Kecelakaan Mengerikan di Balikpapan, Begini Pengakuan Sopir Truk Tronton

News | Jumat, 21 Januari 2022 15:00

Reporter : Ahmad Baiquni

Data terbaru menyatakan empat orang meninggal dunia, 1 kritis, dan 21 orang mengalami luka.

Dream - Polri merilis data terkini korban kecelakaan di Balikpapan, Kalimantan Timur yang melibatkan sebuah truk tronton. Kecelakaan yang terjadi di simpang jalan Muara Rapak itu membuat enam mobil rusak parah dan sejumlah sepeda motor.

" Informasi terakhir update korban hasil koordinasi dengan Kabid Humas Kaltim," ujar Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo.

Data terbaru menyatakan jumlah korban meninggal menjadi 4 orang dan 1 korban kritis. Sedangkan korban luka mencapai 21 orang, dengan 4 luka berat dan 17 luka ringan.

Selain itu, pengendara truk juga diamankan. Berdasarkan pengakuan sopir, kecelakaan dipicu rem kendaraannya yang tidak berfungsi maksimal.'

" Keterangan sopir truk tronton, pompa angin rem tidak berfungsi sehingga menyebabkan rem blong," kata Dedi.

 

Kecelakaan Mengerikan di Balikpapan, Begini Pengakuan Sopir Truk Tronton
Proses Evakuasi Korban Kecelakaan Di Balikpapan.
2 dari 5 halaman

Kronologi Kejadian

Kecelakaan terekam jelas di CCTV. Dalam video yang beredar, terlihat truk merah menyeruduk sejumlah mobil hingga terguling dan menimpa pengguna sepeda motor.

Sebanyak enam mobil rusak parah. Satu tiang lampu sampai ambruk terdorong mobil.

Truk mengalami rem blong saat melintas. Sementara kondisi jalan yang miring membuat truk melaju kencang dan tak bisa dikendalikan.

Akibatnya, truk menabrak satu mobil di paling belakang. Tetapi karena kecepatan tidak bisa dikurangi, truk terus melaju menyebabkan kecelakaan beruntun, dikutip dari Merdeka.com.

3 dari 5 halaman

Korlantas Polri Turun Tangan Usut Kecelakaan di Balikpapan

Dream - Korps Lalu Lintas Polri menyatakan bakal menangani kasus kecelakaan maut di Balikpapan. Tim Traffic Accident Analysis telah dikirim untuk menggelar investigasi.

" Ditlantas Polda dan Resta Balikpapan sudah turun, nanti di Mabes Polri Korlantas Tim TAA (Traffic Acciden Analisis) akan turun ke TKP untuk back up proses pembuktian secara ilmiah penyebab kecelakaan menonjol tersebut," ujar Kadiv Humas Polri, Irjen Dedy Prasetyo.

Insiden yang terjadi di Simpang Muara Rapak ini menewaskan lima orang. Sementara, satu orang kritis dan 13 lainnya luka.

Kecelakaan maut ini terjadi disebabkan truk tronton mengalami rem blong. Truk melaju dengan kecepatan tinggi menyeruduk sejumlah mobil hingga terlempar dan menimpa para pengendara sepeda motor.

 

4 dari 5 halaman

Korban Dilarikan ke 3 RS

Kabid Humas Polda Kalimantan Timur, Komisaris Besar Yusuf Sutejo, mengatakan para korban dirujuk ke rumah sakit terdekat. Mereka ditangani di tiga rumah sakit.

" Rumah sakit yang jadi rujukan itu ada tiga, Rumah Sakit Khanujoso, Rumah Sakit Beriman, satu lagi Rumah Sakit Ibnu Sina," kata Yusuf.

Berdasarkan data lapangan, ada enam unit kendaraan bermotor yang terlibat kecelakaan. Seluruhnya rusak baik berat maupun sedang.

" Terdiri dari dua unit angkot, dua unit mobil pribadi, dan dua unit mobil pikap. Terus roda duanya empat unit," kata dia.

 

5 dari 5 halaman

Jalanan Menurun, Laju Truk Tak Bisa Dikurangi

Yusuf mengatakan jalan yang dilintasi truk adalah turunan Sehingga, truk terlihat melaju dengan kencang.

" Kondisi jalan itu geografisnya memang menurun, sehingga si truk tersebut selain dia remnya blong, dia juga daya laju kendaraannya enggak bisa dikurangi lagi," kata dia.

Lebih lanjut, Yusuf menyatakan truk sedang mengangkut obat pembersih air. Berat angkutan yang dibawa truk itu mencapai 20 ton.

" Dia membawa beban kurang lebih 20 ton, mengangkut obat apa gitu tadi, kayak untuk pembersih air," kata dia, dikutip dari Merdeka.com.

Join Dream.co.id