Hadapi Pandemi Covid-19, Menkes Jalin Kerja Sama dengan Menlu Inggris

News | Minggu, 11 April 2021 09:47
Hadapi Pandemi Covid-19, Menkes Jalin Kerja Sama dengan Menlu Inggris

Reporter : Mutia Nugraheni

Diperlukan kolaborasi yang baik dan kuat dari semua negara.

Dream - Penanganan pandemi Covid-19 tak bisa dilakukan sendiri. Seluruh negara harus bekerja sama untuk mencegah penularan dan melakukan pengendalian. Untuk memperkuat upaya penanganan pandemi Covid-19, Menteri Kesehatan Republik Indonesia Budi Gunadi Sadikin bertemu dengan Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab di sela-sela kunjungan Menlu Inggris ke Indonesia, pada Rabu 7 April 2021 lalu.

Menteri Kesehatan mengungkapkan bahwa pandemi tidak dapat diakhiri dengan hanya satu negara yang bertindak sendiri. Diperlukan kolaborasi yang baik dan kuat dari semua negara.

" Vaksinasi merupakan salah satu cara untuk mengatasi pandemi COVID-19. Vaksinasi sudah dimulai sejak Januari 2021 untuk kelompok prioritas warga negara Indonesia," ungkap Menkes Budi Sadikin, dikutip dari Kemkes.go.id.

Hal serupa juga turut diungkapkan Menteri Luar Negeri Inggris. Dominic Raab mengatakan bahwa mengalahkan pandemi adalah sebuah upaya global yang membutuhkan inovasi, kemitraan dan determinasi. Menlu Inggris juga mengapresiasi kinerja Indonesia selaku Co-Chair COVAX Facility dalam penyediaan akses vaksin COVID-19, khususnya untuk negara berkembang.

Kedua Menteri juga membahas perkembangan implementasi kerja sama bilateral yang telah disepakati oleh kedua negara pada bulan Juni 2020 lalu. Keduanya sepakat untuk dilakukan penguatan dan perluasan kerja sama kesehatan antara Inggris dan Indonesia.

 

2 dari 6 halaman

Khususnya kerja sama antara perusahaan farmasi Indonesia dengan perusahaan farmasi Inggris dalam hal alih teknologi produksi vaksin dan obat-obatan. Juga peningkatan kapasitas dan jejaring laboratorium untuk surveilans, penelitian mutasi virus sebagai pencegahan dan pengendalian pandemi di masa mendatang, peningkatan dan pengembangan telemedicine dan digital healh di Indonesia, penanggulangan resistensi antimikroba, peningkatan ketahanan terhadap cyberattack, serta pengurutan genome.

Menkes RI juga mengharapkan dukungan Pemerintah Inggris terkait untuk peran Indonesia pada Forum G20 tahun 2022 mengingat pengalaman Inggris sebagai Ketua G7 tahun 2021. Salah satu agenda yang diusung Indonesia pada G20 adalah digital health.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

3 dari 6 halaman

Ajak Tunda Bepergian Sampai Pandemi Terkontrol, Menkes: `Kasihan Nakes Kita`

Dream - Mudik Lebaran 2021 resmi ditiadakan Pemerintah. Kebijakan ini diterapkan untuk mencegah terjadinya lonjakan kasus Covid-19, berkaca dari pengalaman libur panjang yang pernah berlangsung.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, meminta masyarakat menahan diri dahulu untuk tidak bepergian dulu. Ini mengingat ada ancaman lonjakan kasus Covid-19, terutama jika berkaca pada situasi yang terjadi di luar negeri.

" Hindari bepergian, paling tidak sampai pandemi benar-benar terkontrol. Kalau nanti terjadi lonjakan kasus, kasihan tenaga kesehatan kita akan kelelahan," ujar Budi di laman Kemenkes.

Budi menjelaskan saat ini banyak negara mengalami lonjakan kasus, termasuk pula infeksi dari jenis baru Covid-19 yang begitu cepat menyebar. Kondisi ini bisa pula terjadi di Indonesia jika pergerakan manusia tidak dibatasi.

 

 

4 dari 6 halaman

Potensi Kekosongan Vaksin

Meski Indonesia cukup cepat dalam menggelar vaksinasi, Budi mengingatkan tetap perlu untuk berhati-hati khususnya dalam pengaturan laju penyuntikan. Lonjakan kasus Covid-19 di luar negeri berpengaruh terhadap stok vaksin untuk kebutuhan dalam negeri lantaran adanya potensi embargo di sejumlah negara.

" Kita perlu mengatur ritme vaksinasi agar tidak ada kekosongan vaksin nantinya," kata dia.

Lebih lanjut, Budi mendorong masyarakat ikut menyosialisasikan vaksinasi khususnya untuk kelompok lanjut usia. Menurut Budi, keterlibatan lansia dalam gerakan vaksinasi tergolong rendah dibandingkan kelompok prioritas lainnya.

" Mari kita upayakan bersama bagaimana bisa mendorong lansia bisa lebih cepat disuntik agar kita dapat melindungi orang tua kita. Semakin cepat vaksinasi dilakukan, semakin cepat kita mencapai kekebalan komunal," kata Budi.

 

Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

5 dari 6 halaman

Kemenhub Susun Aturan Pengendalian Transportasi di Masa Larangan Mudik

Dream - Kementerian Perhubungan menyusun ketentuan untuk pengendalian transportasi di masa larangan mudik Lebaran 2021. Hal ini sebagai tindak lanjut atas keputusan Pemerintah yang meniadakan mudik Lebaran untuk menekan kasus Covid-19.

" Saat ini kami tengah menyusun aturan pengendalian transportasi yang melibatkan berbagai pihak," ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, dalam keterangannya yang diunggah pada laman Kemenhub.

Mendukung penuh pelarangan mudik yang didasari pertimbangan mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19, Budi mengatakan aturan pengendalian transportasi disusun dengan koordinasi melibatkan berbagai kementerian dan lembaga terkait terutama Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Kementerian Kesehatan, TNI, Polri, dan pemerintah daerah.

Penyusunan aturan tersebut juga merujuk hasil survei yang digelar Kemenhub terkait persepsi masyarakat terhadap pergerakan perjalanan pada masa Idul Fitri 1442H/2021M.

Survei tersebut dilaksanakan secara online oleh Balitbang Kemenhub menggandeng ITB dan lembaga media pada Maret 2021.

Sebanyak 61.998 responden terlibat dalam survei ini. Para responden berasal dari beragam latar belakang, mulai karyawan swasta dengan porsi sebanyak 25,9 persen dan sisanya yaitu PNS, mahasiswa, BUMN, wiraswasta, ibu rumah tangga dan lainnya.

 

6 dari 6 halaman

Hasil survei itu menyebutkan apabila dilarang mudik, sebanyak 89 persen responden tidak akan mudik. Sementara 11 persen responden menyatakan tetap akan mudik atau liburan.

Potensi jumlah pemudik ketika diterapkan larangan secara nasional diestimasi mencapai 27,6 juta orang. Tujuan mudik beragam dengan porsi paling banyak Jawa Tengah 37 persen, Jawa Barat 23 persen dan Jawa Timur 14 persen.

" Kementerian Perhubungan selalu berkomitmen untuk turut mencegah meluasnya pandemi Covid-19 di seluruh Indonesia dengan menerbitkan peraturan dan Surat Edaran sebagai petunjuk pelaksanaan transportasi dan syarat perjalanan penumpang," kata Budi.


Selalu ingat #PesanIbu untuk selalu mencuci tangan, memakai masker, dan menjaga jarak untuk pencegahan virus COVID19. Jika tidak, kamu akan kehilangan orang-orang tersayang dalam waktu dekat.

Join Dream.co.id