Disorot Lantaran Dugem Usai Bertemu Menlu Kena Covid-19, PM Finlandia Minta Maaf

News | Kamis, 9 Desember 2021 13:01

Reporter : Ahmad Baiquni

Sanna Marin tertangkap kamera di sebuah klub malam, padahal dia adalah kontak dekat.

Dream - Perdana Menteri Finlandia, Sanna Marin, menyampaikan permintaan maaf di hadapan publik usai ulahnya disorot. Dia kedapatan masih pergi ke tempat hiburan malam padahal baru bertemu dengan Menteri Luar Negeri yang terpapar Covid-19.

Marin, 36 tahun, tertangkap kamera berada di klub malam Helsinki pada Sabtu malam. Sebelumnya, dia sempat berinteraksi dengan Menlu Pekka Haavisto, yang dinyatakan positif Covid-19.

Permintaan maaf tersebut dia unggah di Facebook keesokan harinya. Dia beralasan mendapatkan saran tidak perlu mengisolasi diri lantaran sudah divaksinasi secara penuh.

" Suami dan saya ... keluar rumah untuk makan, belanja, bertemu teman-teman dan juga menghabiskan waktu menikmati sore dan kehidupan malam," tulis dia.

 

Disorot Lantaran Dugem Usai Bertemu Menlu Kena Covid-19, PM Finlandia Minta Maaf
Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin (Shutterstock.com)
2 dari 3 halaman

Akui Lalai

Dia mengaku seharusnya melakukan pengujian lebih dulu sebelum keluar ke tempat umum. Juga memastikan dua kali instruksi yang dia terima.

" Saya seharusnya menggunakan penilaian yang lebih baik pada Sabtu malam dan memeriksa instruksi yang saya terima untuk kedua kalinya," tulis dia.

Marin pun memutuskan mempersingkat malamnya dan segera kembali ke kediaman. Itu dia lakukan setelah mendapat instruksi lewat telepon kantornya, menyebutkan Marin bisa saja terkena Covid-19 sehari sebelumnya.

Finlandia memang tidak menyarankan orang sudah divaksinasi penuh untuk mengisolasi diri setelah berinteraksi dengan kasus positif Covid-19. Tetapi, negara itu menyarankan menghindari kontak sosial dan mengambil tes untuk kepastian kondisi.

 

3 dari 3 halaman

Dikecam Publik

Haavisto dinyatakan positif Covid-19 sehari setelah bertemu dengan Marin. Sementara, Marin mengetahui hal itu saat pergi di Sabtu malam bersama sang suami.

Dia tetap keluar dan bertemu banyak orang, hingga ajudannya menelepon. Lewat telepon tersebut, Marin mendapat instruksi yang menyatakan dia bisa saja terkena Covid-19 dari pertemuan sehari sebelumnya.

Aksi Marin mendapat banyak kecaman. Banyak yang menilai seharusnya Marin memberi contoh bagi rakyat Finlandia dan langsung meninggalkan bar begitu menyadari statusnya sebagai kontak dekat, dikutip dari Euronews.com.

Join Dream.co.id