Garut Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 5,1

News | Senin, 6 Januari 2020 11:30
Garut Diguncang Gempa Bumi Magnitudo 5,1

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Tidak berpotensi tsunami.

Dream - Warga yang memulai aktivitas pagi di wilayah Garut, Jawa Barat, dikejutkan dengan gempa bumi dengan magnitudo 5,1. Gempa terjadi sekitar pukul 06.12 WIB.

Menurut laporan, gempa menyebabkan guncangan di tanah. Warga langsung keluar rumah agar terhindar dari reruntuhan bangunan.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa tersebut berpusat pada jarak 120 kilometer barat daya Kabupaten Garut.

BMKG menyebut, gempa tersebut berada di kedalaman 10 kilometer. Gempat tersebut dinyatakan tidak berpotensi tsunami.

BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang dan waspada. Jangan percaya isu yang tidak jelas sumbernya.

2 dari 7 halaman

Selama 2019, Terjadi 11.573 Gempa Tektonik di Indonesia

Dream - Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono menyebut aktivitas gempa bumi di Indonesia pada 2019 sebanyak 11.573 kali. Gempat tersebut punya berbagai kedalaman dan magnitudo.

Daryono mengatakan, dibandingkan tahun 2018, aktivitas gempa bumi selama 2019 mengalami penurunan. Dia menyebut aktivitas gempa bumi pada 2018 yaitu
sebanyak 11.920.

Daryono menyebut selama 2019 aktivitas gempa bumi di Indonesia didominasi aktivitas gempabumi berkekuatan di bawah 5,0 magnitudo.

" Aktivitas gempabumi signifikan dengan magnitudo diatas M5,0 terjadi sebanyak 344 kali. Sedangkan gempa kecil dengan kekuatan kurang dari M5,0 terjadi sebanyak 11.229 kali," kata Daryono dalam keterangan resminya, Sabtu, 28 Desember 2019.

Daryono menyebut gempa bumi yang guncangannya dirasakan masyarakat selama 2019 terjadi sebanyak 1.107 kali.

Berdasarkan peta aktivitas gempabumi (seismisitas) selama 2019, kata Daryono, tampak bahwa kluster aktivitas gempabumi paling aktif berada di daerah Nias, Lombok-Sumba, Laut Maluku Utara, Ambon, Laut Banda, dan Sarmi-Mamberamo.

3 dari 7 halaman

Wilayah Terdampak Gempa Bumi

Sedangkan gempabumi yang kejadiannya menimbulkan kerusakan bangunan rumah terjadi sebanyak 17 kali, yaitu:

1. Gempa Morotai 16 Januari 2019 (M5,3)
2. Gempa Solok Selatan 28 Februari 2019 (M5,6)
3. Gempa Lombok 17 Maret 2019 (M 5,4)
4. Gempa Sumenep 2 April 2019 (M 5,0)
5. Gempa Banggai 12 April 2019 (M 6,9)
6. Gempa Maluku 7 Juni 2019 (M 7,0)
7. Gempa Sarmi 20 Juni 2019 (M 6,2)
8. Gempa Banda 24 Juni 2019 (M 7,4)
9. Gempa Mamberamo 24 Juni 2019 (M 6,1)
10. Gempa Sumbawa 13 Juli 2019 (M 5,3)
11. Gempa Labuha 14 Juli 2019 (M 7,2)
12. Gempa Banten 2 Agustus 2019 (M 6,9)
13. Gempa Bali 13 Agustus 2019 (M 5,0)
14. Gempa Gunung Salak 23 Agustus 2019 (M 4,0)
15. Gempa Ambon 26 September 2019 (M 6,5)
16. Gempa Ambon 10 Oktober 2019 (M 5,2)
17. Gempa Maluku 14 November 2019 (M 7,1)

4 dari 7 halaman

Ini Penyebab Gempa Magnitudo 7,1 di Perairan Jailolo

Dream - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa berkekuatan Magnitudo 7,1 di Jaiolo, Maluku Utara, terjadi karena penyesaran di Lempeng Laut Maluku.

" Dengan memerhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal. Ini akibat adanya deformasi atau penyesaran dalam Lempeng Laut Maluku," kata Kepala Pusat BMKG Dwikorita Karnawati, dikutip dari , Jumat 15 November 2019.

Menurut Dwikora, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (Thrust Fault).

Berdasarkan pemantauan muka air laut melalui alat monitor, gejala adanya perubahan air laut di Ternate terjadi sekitar 6 sentimeter, Pantai Jailolo sekitar 9 sentimeter, dan Pantai Bitung sekitar 10 sentimeter.

" Namun setelah kami pantau selama dua jam tidak terjadi lagi gejala atau kenaikan muka air laut, maka peringatan dini tsunami ini dinyatakan berakhir pada Jumat pukul 01.45 WIB," ujar dia.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, mengingatkan masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh isu yang beredar.

" Warga agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa. Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," kata Rahmat.

Guncangan gempa bumi 7,1 magnitudo dirasakan di daerah Bitung dan Manado IV-V MMI (getaran dirasakan hampir semua penduduk, orang banyak terbangun), Gorontalo dan Ternate III-IV MMI (dirasakan oleh orang banyak dalam rumah), di Buol II MMI (Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).

Sumber: 

5 dari 7 halaman

72 Gempa Susulan Terjadi Usai Gempa M 7,1 di Maluku Utara

Dream - Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Daryono mengatakan hingga pukul 06.59 WIB masih terjadi gempa susulan di sekitar pusat gempa Jailolo, Maluku Utara.

" Hingga pagi ini pukul 06.59 WIB telah terjadi 74 aktivitas gempa susulan (aftershocks) di Laut Maluku utara pasca gempa utama M 7.1," kata Daryono, di Instagram pribadinya, Jumat, 15 November 2019.

Berdasarkan catatan BMKG, pasca gempa di Jailolo, terjadi sejumlah gempa. Kekuaatan gempa mencapai Magnitudo 5.0 pada pukul 00:55:18 WIB, dengan titik lokasi di 1.54 LU,126.46 BT atau 128 km Barat Laut Jailolo di kedalaman 10 kilometer. BMKG menyatakan gempa susulan ini tidak berpotensi tsunami.

Kemudian gempa selanjutnya tercatat dengan magnitudo 5.9 pada pukul 01:45:39 WIB yang berada di titik lokasi 1.49 LU, 126.40 BT dengan pusat gempa berada di dasar laut atau 127 km Barat Laut Jailolo di kedalaman 10 kilometer.

6 dari 7 halaman

BNPB

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wiboto mengatakan, gempa tersebut juga dinyatakan tidak berpotensi tsunami dan guncangannya dirasakan (MMI) III Ternate, II-III Manado, II-III Tahuna dan II-III Bitung.

Sebelumnya BMKG menyatakan status peringatan dini tsunami pascagempa utama M 7,1 yang diakhiri pada pukul 01.45 WIB.

BMKG juga memutakhirkan laporan adanya gelombang tsunami dengan ketinggian masing-masing 0,6 meter di Ternate (23.43 WIB), 0,9 meter di Jailolo (23.43) dan 0,10 meter di Bitung (00.08 WIB).

" Sementara ini belum adanya laporan kerusakan infrastruktur ataupun jatuhnya korban jiwa. Tim gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama TNI/Polri sedang berupaya melalukan kaji cepat terkait pascagempa tersebut," kata Agus.

7 dari 7 halaman

Detik-detik Kepanikan Warga Akibat Gempa M 7,1 di Maluku Utara

Akun Instagram @makassar_iinfo memuat beberapa video kepanikan warga. Jalanan di Jailolo ramai dengan warga yang berusaha menyelamatkan diri. Jalanan semakin padat akibat banyaknya warga yang menggunakan kendaraan bermotor.

Sementara, banyak warga berlarian keluar bangunan. Mereka menghindari potensi terkena reruntuhan.

Kondisi beberapa bangunan di Jailolo mengalami kerusakan. Seperti pada salah satu hotel, plafon sampai jebol akibat kuatnya guncangan.

      View this post on Instagram

Gempa bumi magnitudo 7,4 dilaporkan terjadi di perairan dekat Jailolo, Maluku Utara, dan Sulawesi Utara pada pukul 23.17. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan gempa itu berpotensi tsunami. . Dilansir dari akun Twitter BMKG, Kamis (14/11), mereka menyatakan pusat gempa berada di koordinat 1,63 derajat Lintang Utara dan 126,49 derajat Bujur Timur. . Jarak pusat gempa sekitar 134 kilometer sebelah barat laut Jailolo. Kedalamannya mencapai 10 kilometer. . Artikel: CNNIndonesia.com

A post shared by MAKASSAR INFO (@makassar_iinfo) on

Terkait
Join Dream.co.id