FOTO: Masjid di `House of Religion` Swiss, Satu Atap Empat Keyakinan

News | Rabu, 12 Desember 2018 18:01
FOTO: Masjid di `House of Religion` Swiss, Satu Atap Empat Keyakinan

Reporter : Cynthia Amanda Male

Masjid ini sangat nyaman. Membuat kita rileks dan khusuk dalam sholat.

Dream - Masjid di Bern, ibukota Swiss punya keunikan tersendiri. Ya, masjid itu berada dalam satu gedung dengan tempat ibadah untuk agama lainnya, seperti Kristen, Hindu dan Budha.

Gedung itu bernama 'House of Religion'. Ide rumah ibadah bersama ini berawal dari keinginan warga Bern mewadahi kehidupan multikultural dan multietnik pada 2001 silam. Dengan begitu dapat memperkuat rasa saling menghormati dan damai satu sama lain dari pemeluk agama.

Berdiri di lahan 25.800 meter persegi, desain gedung dibuat futuristik dan modern. Jadi tidak terlihat menonjolkan identitas satu dari tempat ibadah yang ada.

Gedung 'Ruang Antar Agama' ini merupakan rancangan kolaborasi dua arsitek, Bauart Architects and Planners Ltd (Bern) dan Urbanoffice (Amsterdam).

Bangunan ini tidak hanya mengakomodasi ruang-ruang religius, tapi juga banyak fungsi lain; ruang komersial dan kerja, ada juga restoran.

 Masjid Bern, Denyut Islam di Swiss

Dari luar, mungkin kita menyangka itu adalah gedung pameran. Karena tampilan depannya menggunakan bahan material kaca. Pengerjaan bangunan itu berlangsung selama 2 tahun, dari 2012 hingga selesai 2014.

Penasaran seperti apa masjid dalam gedung yang lokasi di kawasan Europaplatz 1, Bern, Swiss?

Jurnalis Dream Cynthia Amanda Male yang datang mengujungi Masjid Bern dalam rangkaian acara 'Europe trip with Wardah Skin Innovation', membagikan foto-fotonya biar kalian tidak penasaran. Yuk tengok!

2 dari 2 halaman

Ini Foto-fotonya

Melihat ke dalam masjid, terdapat gambar mozaik kaligrafi di sekeliling dinding berkelir putih. Satu lampu kristal dengan bentuk sarang tawon menggantung di tengah-tengah ruangan masjid. Lantai dilapisi karpet.

 Masjid di Bern, Swiss

(Masjid di Bern, Swiss/Cynthia Amanda Male)

Seperti di tempat lain, masjid ini juga memiliki mimbar dan ruang tempat imam. Desain mimbar dibuat unik karena menggunakan kubah kecil di atasnya. Ruang imam itu diampit dua jam berukuran besar. Di dindingnya terdapat waktu petunjuk sholat.

 Masjid di Bern, Swiss

(Masjid di Bern, Swiss/Cynthia Amanda Male)

Sebelum menunaikan sholat di Masjid Bern, kami menyempatkan untuk mengambil air wudhu di sebuah ruang khusu. Areal berwudhu ini memiliki pancuran dan tempat duduk untuk memudahkan setiap jemaah kala air wudhu.

Kamu yang pernah datang ke Masjid Istiqlal, Jakarta mungkin bisa membayangkan desainnya. 

 Masjid di Bern, Swiss

(Masjid di Bern, Swiss/Cynthia Amanda Male)

Jemaah juga tak perlu khawatir dengan alas kakinya. Pengelola masjid telah menyediakan sebuah rak besar di ruang penyimpanan sepatu dan sandal.

 Masjid di Bern, Swiss

(Masjid di Bern, Swiss/Cynthia Amanda Male)

Meski ukurannya tidak besar. Masjid ini terasa sangat nyaman dan lapang. Kondisi ini membuat jemaah yang menunaikan ibadah bisa lebih rileks dan insyaallah khusuk dalam sholat.

 Masjid di Bern, Swiss

(Masjid di Bern, Swiss/Cynthia Amanda Male)

Representasi Feminisme Versi Barli Asmara
Join Dream.co.id