Fabel Adalah Cerita Binatang Sarat Pesan Moral: Ciri, Simbol, Jenis, dan Contoh

News | Jumat, 7 Agustus 2020 06:03
Fabel Adalah Cerita Binatang Sarat Pesan Moral: Ciri, Simbol, Jenis, dan Contoh

Reporter : Arini Saadah

Belajar tentang hidup bukan dari manusia saja, tetapi juga pada binatang, alam, pepohonan, dan tumbuh-tumbuhan.

Dream – Penarkah kamu membaca atau mendengar cerita-cerita tentang binatang? Jika pernah, berarti yang kamu baca atau dengarkan itu adalah cerita fabel.

Fabel adalah cerita tentang binatang, baik penokohan dan settingnya semua berkaitan dengan binatang.

Meskipun bercerita tentang binatang, isi cerita fabel adalah mengandung banyak nilai moral kehidupan. Fabel adalah termasuk jenis cerita fiksi namun mengandung pesan kehidupan yang mendalam dan pantas dijadikan contoh bagi anak-anak.

Belajar tentang hidup bukan dari manusia saja, namun juga bisa pada binatang, alam, pepohonan, tumbuhan dan segala hal yang ada di alam semesta ini.

Ceria fabel tidak hanya mengisahkan tentang kehidupan binatang, namun juga sebagian terdapat cerita kehidupan manusia dengan berbagai karakter. Karater mereka ada yang baik dan ada juga yang jahat.

Mereka memiliki sifat jujur, sopan, pintar, bersahabat, licik, culas, suka menipu, dan ingin menang sendiri. Sebenarnya maksud cerita fabel adalah tidak hanya ditujukan untuk anak-anak saja, namun juga kepada orang dewasa.

2 dari 6 halaman

Pengertian Fabel

Ilustrasi© Liputan6.com

Asal kata fabel adalah dari Bahasa latin “ fabula” yang artinya sebuah cerita. Fabel adalah salah satu bentuk dongen yang menampilkan binatang sebagai tokoh utama.

Definisi fabel adalah dongeng yang berisi tokoh-tokoh binatang, tumbuhan, benda-benda yang tak bergerak, ataupun kekuatan alam lainnya yang digambarkan memiliki kemampuan seperti manusia, bisa berjalan, makan, berbicara, dan berpikir.

Fabel hadir hampir bersamaan dengan cerita-cerita tentang peri atau biasa disebut fairy tale. Fabel sudah ada sejak zaman dahulu sekitar abad pertengahan ke enam. Penyebaran fabel adalah dilakukan dari mulut ke mulut, diturunkan dari generasi ke generasi selanjutnya, dan dibawa dari satu tempat ke tempat yang lain.

Binatang mewakili manusia dengan berbagai kesalahan dan kebajikannya. Biasanya pengarang fabel tidak hanya tertarik untuk menempatkan tokoh binatang sesuai habitatnya.

Pengarang fabel lebih tertarik membahas perilaku dengan tujuan untuk memberikan pesan moral kepada manusia tentang aturan-aturan kehidupan.

3 dari 6 halaman

Ciri-Ciri Fabel

Ilustrasi© Sites Google

Ciri-ciri fabel adalah sebagai berikut:

  1. Binatang sebagai tokoh utama dalam cerita.
  2. Tokoh utama bisa bertingkah seperti manusia (berbicara dan berpikir).
  3. Menunjukkan penggambaran moral dan karakter manusia dan kritik tentang kehidupan.
  4. Alur cerita pendek dan sederhana.
  5. Karakter tokoh diuraikan secara terperinci.
  6. Gaya penceritaan secara lisan.
  7. Pesan atau tema kadang ditulis dalam cerita.
  8. Menggunakan kata-kata yang mudah dipahami.
  9. Mengkritisi sifat manusia, diskriminasi kaum lemah, dan keadaan masyarakat.
4 dari 6 halaman

Arti Simbol Binatang Pada Fabel

Ilustrasi© Liputan6.com

Binatang yang menjadi tokoh-tokoh dalam cerita fabel adalah sering dikaitkan dengan karakteristik tertentu dan berfungsi sebagai simbol penokohan.

Babi hutan misalnya, menjadi simbol kesuburan, kekayaan, kekuatan dan keberanian. Tentu saja binatang juga memiliki simbol positif dan negatif. Berikut arti simbol binatang pada cerita fabel:

Burung: lambing keahlian, ilmu, keberanian bagi para prajurit.

Ikan: simbol ilmu pengetahuan.

Kuda, sapi, babi: simbol kesuburan.

Naga: simbol kehancuran, masalah dan ketidaksuburan.

Ular: simbol kejahatan, kelicikan, dan masalah.

Arti simbol binatang tersebut tidak selamanya sama, tetapi disesuaikan dengan wilayah, kebudayaan, dan tradisi tempat fabel dibuat.

5 dari 6 halaman

Jenis-Jenis Fabel

Ilustrasi© Instagram @winny_pohh

Cerita fabel adalah dibedakan menjadi dua jenis yaitu fabel klasik dan fabel modern.

Fabel klasik adalah cerita fabel yang sudah ada sejak zaman dahulu, tapi tidak diketahui persis kapan waktu penciptaannya, karena cerita fabel klasik diwariskan secara turun temurun dari mulut ke mulut.

Ciri-ciri fabel klasik adalah ceritanya sangat pendek, temanya sederhana, kental dengan petuah, dan sifat hewani masih melekat.

Sedangkan fabel modern adalah cerita yang munculnya dalam waktu yang realtif belum lama dan bahkan sengaja ditulis oleh pengarang sebagai bentuk karya sastra.

Ciri-ciri fabel modern ini adalah cerita bisa pendek atau Panjang, temanya lebih rumit, penulisan berupa epik atau saga, dan karakter setiap tokoh unik.

6 dari 6 halaman

Contoh Cerita Fabel

Ilustrasi© Shutterstock

Judul: Gagak Meniru Elang

Seekor burung Elang, dengan kekuatan sayapnya menyambar seekor anak domba dengan kukunya dan membawanya pergi jauh ke angkasa, seekor burung gagak melihat kejadian itu, dan terbayang dibenaknya sebuah gagasan bahwa dia mempunyai kekuatan untuk melakukan hal yang sama dengan burung elang tersebut.

Dan dengan membuka sayapnya lebar-lebar kemudian terbang di udara dengan galaknya, dia meluncur kebawah dan dengan cepat menghamtam bagian punggung seekor domba.

Tetapi ketika dia mencoba untuk terbang kembali dia baru sadar kalau dia tidak bisa mengangkat domba tersebut dan dia tidak dapat terbang lagi karena kukunya telah terjerat pada bulu domba.

Walaupun dia mencoba untuk melepaskan dirinya, jeratan itu terlalu sulit untuk dilepaskan sehingga dia merasa putus asa dan tetap tinggal di atas punggung domba tersebut.

Seorang pengembala yang melihat lantas bergerak mendekatinya. burung gagak itu mengibas-ngibaskan sayapnya berusaha melepaskan diri, pengembala itu menyadari apa yang telah terjadi.

Pengembala itupun berlari dan segera menangkap burung itu lalu mengikat dan mengurung burung gagak tersebut, setelah menjelang sore dia memberikan burung gagak itu kepada anak-anaknya di rumah untuk bermain.

Betapa lucunya burung ini!” mereka sambil tertawa, “ ini disebut burung apa ayah?”

“ Itu burung gagak, anakku. Tetapi jika kamu bertanya kepadanya, dia akan menjawab dia adalah seekor burung elang.”

Sumber: pengacar.co.id, berbagai sumber.

Join Dream.co.id