Ganggu Istri Orang, Pria di Wonogiri Didenda Rp30 Juta

News | Minggu, 8 September 2019 06:01
Ganggu Istri Orang, Pria di Wonogiri Didenda Rp30 Juta

Reporter : Maulana Kautsar

Kecurigaan warga.

Dream - Seorang pemuda di sebuah dusun di Kecamatan Sidoharjo, Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah terekam sedang membacakan surat pengakuan telah mengganggu rumah tangga orang lain.

Pemuda tersebut bersedia membayar denda senilai Rp30 juta. Uang itu akan dia bayarkan dalam waktu sepekan.

Dilaporkan Solopos.com, kasus itu bermula dari kecurigaan warga yang melihat seorang pria mendatangi rumah korban.

Di rumah itu, hanya ada seorang perempuan bersama anaknya. Sedangkan suaminya tidak ada di rumah karena sedang merantau.

Pria itu datang pada malam hari dan pulang juga larut malam. Terkadang dia pulang saat dini hari.

 

2 dari 8 halaman

Berduaan dalam Kamar

Aksi pemuda itu mulai menjadi perhatian warga saat peringatan pergantian tahun Islam, 1 Muharam, Sabtu, 31 Agustus 2019. Warga yang sedang menjalani syukuran melihat pemuda itu mengunjungi rumah si perempuan.

Warga lantas berinisiatif menghubungi suami perempuan. Warga bertanya apa si suami punya saudara dengan ciri-ciri seperti pemuda itu.

Mendengar keanehan yang dialami, si suami akhirnya pulang. Di depan rumahnya sudah ada sejumlah warga yang menunggu.

Saat mencoba masuk, istrinya sedang berduaan dengan si pemuda itu di kamarnya.

Camat Sidoharjo, Mulyono membenarkan peristiwa itu. Kasus itu akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan.

" Iya, betul yang bersangkutan dikenai denda Rp30 juta. Masalah sudah selesai," kata Mulyono. (ism) 

3 dari 8 halaman

Surat Tilang Dikirim ke Rumah, Istri Pergoki Suami Bonceng Selingkuhan

Dream - Serapat-rapatnya menyembunyikan bangkai, baunya bakal tercium juga. Pepatah itu cocok untuk kisah pria asal Thailan berikut ini.

Kisah perselingkuhan pria yang tak disebutkan identitasnya itu terbongkar setelah sebuah surat tilang dikirim ke rumahnya. Dalam surat tilang itu, disertakan foto pria itu tengah membonceng wanita lain, bukan istrinya.

Menurut World Of Buzz, pria itu melanggar lalu lintas karena membonceng seseorang tanpa menggunakan helm. Dan, foto tersebut disertakan sebagai alat bukti pelanggaran aturaan lalu lintas, bukan untuk mempermalukan sang pria.

Ya itu tadi, serapat apapun menyembunyikan banagka, baunya bakal tersium juga. Sepandai apapun menutupi perselingkuhan, bakal diketahui pasangan. Apapun caranya, termasuk melalui surat tilang.

4 dari 8 halaman

Surat Tilang Dibuka Sang Istri

Surat tilang itu dibuka sang istri. Melihat foto sang suami yang membonceng seorang wanita, sang istri pun berfikir. Apalagi keduanya terlihat akrab. 

 Tilang

Tetapi setelah diamati lekat-lekat, sang istri menyadari bahwa wanita dalam foto itu bukanlah dirinya. Tentu saja sang istri merasa hatinya remuk, bagai disambar geledek di siang bolong.

5 dari 8 halaman

Siapa Wanita Itu?

Foto itu membuat sang istri bertanya-tanya. Siapa sosok wanita yang sedang dibonceng oleh suaminya tercinta?

Namun saat ditanya, pria itu hanya bisa diam seribu bahasa. Kisah ini pun viral usai diposting ke facebook oleh sang istri.

Postingan ini sontak membuat banyak warganet tertawa. Mereka menyebut bahwa kecanggihan teknologi lalu lintas mungkin saja menghancurkan pernikahan pria itu.

Maka dari itu, penting dicatat untuk selalu menggunakan helm saat berkendara. Karena helm dapat menyelamatkan pria dari banyak kesulitan, hehehe.

6 dari 8 halaman

Kena Tilang? Cek Daftar Denda Resmi di Sini

Dream - Pengendara yang terkena tilang polisi bisa meminta slip biru bila menerima kesalahannya. Dengan slip ini, pengendara bisa membayar denda tilang ke BRI setempat dan mengambil dokumen kendaraan yang disita polisi.

Bila tidak setuju dengan tilang polisi, pengendara bisa meminta slip merah. Dengan slip ini, kasus tilang akan diselesaikan di pengadilan. Biasanya butuh waktu lima hingga sepuluh hari kerja dari tanggal penilangan.

Pertanyaannya, berapakah tarif denda resmi pelanggaran lalu lintas? Berikut ini adalah daftarnya berdasrkan Undang-Undang No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, sebagaimana dikutip dari laman Polri.

7 dari 8 halaman

SIM dan STNK

1. Setiap pengendara kendaraan bermotor yang tidak memiliki SIM, dipidana dengan pidana kurungan paling lama empat bulan atau denda paling banyak Rp4 juta.

2. Setiap pengendara kendaraan bermotor yang memiliki SIM, namun tidak dapat menunjukannya, paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

3. Setiap pengendara kendaraan bermotor yang tak dipasangangi tanda nomor kendaraan dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.

4. Setiap pengendara yang tidak dilengapi STNK atau Surat Tancda Coba Kendaraan Bermotor, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.

8 dari 8 halaman

Persyaratan Teknis Tak Lengkap

5. Setiap pengendara sepeda motor yang tidak memenuhi persyaratan teknis dan laik jalan, seperti spion, lampu utama, lampu rem, klakson, pengukur kecepatan, dan knalpot, bisa dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

6. Setiap pengendara mobil yang tidak memenuhi persyaratan teknis, seperti spion, klakson, lampu utama, lampu mundur, lampu rem, kaca depan, bumper, penghapus kaca, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.

7. Setiap pengendara mobil yang tidak dilengkapi dengan perlengkapan berupa ban cadangan, segitiga pengaman, dongkrak, pembuka roda, dan P3K bisa dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

8. Setiap pengendara atau penumpang sepeda motor yang tak mengenakan helm SNI, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

9. Setiap pengendara yang melanggar rambu lalu lintas, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.

10. Setiap pengendara yang melanggar aturan batas kecepatan paling tinggi atau paling rendah, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 2 bulan atau denda paling banyak Rp500 ribu.

11. Setiap pengemudi atau penumpang yang duduk di samping pengemudi mobil tak mengenakan sabuk keselamatan, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

12. Setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan tanpa menyalakan lampu utama pada malam hari dan kondisi tertentu bisa dipidana kurungan paling lama 1 tahun atau denda paling banyak Rp250 ribu.

13. Setiap orang yang mengemudikan sepeda motor di jalan tanpa menyalakan lampu utama pada siang hari, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 15 hari atau denda paling banyak Rp100 ribu.

14. Setiap pengendara sepeda motor yang akan berbelok atau balik arah tanpa memberi isyarat lampu, dipidana kurungan paling lama 1 bulan atau denda paling banyak Rp250 ribu.

22 NOV 2019 | 15:00 WIB - Dear Netizen - Polemik Wacana Sertifikasi dan Kelas Pranikah
Join Dream.co.id