DMI Imbau Masjid Dibuka Kembali Saat New Normal, Ini Syaratnya

News | Selasa, 2 Juni 2020 12:00
DMI Imbau Masjid Dibuka Kembali Saat New Normal, Ini Syaratnya

Reporter : Ahmad Baiquni

Pengurus masjid diminta menerapkan protokol kesehatan.

Dream - Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengimbau pembukaan kembali masjid untuk aktivitas ibadah menyusul fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang pelaksanaan ibadah di masa pandemi Covid-19.

" Membuka masjid untuk jemaah, baik sholat wajib lima waktu maupun jumatan, dengan tetap mengikuti perkembangan informasi penularan Covid-19 di daerah setempat," demikian bunyi poin pertama imbauan yang ditandatangani Ketua Umum DMI, Jusuf Kalla.

Masjid diharuskan memberlakukan protokol Covid-19 untuk menjaga keselamatan jemaah, seperti menerapkan jaga jarak minimal satu meter antar-jemaah, memakai masker, menggunakan sajadah atau sapu tangan sendiri, serta kelengkapan lain yang diperlukan.

" Gulung karpet, disiplin membersihkan lantai masjid atau mushola dengan karbol dan disinfektan serta menyiapkan hand sanitizer," demikian poin ke tiga.

Selain itu, DMI mengimbau pengurus tiap masjid menggunakan pengeras suara sebagai media siar yang efektif terkait informasi penting dan bersifat darurat. Juga menampung zakat, infak dan sedekah masyarkat baik uang lump sum atau sembaki dan mendayagunakannya semaksimal mungkin untuk peningkatan imunitas kesehatan jemaah.

" Siagakan masjid sebagai Pos Reaksi Cepat jika terdapat jemaah tertular Covid-19," demikian poin selanjutnya.

2 dari 6 halaman

Ketentuan Sholat Jumat

Di samping itu, DMI juga meminta masjid dijadikan sebagai tempat aman yang steril Covid-19.

Sementara terkait ketentuan jaga jarak, kapasitas masjid dikurangi menjadi 40 persen dari daya tampung normal. Untuk memenuhi kebutuhan jemaah berpedoman pada syariat maka sholat Jumat dilaksanakan dengan ketentuan baru.

" Di samping masjid-masjid, juga di mushola-mushola dan tempat-tempat umum," berikut bunyi poin selanjunya.

Sedangkan untuk penduduk di kawasan padat, sholat Jumat dilaksanakan dalam dua gelombang. " Jemaah yang sedang sakit batuk, demam, sesak napas, dan mengalami gejala flu agar melaksanakan sholat di rumah hingga dinyatakan sembuh," berikut poin terakhir imbauan DMI.

3 dari 6 halaman

DMI Canangkan Program Dapur Umat Bantu Warga Terdampak Covid-19

Dream – Dewan Masjid Indonesia (DMI) turun serta membantu masyarakat yang terdampak langsung maupun tak langsung dari wabah Covid-19. Setelah program semprot disinfektan di sejumlah masjid, DMI kini mencanangkan program dapur umat. 

Program tersebut disampaikan Wakil Ketua Umum DMI, Syafruddin, dalam rapat video conference bersama sejumlah Ketua DMI seluruh Indonesia.

“ Selain kegiatan penyemprotan, pembagian desinfektan, hari ini kita mulai dr Masjid pencanangan dapur umat penggeraknya organisasi pemuda/remaja Masjid yakni BKPRMI, JPRMI, ISYEF, PRIMA DM,” kata Syafruddin, dikutip dari keterangan tertulis, Kamis 23 April 2020.

Farhan sebagai penanggung jawab dapur umat ini menyampaikan pemuda/remaja Masjid selalu siap berkontribusi terhadap umat sekitar Masjid. Kegiatan ini bertempat di Masjid Jakarta Islamic Centre yang juga merupakan kantor DMI Provinsi DKI Jakarta.

“ Kita bergotong-royong, saling membantu dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan,” kata Farhan.

4 dari 6 halaman

Bagikan 200 Makanan

Sebagai langkah awal, DMI akan membagikan 200 makanan yang disalurkan melalui masjid untuk masyarakat sekitar yang membutuhkan. Ke depannya, dengan dukungan dan partisipasi masyarakat, DMI berharap jumlah makanan akan meningkat dan distribusinya melalui masjid-masjid lain bisa meluas.

“ Kami berharap masjid-masjid di Jakarta tergerak untuk bisa secara mandiri meningkatkan peran ibadah sosial masyarakat di tengah keadaan masjid yang sementara waktu ditiadakan kegiatan ibadah rutinnya,” kata dia.

Sesuai dengan amanah Ketua Umum PP DMI Bapak Jusuf Kalla, masjid harus berperan untuk berkontribusi terhadap kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat.

5 dari 6 halaman

DMI Semprot Disinfektan 10 Ribu Masjid, JK: Lebih Baik Capek Sekarang

Dream - Dewan Masjid Indonesia (DMI) meluncurkan Gerakan Semprot Disinfektan 10 Ribu Masjid se-wilayah DKI Jakarta. Peluncuran gerakan itu digelar di Masjid Al Munawar, Pancoran, Jakarta Selatan.

 

 DMI Semprot Disinfektan 10 Ribu Masjid, JK: Lebih Baik Capek Sekarang© Dream

 

Ketua Umum DMI, Jusuf Kalla, mengatakan gerakan tersebut sebagai upaya mencegah sebaran virus corona, Covid-19, di masyarakat.

" Lebih baik kita sibuk sekarang dari pada sibuk di rumah sakit," kata mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jumat, 13 Maret 2020.

6 dari 6 halaman

Bersihkan Masjid Minimal Pakai Karbol

Menurut JK, sampai saat ini belum ada informasi tentang jemaah yang terjangkit virus corona baru di masjid. Tetapi, gerakan bersih-bersih masjid perlu dilakukan agar bisa mencegah penularan.

" Justru dipertahankan kebersihan itu, mau nanti sudah ada apa-apa baru dibersihkan itu beredarnya cepat karena dengan mudah. Lebih baik capek sekarang dari pada nanti," kata dia.

Membersihkan masjid, lanjut JK, minimal menggunakan karbol. DMI siap membagikan karbol ke sejumlah masjid yang ada di Jakarta maupun di Indonesia.

" Panggil semua pengurus masjid, bersihkan sendiri, pakai karbol, jangan tidak pakai, mending capek sekarang, kebersihan bagian dari iman," ucap dia.

(Sah, Sumber: Merdeka.com/Eko Prasetya)

Join Dream.co.id