Cara Sandiaga Jadikan Balaikota Destinasi Wisata Baru

News | Jumat, 23 Maret 2018 14:00
Cara Sandiaga Jadikan Balaikota Destinasi Wisata Baru

Reporter : Maulana Kautsar

Sandiaga menargetkan 40 ribu wirausahawan baru tercipta dari sektor pariwisata.

Dream - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno ingin pengunjung Wisata Balai Kota lebih ramai. Salah satu cara yang dia tawarkan yaitu membuat fasilitas foto berupa Wall Of Fame untuk pengunjung.

" Adanya Wall of Fame diharapkan bisa menjadi daya tarik tersendiri. Sehingga, pengunjung juga bisa mengunggahnya ke media sosial," ujar Sandi, diakses Dream dari laman Berita Jakarta, Jumat, 23 Maret 2018.

Sandi meminta Wisata Balai Kota juga tak hanya mementingkan nilai edukatif namun juga memikirkan sisi hiburan.

Kegiatan hiburan yang ditawarkan Sandiaga yaitu pertunjukan film dan musik.

" Film dan musik adalah pilihan yang sangat menarik untuk dinikmati saat hari libur," ucap dia.

Wisata Balai Kota, kata Sandiaga, menawarkan berbagai kesempatan kepada masyarakat untuk berkunjung melihat langsung ruang Rapat Pimpinan, Balairung, Balai Agung, dan Jakarta Smart City.

" Ada banyak spot-spot menarik di Balai Kota, terlebih untuk berfoto," ucap dia.

Upaya Sandiaga merancang berbagai wisata itu tak lepas dari keinginnya meningkatkan perekonomian DKI Jakarta. Sandiaga mengatakan bahwa dari target 40 ribu wirausaha baru di Ibukota, muncul dari sektor pariwisata.

" Pariwisata ini menjadi tulang punggung perekonomian di Jakarta. Kami targetkan 40 ribu wirausaha baru bisa tercipta dari sektor pariwisata," ujar dia, Desember 2017.

Kepulauan Seribu dan Kota Tua akan dijadikan obyek wisata andalan DKI Jakarta saat ini akan menjadi fokus Pemprov.

" Kita harus totalitas mendukung pariwisata di DKI. Khususnya di dua destinasi wisata, Kepulauan Seribu dan Kota Tua," ucap dia.

Sandiaga juga bermimpi, Jakarta akan menjadi destinasi wisata halal pada 2020. Berbicara mengenai konsep wisata halal yang ditawarkan, Sandiaga menyebut perubahan untuk wisata halal tak radikal.

" Di Arab Saudi sendiri sekarang kan kita lihat memang sudah ada tren. Tapi wisata halal itu tidak berarti kita menerapkannya secara radikal gitu. Tapi kita memberikan opsi bagi pariwisata yang berbasis syariah, untuk global halal tourism ada loh destinasi-destinasi halal di Jakarta, di Indonesia," kata dia awal Maret 2018.

(Sah)

 

Komentar
Beri Komentar
DEBAT CAPRES: Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan, Investasi, serta Industri Sesi 2
Join Dream.co.id
Prabowo Pertanyakan Klaim Freeport Dikuasai Indonesia