Warganya Nge-prank Orang Se-Indonesia dengan Pura-Pura Menghilang di Cadas Pangeran, Ini Kata Ridwan Kamil

News | Sabtu, 20 November 2021 15:41

Reporter : Amrikh Palupi

Apa komentar dari Ridwan Kamil?

Dream - Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil, ikut mengomentari kasus Yana Supriatna, warga Sumedang yang menggemparkan masyarakat karena menghilang.

Pria yang akrab disapa Kang Emil ini menjelaskan kronologi pencarian Yana oleh tim SAR selama dua hari. Setelah dilakukan pencarian Yana ditemukan dalam keadaan selamat di Majalengka.

" Yana seorang warga Sumedang yang bikin heboh karena diduga hilang di jurang Cadas Pangeran Sumedang. Yang tertinggal hanyalah motornya di tepi jurang. Setelah 2 hari puluhan tim SAR mencari di lokasi, ternyata si Kang Yana ditemukan baik-baik saja di Majalengka," kata Ridwan Kamil dikutip Dream, Sabtu 20 November 2021.

 Komentar Ridwan Kamil© Komentar Ridwan Kamil

Kang Emil mengatakan, Yana menghilang untuk melakukan prank karena tengah menghadapi masalah keluarga. " Alasan Ngeprank:Ada masalah keluarga," ucapnya.

Warganya Nge-prank Orang Se-Indonesia dengan Pura-Pura Menghilang di Cadas Pangeran, Ini Kata Ridwan Kamil
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Foto: Liputan6.com)
2 dari 8 halaman

Pesan Menohok Kang Emil

Menurut Emil ada hikmah dibalik kabar hilangnya Yana. Ia bahkan menyebut tiga tipe manusia dan Yana masuk dalam salah satu katagori yang disebutkan.

" Ada 3 tipe manusia: tipe nyusahin, tipe B aja, dan tipe manusia mulia yg selalu bawa manfaat. Yana van Cadaspangeran tipe yang pertama,"  kata Emil.

Pria 50 tahun ini juga memberikan pesan kepad followernya. Seandainya ada kasus sama seperti Yana sebaiknya tidak langsung menyimpulkan dengan spritual.

Ia juga memberikan pesan menohok agar tidak hidup dengan drama dan sayangilah keluarga.

" Jika ada orang hilang, jangan selalu dihubungkan dengan supranatural. Pasti ada penjelasan ilmiah rasional. Kasus Yana membuktikan itu. Sayangi keluarga dan kurangi drama," tuturnya.

3 dari 8 halaman

PPKM Level 3 Seluruh Indonesia, Begini Tanggapan Ridwan Kamil

Dream - Pemerintah berencana mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 di seluruh Indonesia saat Natal dan tahun baru.

Rencana tersebut mendapat tanggapan dari Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Menurutnya, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mendukung kebijakan yang diterapkan pemerintah pusat.

Tak Bisa Bahasa Arab, Begini Reaksi Ridwan Kamil Saat Wawancara dengan TV Abu Dhabi

" Jika itu keputusan dari pemerintah pusat saya kira kita akan menyesuaikan sehingga jumlah kerumunan, jumlah kegiatan selama nataru itu bisa kita kendalikan lebih baik," kata Ridwan Kamil dikutip dari Merdeka.com, Jumat 19 November 2021.

 

 

4 dari 8 halaman

Meski angka Covid-19 dan keteririsan tempat tidur di rumah sakit mulai melandai, kata Kang Emil, bukan berarti pandemi telah berakhir. Ia mengingatkan, angka tersebut harus dipertahankan dan jangan sampai ada kenaikan lagi.

" Yang penting Covid yang sekarang sudah turun dan harus terus kita pertahankan. Jangan sampai kita euforia sehingga naik lagi di akhir tahun," jelas dia.

Jokowi Tanya Lokasi Jembatan, Jawaban Canda Ridwan Kamil Bikin Heboh IG

Ridwan Kamil juga mengingtakn untuk tetap waspada terhadap adanya kenaikan kasus Covid-19. Ia megimbau untuk tetpa disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan. Menurutnya pengenalan kasus Covid-19 tidak hanya bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Seluruh pihak dari berbagai daerah harus bekerjasama dalam pengendalian Covid-19.

" Pandemi Covid-19 mengajarkan tidak bisa hanya dikendalikan oleh satu daerah, tapi harus lintas daerah dan bersama-sama," ujar Ridwan Kamil.

 

5 dari 8 halaman

Ridwan Kamil Beber Fakta di Balik Viral Atlet Selam Jabar di PON XX Papua Pulang Naik Bus

Dream - Atlet Selam Jawa Barat, Dhenya Nazhira tertangkap kamera pulang ke rumahnya di Ciamis menggunakan bus. Dalam video yang diunggah akun Instagram @matdon, tak terlihat ada penyambutan bagi sang atlet yang telah membawa pulang medali emas di PON XX Papua tersebut.

Video kepulangan Dhenya menggunakan angkutan umum pada Selasa, 12 Oktober 2021 menjadi viral di media sosial. Terlihat dalam unggahan, gadis 17 tahun itu terlihat turun dari angkutan umum bus di pinggir jalan.

" Peraih medali emas tidak disambut.," tulis caption unggahan. 

6 dari 8 halaman

Penjelasan Kang Emil

Viralnya video tersebut langsung mendapat respon dari Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Menurut keterangannya, Dhenya memilih pulang menggunakan bus umum atas permintaan pribadi.

Menurut gubernur yang biasa disapa Kang Emil itu, Dhea tidak ingin menggunakan kendaraan yang sudah disediakan panitia sebab tak ingin kepulangannya disambut dengan meriah. Sebaliknya, Dhea justru sudah merencanakan kepulangannya itu sebagai kejutan kepada keluarganya.

" Atlet kebanggaan ini memberikan keterangan bahwa ia ingin bikin surprise ke keluarganya dan tidak mau kepulangannya diramai-ramaikan oleh pemerintah setempat, sehingga memilih pulang naik kendaraan umum ketimbang yang disediakan panitia," kata Emil di akun Instagram resminya.

Namun demikian, Ridwan Kamil memastikan kepulangan Dhea ini akan menjadi bahan evaluasi agar KONI provinsi dan kota/kabupaten melakukan koordinasi dengan lebih matang, sehingga tidak menjadi salah prasangka.

" Tetap semangat untuk semua atlet Jawa Barat. Kemenangan sudah dekat. Insya Allah," ujar Emil menambahkan.

7 dari 8 halaman

Terpisah, dilansir dari Liputan6.com, Kamis 14 Oktober 2021, Sekretaris Daerah Jabar yang juga Chief de Mission Kontingen PON Jabar Setiawan Wangsaatmaja, memastikan semua kontingen Jabar mendapatkan akomodasi yang baik. Mulai dari pemberangkatan, gelaran, sampai kepulangan.

" Semua mendapat fasilitas yang baik. Kami juga memastikan para atlet, pelatih, dan ofisial, yang sudah berjuang untuk Jabar sampai ke rumah masing-masing dengan selamat," ucapnya.

Meski demikian, kata Setiawan, atlet diberi kebebasan memilih dalam proses kepulangan. Seperti Dhea yang memilih pulang sendiri dari Bandung ke rumahnya di Ciamis.

" Awalnya, Dhea akan pulang ke Ciamis dengan pamannya dari Bandung, ternyata tidak jadi. Dhea kemudian memutuskan pulang dengan bus bersama ibunya. Semua kepulangan sudah difasilitasi oleh KONI. Dari Jayapura-Jakarta, dan Jakarta-Bandung untuk selanjutnya pulang ke masing-masing daerah," tuturnya.

8 dari 8 halaman

Berikut Videonya

 

 

 

   

Join Dream.co.id