Anggota Paskibraka Calon Pembawa Baki Bendera Meninggal Dunia

News | Jumat, 2 Agustus 2019 18:00
Anggota Paskibraka Calon Pembawa Baki Bendera Meninggal Dunia

Reporter : Maulana Kautsar

Aurel meninggal dunia di rumahnya. Saat hendak berangkat latihan, dia terjatuh.

Dream - Calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Tangerang Selatan, Aurel Qurrota Ain, meninggal dunia, Kamis 1 Agustus 2019. Aurel sudah berlatih sejak 9 Juli 2019.

Rencananya, pelajar SMN Al Azhar BSD itu bertugas sebagai pembawa baki bendera saat upacara HUT ke-74 RI di Lapangan Cilenggang, Tangerang Selatan.

" Keterangan orangtuanya, almarhumah pada subuh hari kejadian dari rumah sudah siap menuju lokasi pelatihan Paskibraka di Lapangan Cilenggang. Saat di rumah, Aurel terjatuh," kata Ketua Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kota Tangsel, Warta Wijaya, saat dikonfirmasi merdeka.com, Jumat 2 Agustus 2019.

" Selanjutnya kami dapat informasi dari teman sekolahnya bahwa Aurel sudah meninggal," tambah Warta.

Menurut Warta, sebelum meninggal dunia, Aurel rutin berlatih. Siswi kelas XI jurusan MIPA itu selalu bersemangat mengikuti latihan.

" Dia salah satu anak yang paling bersemangat dan terbaik dalam menjalani latihan. Makanya almarhumah sebelumnya kita plot untuk pembawa baki bendera," kata dia.

2 dari 6 halaman

Kabar Tak Benar

Kabar meninggalnya Aurel ramai dibicarakan karena dugaan penganiayaan. Tapi, Warta menegaskan kabar itu tidak benar. " Dapat kami pastikan bahwa informasi tersebut hoaks," ucap dia.

Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie, mengaku sedih dengan kepergian salah satu tim paskibraka. " Saya sangat berduka, saya bisa merasakan kesedihan ibunya. Sebagai orangtua juga saya sangat bersedih. Saya enggak sanggup menahan air mata," kata Benyamin.

Benyamin memastikan tak ada aksi kekerasan dan tindakan berlebih saat berlatih Paskibra, hingga menyebabkan Almarhumah meninggal dunia.

" Kami tidak menduga itu, tidak ada dugaan kesana. Karena orang tuanya, terutama Ayah cukup tabah, ibundanya memang saya lihat sangat terpukul tapi mudah-mudahan semoga bisa cepat kembali pulih menerima ini," katanya.

3 dari 6 halaman

Sosok Baik

Benyamin yakin Aurel merupakan sosok pelajar baik dan meninggal dalam keadaan baik.

" Kita melihat sosok almarhumah meninggal dalam keadaan khusnul khotimah, kita lihat sakaratul mautnya dimudahkan, meninggal gampang. Tidak ada kita berprasangka ke sana (kekerasan)," ucap dia.

Benyamin berharap kepada rekan-rekan Aurel baik itu rekan sekolah maupun rekan anggota Paskibraka Tangsel untuk mendoakan Aurel.

4 dari 6 halaman

Kini, Paskibraka Putri Berjilbab Akan Pakai Celana Panjang

Dream - Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Asrorun Ni'am, mengatakan, sejumlah Paskibraka Nasional 2019 putri akan mengenakan celana panjang.

" Yang mengenakan jilbab pakai celana panjang," kata Asrorun dikutip dari laman Liputan6.com, Senin 29 Juli 2019.

Gagasan itu sudah muncul sebelum Diklat Paskibraka 2019 digelar. Menurut Asrorun, seragam Paskibraka Nasional 2019 telah dibahas dengan panitia, pembina, dan pelatih dari Garnisun.

" Soalnya, dulu pernah ada yang kebesaran, ada yang ngepas. Makanya perlu diperhatikan secara serius. mulai dari persiapan baris-berbaris sampai uniform," kata dia.

5 dari 6 halaman

Aspek yang Diperhatikan

Menurut Asrorun, penggunaan celana panjang pada anggota paskibraka perempuan mengacu pada seragam yang digunakan TNI dan Polri.

Dia menambahkan, aturan itu juga mempertimbangkan aspek estetika, aspek hukum, dan aspek keseragaman.

" Aspek-aspek itu yang diperhatikan. Termasuk juga aturan-aturan di lembaga yang memiliki kompeten," kata dia.

Tahun ini, jumlah anggota pasukan pengibar bendera pusaka putri yang mengenakan jilbab mencapai 20 orang. Asrorun mengatakan, kebijakan mengenai pemakaian celana tersebut, bukan karena jumlah paskibraka putri yang terpilih.

6 dari 6 halaman

Rafi Ahmad Jadi Anggota Paskibraka Nasional 2019

Dream - Siswa dan siswi terbaik dari 34 provinsi tiba di halaman Pusat Pemberdayaan Pemuda dan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (PP-PON Kemenpora) Cibubur, Jakarta Timur, Kamis 25 Juli 2019.

Mereka akan bergabung menjadi calon Paskibraka Nasional 2019. Siswa dan siswi yang tiba pertama di lokasi yaitu Menno Asyopan Waray Karubaba dan Uriani Vanesta Kubiari dari Papua Barat.

" Kami sampai di sini pukul 10.00," kata Menno dikutip dari laman Liputan6.com.

Calon anggota Paskibraka tingkat nasional ini diantar senior mereka dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi.

Sementara itu, Rangga Wirabrata Mahardika dan Fara El Diba diantar kedua orang tuanya.

Para orangtua mengaku siap berpisah cukup lama dari anak-anak mereka. Ada orang tua yang rencananya menjenguk sang anak tiap pekan. Tapi, permintaan itu ditolah sang anak.

" Faro sudah bilang, mama jangan keseringan ke sini," kata Ayu Tiffany, ibu calon Paskibraka Nasional 2019, asal DKI Jakarta, Alfaro Ferdinand Siregar.

Catat! Tips Tampil dengan Makeup Bold Ala Tasya Farasya-
Join Dream.co.id