Hari Pertama Bertugas, Dokter Imut Ini Dibuat Kaget Pasien

News | Senin, 1 Juli 2019 08:01
Hari Pertama Bertugas, Dokter Imut Ini Dibuat Kaget Pasien

Reporter : Sugiono

Dia tidak menyangka jika di hari pertamanya itu, menangani pasien yang mengejutkan.

Dream - Seorang dokter muda asal Thailand ini dijamin takkan melupakan hari pertamanya bekerja.

Varanya Nhanthavee baru memulai kariernya sebagai dokter praktik pada tanggal 24 Juni kemarin.

Namun Varanya tidak menyangka jika di hari pertama yang seharusnya menjadi momen spesial  itu, dia menangani pasien yang mengejutkan.

Bagaimana tidak? Dia menemukan seekor cicak yang hidup di dalam telinga pasiennya tersebut.

2 dari 6 halaman

Heran Cicak Besar Bisa Masuk Telinga

Melalui postingan Facebook yang sekarang sudah dihapus, Varanya membagikan pengalamannya saat menangani pasien terakhir.

Varanya mengatakan pasien datang sambil mengeluh telinganya terasa sangat sakit yang tidak biasa, Astro Wani melaporkan.

Dengan alat pemeriksa telinga otoskop, Varanya melihat ke bagian dalam telinga pasien.

Tiba-tiba dia melihat ada sesuatu yang merayap di dalam telinga pasien. Setelah diamati, sesuatu itu ternyata seekor cicak.

" Aku heran, kenapa cicak sebesar itu bisa masuk lubang telinga yang begitu kecil?" kata Varanya.

3 dari 6 halaman

Cicak Keluar Hidup-hidup

Varanya mencoba mengeluarkan cicak tersebut dengan meneteskan antibiotik ke dalam telinga pasien.

Namun usahanya itu menemui kegagalan. Akhirnya, seorang perawat mengeluarkan cicak itu secara manual menggunakan pinset.

Mengejutkan, cicak itu keluar dari dalam telinga dengan keadaan masih hidup.

Padahal, cicak tersebut diduga terjebak di dalam telinga pasien selama dua hari.

4 dari 6 halaman

Khawatir Ekor Cicak Tertinggal di Dalam

Setelah berhasil mengeluarkan cicak, Varanya menyarankan pasien memeriksakan diri ke spesialis THT.

Varanya khawatir ekor cicak tersebut putus dan masih tertinggal di dalam tubuh pasien.

Namun, menurut pemeriksaan dokter THT, tidak ada bagian tubuh cicak yang tertinggal di dalam lubang telinga pasien.

Merasa lega tidak ada bagian tubuh cicak yang tertinggal, Varanya mengucapkan syukur.

" Dokter pembimbing memuji saya karena telah menjalankan tugas dengan baik.. saya jadi terharu," kata Varanya.

(Sumber: World of Buzz)

5 dari 6 halaman

Di Balik Senyum Dokter Cantik Ini Tersimpan Kisah Pilu

Dream - Pengalaman pilu dialami seorang hijaber asal Malaysia. Selama lima tahun wanita pemilik akun Nadiah Abdul Halim ini didiagnosa psikiater mengidap penyakit mental Major Depressice Disorder (MDD) atau gangguan depresi mayor.

Kabar pilu itu diketahui saat masih menjadi seorang mahasiswi kedokteran. Perasaannya  campur aduk saat mengetahui kabar tersebut. Tapi vonis itu bukan akhir dunia apalagi membuatnya bermuram durja.

" Alasan saya menulis posting ini adalah untuk menunjukkan kepada orang-orang bahwa depresi tidak memiliki wajah. MDD adalah penyakit. Itu mempengaruhi jutaan pria, wanita dan anak-anak tanpa memandang ras dan agama. Jika itu bisa mempengaruhi saya, itu bisa mempengaruhi siapa saja," tulisnya di akun Facebooknya @nadiah Abdul Halim dikutip Dream, Kamis 21 Juni 2018.

Nadiah menceritakan masa awal mengetahui penyakit MDD membuatnya harus berjuang keras. Apalagi saat itu dia tengah berusaha menyelesaikan pendidikan dokter.

Setiap kali kambuh ditandai dengan gejala depresi dan kecemasan berlebihan, Nadiah mengaku kesulitan keluar rumah untuk pergi kuliah. Dia juga merasa bersalah karena harus absen dalam kelompok studi dan melewatkan beberapa sesi.

" Belajar menjadi sangat sulit karena MDD cenderung merusak konsentrasi," tulisnya.

Seringkali Nadiah harus menatap buku atau catatan selama tiga jam. Namun hasilnya nihil. Dia tak mengerti apapun isi dari buku dan catatan itu.

Namun kuasa Allah SWT berbicara. Nadiah bisa menyelesaikan pendidikan dokternya. Tapi cobaan belum berakhir. 

6 dari 6 halaman

Cobaan Datang Saat Bekerja

Lulus dari kuliah Nadiah mulai mencari pekerjaan dan berhasil mendapat pengobatan dan meminum obat. Di tengah usaha itu Nadiah kerap merasa putus asa menjadi seorang yang sepenuhnya sehat.

Saat tengah bekerja, Nadiah selalu kesulitan berkonsentrasi. Keinginan untuk mengakhiri hidup dengan bunuh diri selalu melintas dalam pikirannya. " Ketika kambuh, kecemasan saya menjadi makin buruk ketika berusaha keras untuk memenuhi harapan. Saya mulai sering mengalami serangan panik di tempat kerja," tulisnya.

Kala panik menyerang, Nadiah akan merasa sakit di dada dan sesak napas. Obat-obatan yang diminumnya tak sepenuhnya bekerja maksimal. Ada kalanya MDD kambuh tanpa diduga.

Akhirnya keputusan besar dibuat Nadiah. Dia memutuskan berhenti bekerja. Beruntung Nadiah memiliki pasangan hidup yang setia mendampinginya melalui cobaan tersebut.

Diliputi rasa sakit, tak nyenyak tidur, frustasi, kurang berkonsetrasi dan keinginan bunuh diri tak membuat Nadiah menyerah. Dia masih ingin tetap menjalani hidup dengan baik.

" Depresi bukan berarti saya menangis sepanjang waktu. Itu tidak berarti bahwa saya tidak bahagia. Saya sebenarnya orang yang sangat bahagia dan sangat bersyukur dengan segala berkah dalam hidup saya Alhamdulillah," katanya.

Lewat unggahannya tersebut, Nadiah menegaskan tidak sedang mencari belas kasihan dari orang lain. Dia hanya ingin mematahkan anggapan jika depresi adalah tanda iman yang lemah. Dia juga mengingatkan jika MDD bisa menyerang siapa saja.

(Sah)

 

Istri Akui Cemburuan, Daus Mini: Coverboy Sih Nggak ya
Join Dream.co.id