Pernah Sindir Lawan Politik, Donald Trump Akhirnya Ikut Pakai Masker

News | Senin, 13 Juli 2020 18:00
Pernah Sindir Lawan Politik, Donald Trump Akhirnya Ikut Pakai Masker

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Saya tidak pernah menolak menggunakan masker tapi saya yakin ada faktor waktu dan tempat untuk memakainya

Dream - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengenakan masker untuk pertama kalinya dihadapan publik pada Sabtu, 17 Juli 2020 waktu setempat. Sejak pandemik Corona menyerang Negeri Paman San, Trump sesumbar negara mampu mengatasi pandemik ini dengan tidak memakai masker di setiap acara kenegaraan.

" Saya tidak pernah menolak menggunakan masker tapi saya yakin ada faktor waktu dan tempat untuk memakainya," jelas Donald Trump dilansir dari World of Buzz, Senin 13 Juli 2020.

Diketahui, Trumps pernah berkata bahwa dia tidak akan pernah mengenakan masker. Dia bahkan menghina lawan politiknya dalam Pemilihan Presiden AS dari Partai Demokrat, Joe Biden, yang kerap menggunakan masker.

2 dari 5 halaman

Sandingkan Diri dengan Lone Ranger

Trump menyebut senang dengan penampilannya menggunakan masker. Ia bahkan menyamakan dirinya dengan Lone Ranger, soerang pahlawan rekaan asli Amerika yang menindak kejahataan pada masa lalu.

Pada April lalu, ketika Pusat Kontrol Penyakit AS (CDC) mengeluarkan anjuran protokol kesehatan bagi masyarakat untuk mengenakann masker berbahan kain, Trump mengatakan kepada pers bahwa ia tidak akan melakukan anjuran tersebut.

" Saya rasa saya tidak akan melakukannya. Memakai masker saat saya bertemu dengan presiden, perdana menteri, dikator, raja, ratu. Saya tidak bisa membayangkannya," ujar Trump.

3 dari 5 halaman

Hingga kini, Amerika Serikat memiliki 66.528 kasus virus corona yang dilaporkan dalam 24 jam terakhir dan 135.000 kematian hingga berita ini ditulis.

Sudah waktunya bagi Presiden Amerika Serikat untuk memberikan contoh yang baik bagi pendukungnya dan semua orang untuk mengikuti protokol kesehatan demi keselamat berama.

(Sah, Sumber: worldofbuzz.com)

4 dari 5 halaman

Donald Trump Mengiyakan Permintaan Ventilator Jokowi

Dream - Kebutuhan ventilator di seluruh negara di dunia sangat mendesak di masa pandemi Covid-19. Tak terkecuali Indonesia, yang jumlah ventilatornya jauh dari kata ideal jika dibandingkan dengan lonjakan pasien.

Kondisi tersebut membuat Presiden Jokowi meminta bantuan ke Amerika Serikat (AS). Rupanya, Jokowi melakukan pembicaraan langsung dengan Presiden AS, Donald Trump. Ia meminta bantuan ventilator pada negara adikuasa ini.

Hal tersebut diketahui dari cuitan pada 24 April 2020 lalu di akun Twitter resmi Presiden Trump @realDonaldTrump. Dalam tulisannya, Trump mengungkap kalau telah berkomunikasi dengan Joko Widodo.

" Baru saja berbicara dengan teman saya, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. Meminta ventilator, dan kita akan menyediakan. Sebuah kerjasama yang baik antara kita!,"  tulis Trump.

 

5 dari 5 halaman

Kritikan Bermunculan

Keputusan Trump untuk membantu Indonesia dalam hal penyediaan ventilator untuk pasien Covid-19 ternyata memicu kritikan keras warga AS. Hal ini tampak dari komentar yang bermunculan dari cuitan Trump tersebut.

Banyak yang menganggap keputusan Trump tidak bijak, karena kebutuhan dalam negeri AS akan ventilator juga masih sangat tinggi. Seperti komentar akun @ChrisJZullo yang menulis " Anda dapat mengirim ventilator ke luar negeri tapi tak bisa menyediakan Alat Pelindung diri yang memadai di sini" .

Komentar lainnya datang dari akun @dvillella yang menulis " Teman Anda bisa mendapat ventilator, tapi gubernur di Amerika Serikat sampai harus mengiba pada Anda?" .

Kasus Covid-19 di Amerika Serikat memang termasuk tertinggi di dunia. Menurut situs John Hopkins per 26 April 2020, pasien positif di AS berjumlah 938.154, dengan jumlah korban meninggal dunia mencapai 17.126.

Terkait
Join Dream.co.id