Fakta-fakta Tukang Galon Bunuh Ibu dan Anak di Pinrang

News | Minggu, 27 Juni 2021 19:39

Reporter : Ahmad Baiquni

Tukang galon tersebut dikuasai nafsu ingin memperkosa korban.

Dream - Seorang ibu, Sri Irmawati, 34 tahun bersama anaknya menjadi korban pembunuhan keji. Keduanya tewas di kamar kos berlokasi di Kecamatan Wattang Sawitto, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan.

Pelaku diketahui berinisial AS, 19 tahun. AS diketahui berprofesi sebagai tukang galon.

Jenazah korban bersama anaknya ditemukan tergeletak di kamar kos pada Minggu, 17 Juni 2021, sekitar pukul 12.30 WITA. Polisi kemudian memasang garis pengaman.

Pelaku diamankan tidak lama usai kejadian. Sementara dari Tempat Kejadian Perkara, polisi menemukan tiga pisau dapur dan satu gunting yang digunakan pelaku.

 

Fakta-fakta Tukang Galon Bunuh Ibu dan Anak di Pinrang
Ilustrasi
2 dari 5 halaman

Jenazah ditemukan Suami

Saat kejadian, suami korban, Ashari, sedang tidak di rumah karena sedang bekerja. Begitu pulang, Ashari menjumpai istri dan anaknya sudah tidak bernyawa.

" Suaminya lagi pergi kerja. Pas pulang, dia sudah temukan istri dan anaknya tergeletak di dalam kamar kos," ujar mertua korban, P Nenna.

Kapolsek Watang Sawitto, Kompol Hajeri, mengatakan dugaan awal mengarah pada pembunuhan.

 

3 dari 5 halaman

Penuh Luka Tusuk

Kasat Reskrim Polres Pinrang, Iptu Deki Marizaldi, menyatakan korban mengalami banyak luka tusuk. Baik pada jenazah Sri maupun anaknya.

Sri menderita luka tusuk di pinggang kanan dan punggung. Juga mengalami luka cakaran di leher.

Sementara sang anak menderita luka tusuk di leher kanan.

 

© Dream
4 dari 5 halaman

Niat Ingin Memperkosa

Deki mengatakan pelaku tega melancarkan aksinya karena muncul niatan untuk memperkosa korban. Pelaku tergiur dengan penampilan korban.

Awalnya, pelaku masuk kamar kos korban untuk mengantarkan pesanan air galon. Saat melihat korban, timbul niat pelaku untuk memperkosa.

Pelaku langsung memegang tangan dan mendorong korban hingga terjatuh di tempat tidur. Korban pun berusaha melawan pelaku.

Pelaku kemudian mengambil pisau dan menusuk korban sebanyak dua kali. Setelah itu, pelaku masih berniat memperkosa korban.

 

5 dari 5 halaman

Bunuh anak korban

Saat akan melancarkan aksi bejatnya, anak korban keluar dari toilet. Pelaku segera berbalik dan memukul perutnya.

Setelah itu, pelaku kembali mengambil pisau dan menusuk akan korban sebanyak dua kali. Kemudian pelaku kabur dari lokasi.

Sebelum kabur, pelaku sempat mengunci kamar kos korban dari luar. Kunci tersebut kemudian dibuang pelaku, dikutip dari Makassar Today.

© Dream
Join Dream.co.id