Pilih Jalur Sungai Hindari Pos Penyekatan, 3 Pemudik Tewas Tenggelam

News | Sabtu, 15 Mei 2021 15:24

Reporter : Nur Ulfa

Kejadian ini terjadi di Sungai Taluak Subanio, Nagari Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat

Dream - Keputusan tiga warga asal Riau untuk pulang ke kampung halaman berakhir tragis. Mudik ke Sumatera Barat melalui jalur sungai, perahu yang mereka tumpangi terbalik dan mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Tim SAR menemukan tiga jasad pemudik di Sungai Taluak Subanio, Nagari Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

" Kita temukan korban terakhir ini atas nama Nofi Arisman dalam keadaan meninggal dunia," kata Hunter Anggota Tim Basarnas Kabupaten Limapuluh Kota seperti yang dilansir Merdeka.com.

Ketiga jasad korban ditemukan tidak jauh dari lokasi terbaliknya perahu yang mereka tumpangi.

" Selanjutnya, korban akan dievakuasi dahulu, sebelum diserahkan ke pihak keluarga," ucap dia.

Pilih Jalur Sungai Hindari Pos Penyekatan, 3 Pemudik Tewas Tenggelam
Pemudik Tenggelam
2 dari 5 halaman

Naik Dua Perahu

Salah seorang keluarga korban menceritakan kronologis hanyutnya tiga pemudik dari Riau menuju Sumatera Barat (Sumbar) yang akhirnya ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia pada Jumat (14/5).

" Korban awalnya berangkat bersama adik kandungnya dari daerah Duri mengendarai sepeda motor," ujar Robi Candra, salah satu sepupu korban Nofiarisman atau Nono, di Sarilamak, seperti dikutip Antara, Jumat.

Robi mengatakan Nono menaiki perahu bersama adiknya. Sedangkan dua korban lain yaitu Rajis dan Fadil yang juga bersepupu menaiki perahu lain.

 

3 dari 5 halaman

Satu Orang Berhasil Selamat

Saat itu, perahu yang ditumpangi Nono dan adiknya terbalik, dan adiknya terjatuh ke sungai.

Ia lalu berusaha menolong adik kandungnya itu, dibantu oleh dua korban lain yang mengetahui kejadian tersebut.

" Adik Nono akhirnya berhasil diselamatkan, namun saat itu salah seorang korban yang ikut menolong masih berada di dalam air," katanya pula.

Melihat kejadian itu, Nono kembali masuk ke dalam air dengan niat untuk menolong.

Namun, ketiganya justru terseret arus sungai dan dinyatakan hilang sejak Rabu (12/5).

(Sah, Sumber: Merdeka.com)

 

 

4 dari 5 halaman

Viral Sultan Sukabumi Mudik Naik Helikopter Hindari Penyekatan, Cek Faktanya!

Dream - Belakangan beredar sebuah video yang menampilkan tayangan pendaratan helikopter berwarna merah dengan narasi yang berkaitan dengan larangan mudik.

Helikopter itu diketahui mendarat di Lapang Leuweung Datar, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Minggu, 9 Mei 2021.

Menyoal video viral tersebut, Sekertaris Desa Sukasirna Lukman Hakim membenarkan bahwa memang benar ada helikopter yang mendarat di Lapang Leuweung Datar namun bukan untuk mudik.

 

 

5 dari 5 halaman

Ternyata Ini yang Diangkut Helikopter

Lebih lanjut ia menjelaskan, pendaratan helikopter itu bukan untuk menghindari mudik atau sedang membawa pemudik. Helikopter itu membawa pasien yang baru saja selesai menjalani perawat medis di Singapura.

" Ya benar kemarin ada helikopter, tapi itu bukan pemudik. Itu warga kami yang selesai berobat di Singapura," kata Lukman, dikutip dari jabarnews.com, Selasa 11 Mei 2021.

Menurut dia, pasien tersebut bernama Agus, warga Kampung Cigadog, RT 3 RW 4, Desa Sukasirna, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Agus berasal dari Jakarta dan menikah dengan warga Desa Sukasirna.

" Memang Pak Agus ini orang kaya dan kebetulan menikah dengan warga sini. Kemarin itu Helikopter langsung dari Singapura, membawa Pak Agus setelah berobat," katanya.

Sumber: jabarnews.com

 

Join Dream.co.id