Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona di China Berdiri Kurang Dari 48 Jam

News | Rabu, 29 Januari 2020 16:00
Rumah Sakit Khusus Pasien Virus Corona di China Berdiri Kurang Dari 48 Jam

Reporter : Idho Rahaldi

Prose pembangunan berjalan sangat cepat dan efisien...

Dream - China bergerak cepat menangani para pasien yang terjangkit wabah virus corona Wuhan. Salah satunya dengan mendirikan rumah sakit khusus.

Menariknya, rumah sakit tersebut berdiri dalam waktu kurang dari 48 jam. Saat ini, rumah sakit yang terletak di dekat Kota Wuhan, Provinsi Hubei ini telah beroperasi.

Rumah sakit itu awalnya merupakan bangunan kosong. Gedung itu lantas disulap menjadi fasilitas perawatan darurat dengan kapasitan 1.000 tempat tidur.

Sejumlah pasien terjangkiti virus corona pun telah dipindahkan ke rumah sakit yang kini dikenal sebagai Pusat Medis Regional Gunung Dabie itu. Kloter pertama dipindahkan pada Selasa, 28 Januari 2020 pukul 10:30 malam waktu China.

2 dari 6 halaman

Sangat Cepat

Melansir World Of Buzz, proses konstruksi sendiri dilakukan sangat cepat dan seefisien mungkin melalui kerja sama beberapa perusahaan kontruksi, utilitas, dan petugas kepolisian.

 WuhanWuhan © dream.co.id

Lebih dari 500 pekerja dan lusinan kendaraan berat bekerja tanpa lelah selama dua hari dua malam untuk menyelesaikan pembangunan rumah sakit tepat waktu.

 WuhanWuhan © dream.co.id

Pemerintah setempat diketahui membuat program pembangunan rumah sakit itu pada hari Jumat lalu. Pekerjaan konstruksi baru dimulai pada hari berikutnya.

Sedangkan pada Senin kemarin, seluruh bagian rumah sakit mulai dari bangunan, tempat tidur, pasokan air, listrik dan internet yang stabil sudah tersedia dan siap digunakan.

 

3 dari 6 halaman

China Kekurangan Rumah Sakit

Dalam video dari China's Cover News terlihat bagaimana staf medis berlatih guna membiasakan diri sebelum pasien pertama datang.

 WuhanWuhan © dream.co.id

Dengan lebih dari 132 korban yang meninggal dan lebih dari 6000 kasus orang yang terinfeksi hingga saat ini, menyebabkan rumah sakit di seluruh China mengalami kekurangan pasokan tenaga medis.

Rumah sakit tidak hanya dipenuhi pasien virus corona yang terus bertambah setiap harinya. Tetapi juga para praktisi medis sendiri yang ikut terjangkit hingga tak sadarkan diri akibat kelelahan.

4 dari 6 halaman

Update Virus Corona: 107 Pasien Meninggal, 4.474 Terinfeksi

Dream - Penyebaran virus Corona Wuhan (2019-nCov) terus terpantau. Berdasarkan pembaruan data John Hopkins University Centre for Systems Science and Engineering (JHU-CSSE) pada Selasa, 28 Januari 2020 pukul 10.55 WIB, sebanyak 107 orang dinyatakan meninggal dunia.

Jumlah kematian terbesar terjadi di wilayah Provinsi Hubei. Salah satu kota di provinsi ini, Hubei, diduga menjadi pusat penyebaran virus.

Di provinsi ini, terdapat 100 orang yang meninggal. Di provinsi ini pula dilaporkan 2.714 orang terjangkit.

Total keseluruhan, kasus virus Corona Wuhan menjangkiti 4.474 orang. Sebanyak 4.409 orang terjangkit virus ini di China. Sementara itu, di Hong Kong dan Thailand masing-masing ada 8 orang.

 Sebaran virus Corona WuhanFaisal Abdulrahman Al-Ghamdi © Khidr Al-Zahrani

Sebaran virus Corona Wuhan

Sebanyak 6 orang di Macau dilaporkan terjangkiti virus ini. Sementara itu, di Australia, Singapura, Taiwan, dan Amerika Serikat, ada sebanyak 5 orang yang terjangkiti virus ini.

Sementara itu, dilaporkan di Jepang, Malaysia, dan Korea Selatan, ada 4 orang yang terjangkit virus ini.

Sebaran virus juga sudah sampai di Perancis dengan 3 orang terjangkiti, Vietnam, 2 orang terjangkiti, dan Kamboja, Jerman, Pantai Gading, Nepal, Sri Lanka, dan Kanada, masing-masing 1 orang yang terjangkiti.

5 dari 6 halaman

Data Sehari Lalu: Sebaran Virus Corona, 2.118 Orang Terinfeksi

Dream - Virus baru Corona tak hanya mewabah di Wuhan, China. Virus yang disebut dengan novel Coronavirus (2019-nCov) itu telah menyebar ke sejumlah negara.

Menurut peta penyebaran yang dibuat oleh John Hopkins University Center for Systems Science and Engineering (JHU CSSE), virus novel Coronavirus telah menginfeksi 2.118 orang.

Orang yang terinfeksi paling banyak berada di China, yaitu berjumlah 2.062. Di Thailand dan Hong Kong masing-masing 8 orang, sementara di Macau dan Amerika Serikat masing-masing 5 orang.

Australia, Jepang Malaysia, Singapura, dan Taiwan, masing-masing 4 orang. Prancis dan Korea Selatan masing-masing 3 orang, Vietnam 2 orang, Kanada dan Nepal masing-masing satu orang.

Menurut data, hingga pukul 11.01 WIB, Senin 27 Januari 2020, sudah ada 56 orang meninggal akibat terpapar virus Corona. Sementara itu, 52 orang dapat disembuhkan.

Saat ini, Kementerian Kesehatan terus memastikan antisipasi penyebaran virus novel Coronavirus di Indonesia.

6 dari 6 halaman

Kondisi Warga China

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto, memastikan turis China yang melakukan perjalanan wisata ke Sulawesi Utara (Sulut) dalam kondisi sehat.

" Pemerintah China ketika warganya akan melakukan perjalanan ke luar negeri sudah memastikan bahwa kondisi kesehatannya baik," ujar Terawan dilaporkan Liputan6.com.

Dia percaya, China memastikan kondisi kesehatan warganya yang bepergian ke negara lain. " Kita semua saling percaya. Jangan sampai karena kegundahan hati, hanya karena prasangka waduh bagaimana nanti ekonomi kita ke depan, bagaimana hubungan negara kita?" ujar dia.

Terkait
Video Kondisi Terkini WNI dari Wuhan di Natuna
Join Dream.co.id