Ilmuwan China: Virus Corona Berasal dari Laboratorium Militer

News | Selasa, 4 Agustus 2020 09:00
Ilmuwan China: Virus Corona Berasal dari Laboratorium Militer

Reporter : Syahidah Izzata Sabiila

Ilmuwan China itu merasa takut dihilangkan setelah membuat pengakuan mengejutkan itu.

Dream - Seorang ahli medis China, Li Meng-Yan, mengungkap klaim mengejutkan. Dia menyatakan bahwa virus corona yang semula disebut berasal dari Pasar Hewan Wuhan dan sekarang menjadi pandmei sejatinya berasal dari laboratorium militer.

Wanita yang dikenal sebagai ahli virologi dari Hong Kong itu sempat merasa takut " dihilangkan" oleh pasukan China karena keyakinan itu.

" Saya sadar ketika saya mengungkapkan hal ini, saya bisa menghilang kapan saja. Sama seperti pengunjuk rasa di Hong Kong," ungkapnya dalam video siaran langsung dengan Lude Press.

" Aku bisa menghilang kapan saja. Bahkan namaku tidak akan ada lagi," tambah Li.

2 dari 5 halaman

Pindah Demi Keselamatan

Ilustrasi peneliti masker kain© Pexels.com

Setelah mengungkapkan penemuannya pada atasannya di Hong Kong School of Public Health, Li tidak mendapat respons serius.

Dirinya bahkan diberitahu untuk tidak melewati " garis merah" pemerintah China dan tetap diam dan berhati-hati.

Ia akhirnya memutuskan pindah ke Amerika Serikat demi keselamatannya sendiri.

3 dari 5 halaman

Covid-19 berasal dari Lab Militer

Li menceritakan bahwa dirinya menyadari temuan tersebut ketika mempelajari proses penularan virus. Ia meyakini virus Corona Covid-19 berasal dari fasilitas penelitian yang terkait dengan tentara.

" Pasar Wuhan hanya digunakan sebagai umpan," katanya.

Sementara itu, kantor direktur intelijen nasional AS telah menyatakan Covid-19 bukanlah buatan manusia atau dimodifikasi secara genetis. Hal ini dibuktikan setelah Presiden Trump berkali-kali meyakini virus tersebut diproduksi di Cina.

4 dari 5 halaman

Trump Tuduh Cina

Kontak dengan Delegasi Positif Virus Corona, Ini Hasil Tes Presiden Donald Trump© MEN

Pada bulan Mei lalu, Presiden Amerika Serikat, Donald Trump sempat ditanya oleh seorang wartawan mengenai keyakinannya tentang kemunculan virus Corona Covid-19 dari Institut Virologi Wuhan. Trump menjawab dirinya sudah menemukan bukti bahwa virus tersebut memang diproduksi di Cina.

" Dan saya pikir WHO harusnya malu karena mereka seperti agen humas untuk Cina," jelas Trump kala itu.

Karena pernyataan kontroversialnya tersebut, Trump pun ditekan berbagai pihak untuk membuktikan kebenaran ucapannya.

" Saya tidak bisa memberitahu. Saya tidak diizinkan memberitahu apapun," jawab Trump memberi alasan.

5 dari 5 halaman

Sejumlah pemerintah di seluruh dunia mengkritik keengganan Cina untuk berbagi informasi tentang virus corona Covid-19.

The Five Eyes -sebuah kelompok dari badan-badan intelijen dari AS, Kanada, Inggris, Australia dan Selandia Baru- menyebut tanggapan rahasia Cina terhadap pandemi sama saja seperti 'serangan terhadap transparansi internasional'

Sumber Daily Star

Join Dream.co.id