Dinilai Sebar Konten SARA dan Asusila, Begini Jawab Netflix

News | Selasa, 21 Januari 2020 15:00
Dinilai Sebar Konten SARA dan Asusila, Begini Jawab Netflix

Reporter : Maulana Kautsar

Orang tua dapat mengawasi konten yang dilihat anak-anaknya.

Dream - Manajer Komunikasi Netflix, Kooswardini Wulandari, menjawab tudingan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) yang menyebut tayangan penyedia layanan media streaming itu mengandung unsur pornografi, SARA, dan asusila.

 

Menurut Kooswardini, sebagai layanan on-demand, Netflix memungkinkan konsumen untuk tidak menjadi anggota dan memutuskan apa yang ingin ditonton.

" Layanan kami mencakup panduan rating dan sinopsis episode untuk membantu anggota membuat pilihan berdasarkan informasi tentang apa yang tepat bagi mereka dan keluarga mereka," kata Kooswardini, Selasa 21 Januari 2020.

Kooswardini mengatakan, Netflix telah mengatur pengawasan dan batasan usia penonton. Tidak hanya itu, Netflix juga memberikan kendali penuh orang tua dengan fitur password atau PIN.

" Fitur kontrol orang tua (parental control) serta PIN untuk mengatur konten pada tingkat-tingkatan usia tertentu di akun Netflix," ucap dia.

 

2 dari 5 halaman

Permintaan Kemkominfo dan YLKI

Sebelumnya diberitakan, YLKI meminta Kemkominfo untuk memblokir Netflix. Kemkominfo diminta tegas karena Netflix menyediakan konten negatif.

" Kewenangan take down di Kemkominfo, seharusnya tanpa perlu menunggu laporan masyarakat dan wajib melakukan monitoring. Kalau itu bertentangan, minimal menegur atau bisa take down Netflix. Jadi, ancaman itu bisa memperkuat posisi tawar Indonesia," tulis Pengurus harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Sudaryatmo.

Plt Kabiro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Ferdinandus Setu mengaku sudah mendengar aduan YLKI terkait konten negatif di Netflix. Kendati, pihaknya akan terlebih dulu melakukan pemantaun mengenai apa yang disinggungkan oleh YLKI.

" Terkait itu, kami perlu mendapatkan film mana atay drama dan seri mana yag persis mengandung muatan yang dilarang karena pasti tidak seluruhnya. Artinya mungkin hanya satu atau dua scene yang mengandung hal itu," kata Ferdinandus.

Ferdinandus melanjutkan, seharusnya Netflix sudah tahu kewajiban untuk memiliki mekanisme penyaringan unsur negatif terkait. Karena kalau tidak, Kemkominfo dapat bertindak tegas untuk memblokir layanan mereka seluruhnya di Indonesia.

" Kalau mereka tidak sediakan mekanisme menghilangkan adegan itu yang melanggar UU ITE maka mau tak mau keseluruhan Netflix tidak bisa beroperasi karena seluruh platform harus sediakan sarana teknis agar konten dilarang UU ITE tak dapat diakses," ucap dia.


Sumber: Liputan6.com/Muhammad Radityo Priyasmoro

3 dari 5 halaman

Nadiem Makarim Gandeng Netflix

Dream - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) membuka kerja sama dengan layanan media streaming digital Netflix. Kerja sama ini ditempuh untuk meningkatkan pertumbuhan perfilman di Indonesia.

" Kami apresiasi Netflix yang memberikan dukungan terhadap pertumbuhan perfilman Indonesia. Kemitraan ini kita lakukan sebagai upaya mendukung dan menginternasionalkan produksi film anak bangsa," kata Mendikbud, Nadiem Makarim, dikutip dari Liputan6.com, Kamis 9 Januari 2019.

Nadiem mengatakan, kerja sama dengan Netflix ini berfokus pada kemampuan kreatif, di antaranya, penulisan kreatif (creative writing), pelatihan pasca-produksi, serta undangan untuk mengirim konsep cerita film pendek.

Tidak hanya teknis pembuatan film, kerja sama juga mendukung upaya pelatihan bidang keamanan online serta tata kelola industri kreatif.

" Kami percaya, inovasi-inovasi yang terus dihasilkan Kemendikbud seperti ini akan mendorong tumbuhnya ekosistem kreatif Indonesia, memungkinkan pembuat film Indonesia untuk mengekspor lebih banyak produk kreatif ke luar negeri," kata dia.

4 dari 5 halaman

Film-film Indonesia

Kuek Yu-Chuang Managing Director, Netflix Asia Pacific, mengaku sangat terkesan dengan cerita-cerita film dari Indonesia yang ditayangkan di Netflix. Dengan kerja sama ini diharapkan akan ada lagi film yang mengangkat tema Indonesia.

" Kami percaya akan ada banyak cerita hebat yang dihasilkan dari Indonesia. Melalui inisiatif-inisiatif ini, kami ingin bisa berkontribusi pada pertumbuhan komunitas kreatif di Indonesia. Netflix juga berharap cerita-cerita tersebut bisa membawa tema-tema unik mengenai Indonesia dan dapat dinikmati oleh masyarakat dunia," ucap dia.

Dalam hal kemitraan ini, Kemendikbud dan Netflix akan membuat suatu workshop yang akan diikuti oleh 100 peserta dari penulis naskah film di Indonesia. Nantinya, 15 orang akan diberangkatkan ke Los Angeles, California.

Sumber: Liputan6.com

5 dari 5 halaman

Jokowi Dukung Nadiem Makarim Hapus Ujian Nasional

Dream - Jokowi mendukung langkah Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makariem, yang akan menghapus pelaksanaan Ujian Nasional (UN) mulai 2021. Dia setuju UN digantikan dengan asesmen kompetensi minimum.

" Sudah diputuskan oleh Mendikbud. Bahwa UN mulai 2021 sudah dihapus. Artinya sudah tidak ada UN lagi tahun 2021," kata Jokowi, ikutip dari Liputan6.com, Kamis 12 November 2019.

Presiden bernama lengkap Joko Widodo itu menegaskan dukungannya terhadap kebijakan Nadiem. " Nanti sudah dihitung, saya kira kita mendukung apa yang sudah diputuskan Mendikbud," ucap dia.

Menurut Jokowi, asesmen akan diterapkan kepada sekolah dan guru serta ada survei karakter. Hasil asesmen dapat dijadikan bahan evaluasi untuk mengetahui sejauh mana tingkat sekolah di Indonesia.

" Artinya mau tidak mau nanti setiap sekolah akan ada angka-angkanya. Yang angkanya di bawah grade tentu saja harus diperbaiki dan diinjeksi sehingga bisa naik levelnya. Akan kelihatan sekolah mana yang perlu disuntik," ujar dia.

Jokowi mengatakan, kebijakan tersebut sepenuhnya ada di pemerintah pusat. Menurut dia, apabila kebijakan tersebut membuat kualitas pendidikan di Indonesia meningkat, maka akan terus dilanjutkan.

" Bisa saja nanti misalnya, perhitungan Kemendikbud seperti apa, guru ditarik lagi ke pusat. Bisa saja dilakukan. Ini hanya geser anggaran dari daerah ke pusat. Itu saja," kata dia.

Sumber: Liputan6.com/Lizsa Egeham

Terkait
Babak Baru Daus Mini Vs Daus Mini ‘KW'
Join Dream.co.id