© dream.co.id

Dengan lebih dari 132 korban yang meninggal dan lebih dari 6000 kasus orang yang terinfeksi hingga saat ini, menyebabkan rumah sakit di seluruh China mengalami kekurangan pasokan tenaga medis.

Rumah sakit tidak hanya dipenuhi pasien virus corona yang terus bertambah setiap harinya. Tetapi juga para praktisi medis sendiri yang ikut terjangkit hingga tak sadarkan diri akibat kelelahan.

Roger Danuarta Ogah Lihat Cut Meyriska Tampil Modis
Join Dream.co.id