Terjadi 4 Kekerasan dan Pelecehan Guru dalam 3 Bulan

News | Senin, 25 Maret 2019 17:00
Terjadi 4 Kekerasan dan Pelecehan Guru dalam 3 Bulan

Reporter : Maulana Kautsar

Kasus kekerasan dan pelecehan terhadap guru marak terjadi empat bulan belakangan.

Dream - Selama 2019, terjadi empat kekerasan dan pelecehan terhadap guru. Yang terbaru, kasus pelecehan guru perempuan di dalam kelas.

Kasus tersebut viral usai diunggah akun Instagram Lambe Turah. Guru tersebut tampak dikerubuti para siswa lelaki. Mereka menyanyi dan menari sambil membawa sejumlah uang, seolah ingin menyawer sang guru.

Sementara itu, seorang siswa yang bertelanjang dada tampak naik ke atas meja guru.

Sejak diunggah pada Sabtu, 23 Maret 2019, video itu menjadi viral. Kasus ini ramai dibicarakan oleh pengguna media sosial.

Kasus ini menambah deretan peristiwa pelecehan dan kekerasan terhadap pendidik. Pada Februari 2019, terdapat dua kasus pelecehan terhadap guru. Kasus pertama terjadi di Gresik, Jawa Timur, dan yang kedua terjadi di Yogyakarta.

Kasus di Gresik menyita perhatian banyak pihak. Sosok guru honorer bernama Khalim itu ditantang oleh murid SMP Wringianom. Sang murid bahkan tak segan mencengkeram kerah baju dan menantang Khalim. Kasus tersebut berakhir dengan permintaan maaf si murid.

2 dari 3 halaman

Ditantang Siswa

Sementara itu, masih di bulan yang sama, seorang guru SMK di Yogyakarta ditantang berkelahi siswanya.

 Guru ditantang siswa di Yogyakarta (Foto: Facebook Putri Rizky)

Guru ditantang siswa di Yogyakarta (Foto: Facebook Putri Rizky)

Peristiwa itu bermula ketika si guru mengambil ponsel siswa. Tak terima, siswa itu marah dan mengambil tas milik sang guru.

Peristiwa kekerasan terhadap juga dapat mengarah ke aksi kriminal. Guru SMP Negeri 6 Kalukku, Herlawan Ahlak Hansyah, dipukuli wali murid dan siswanya.

 

3 dari 3 halaman

Dipukul Wali Murid

Menurut laman Liputan6.com, peristiwa itu terjadi ketika Herlawan menegur salah satu siswa yang tak berpakaian rapi saat upacara bendera Senin, 11 Maret 2019. Herlawan menegur FA dengan cara memukul lengannya

Kasus ini dilaporkan ke polisi. Heri, adik korban, melaporkan peristiwa itu pada Rabu, 13 Maret 2019.

" Setelah mendapat laporan itu, Tim Python dari Satreskrim Polres Mamuju langsung bergerak menangkap Amran," kata Kapolres Mamuju, AKBP Rivai Arvan.

Amran diamankan polisi di rumahnya, Desa Pokkang. Arvan menyebut, dari hasil interogasi sementara, Amran memukul Herlawan karena sakit hati anaknya dipukul oleh gurunya.

Terkait
BJ Habibie Dimakamkan di Samping Ainun Habibie
Join Dream.co.id