Daarul Quran Dekatkan Kaum Muda dengan Wakaf

News | Jumat, 23 Agustus 2019 06:01
Daarul Quran Dekatkan Kaum Muda dengan Wakaf

Reporter : Ahmad Baiquni

Generasi kekinian memiliki potensi besar untuk kemajuan di masa depan.

Dream - Generasi kekinian menyimpan banyak potensi untuk masa depan. Tidak bagi masyarakat, melainkan hingga negara dan agama.

Menyadari potensi itu, PPPA Daarul Quran mulai mendekatkan generasi kekinian dengan wakaf. Dengan mengangkat Wirda Mansur sebagai duta wakaf, Daarul Quran ingin mengajak anak muda bersemangat untuk menyiapkan rumah di surga lewat wakaf.

" Kami berharap dengan dijadikannya Wirda Mansur sebagai duta wakaf, semakin banyak generasi milenial yang memahami pentingnya berwakaf," ujar Ketua Yayasan Daarul Quran Nusantara, Muhammad Anwar Sani, melalui keterangan tertulis diterima Dream.

Wakaf merupakan kebaikan yang manfaatnya dapat mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus dirasakan umat. Selain itu, wakaf adalah amal jariyah yang pahalanya tidak terputus.

Anwar mengatakan pengangkatan Wirda sebagai duta wakaf berdasarkan sejumlah pertimbangan. Salah satunya, putri sulung Ustaz Yusuf Mansur itu merupakan motivator yang dinilai dapat mengajak anak muda lebih dalam mengenal wakaf.

 

2 dari 6 halaman

Wakaf Jadi Jalan Kemudahan

Pada kesempatan yang sama, Wirda mengatakan kaum muda tidak perlu menunggu usia untuk bisa berwakaf. Karena, kata dia, cita-cita seseorang bisa terwujud ketika memulai berbagi kebaikan.

" Wakaf bisa jadi jalan kemudahan kita untuk mendapatkan apa yang kita inginkan. Jadi wakaf itu adalah investasi akhirat masa kini dan dimulai dari usia muda," kata Wirda.

Daarul Quran resmi terdaftar sebagai nadzir wakaf pada Badan Wakaf Indonesia (BWI). Ke depan, lembaga ini akan fokus mengelola dana wakaf untuk pembangunan Institut Daarul Quran, lembaga pendidikan setara perguruan tinggi ditujukan bagi para penghafal Alquran.

" Institut ini didirikan sebagai salah satu ikhtiar mewujudkan cita-cita membumikan dunia dengan Alquran. Insya Allah pahala wakaf para pewakif akan terus mengalir seiriring bertambahnya para penghafal Al-Qur’an yang lahir dari Idaqu," kata Anwar.

3 dari 6 halaman

Imam Muda Hafiz 30 Juz Alquran Ini Lulus Jadi Dokter

Dream - Pemuda asal Cyberjaya, Selangor, Malaysia, viral di media sosial. Di usianya yang masih sangat muda, pemuda bernama Syazwan Basli ini dan menjadi imam masjid besar.

Syazwan ramai menjadi perbincangan netizen setelah videonya saat menjadi imam sholat viral di Facebook. Video itu sudah dilihat 1,4 juta penonton dan dibagikan sebanyak 29 ribu kali.

Dikutip dari Siakapkeli, Syafwan mengaku video itu direkam saat sholat Tarawih di Masjid Raja Haji Fi Sabilillah Cyberjaya. Dia berstatus sebagai imam rawatib (tambahan) di masjid tersebut.

 Syafwan

Yang lebih mengagumkan, Syafwan juga sudah hafal Alquran 30 juz. Proses menjadi hafiz dia jalani ketika menempuh pendidikan agama di Darul Quran sebelum kuliah.

 

4 dari 6 halaman

Persiapan Jadi Dokter

Selain sebagai imam masjid, Syafwan rupanya juga mahasiswa tingkat akhir Jurusan Kedokteran dan Bedah di Cyberjaya University College of Medical Sciences (CUCMS).

 Syafwan

Saat ini, Syafwan sedang menempuh jam praktik dokter di Rumah Sakit Kajang. Praktik ini harus dijalankan sebelum Syafwan resmi menyandang profesi dokter.

5 dari 6 halaman

Kehidupan Dunia dan Akhirat Seimbang

Selanjutnya, Shafwan mengatakan sepanjang Ramadan kemarin, dia tidak hanya menjadi imam sholat Tarawih di Cyberjaha. Dia juga mengimami jemaah di beberapa masjid seperti di Shah Alam, Puchong, Kedah serta Klang.

Terkait hafalan Alquran, Syafwan selalu menyediakan waktu setengah jam setiap hari. Waktu tersebut dia gunakan untuk menguatkan hafalan agar lancar membaca Alquran terutama ketika menjadi imam sholat.

Lebih lanjut, Syafwan berpandangan kehidupan di dunia dan akhirat haruslah seimbang. Alquran, di mata dia, merupakan penyokong terkuat untuk meraih kesuksesan dan bukan merupakan beban.

6 dari 6 halaman

Allahu Akbar, Bocah Difabel Ini Hafiz Cilik 30 Juz

Dream - Muhammad Naja Hudia Afifurrohman, 9 tahun, terlahir dengan kondisi fisik yang tidak sempurna. Dia menderita lumpuh otak celebral palsy yang membuat sensor motoriknya tidak bekerja secara normal.

Namun demikian, Naja mendapat anugerah yang luar biasa berupa daya ingat yang kuat. Di usianya saat ini, dia sudah mampu menghafal Alquran 30 juz sampai tahu letak ayat dalam halaman mushaf.

" Saya sebagai ibu tidak pernah menyangka sebegitu cepatnya menghafal Alquran dan saya kagum sebagai ibu, dia hafal sampai halaman-halamannya," ucap ibu Naja, Dahlia Andayani, dikutip dari Liputan6.com.

Dahlia mengatakan buah hatinya sangat cepat menghafal Alquran. Ketika diuji dengan dibacakan ayat, Naja langsung tahu pada halaman berapa letak ayat tersebut.

" Hanya sepotong ayat disebutkan, belum selesai dia sudah tahu ini dan halaman ini. Mamanya nggak pernah ngajarin," ucap Dahlia.

Gus Miftah Ungkap Perubahan Besar Deddy Corbuzier
Join Dream.co.id