Bus Jemaah Haji Senggol Gapura, Seorang Pengantar Meninggal

News | Rabu, 17 Juli 2019 13:00
Bus Jemaah Haji Senggol Gapura, Seorang Pengantar Meninggal

Reporter : Maulana Kautsar

Beberapa korban mengalami patah tulang.

Dream - Suasana haru melepas kepergian jemaah haji di Gedung Juang 45, Sukabumi, berubah duka. Sebua bus yang keluar dari gedung itu menyenggol gapura, Selasa 16 Juli 2019. Satu orang meninggal dunia.

Video rekaman peristiwa tersebut beredar di Instagram. Warganet @m.bahrunnajach menyebut seorang warga tewas akibat robohan gapura itu.

Menurut laman Sukabumi Update, Wali Kota Sukabumi, Achmad Fahmi, mengatakan ada lima orang korban akibat insiden tersebut.

" Dua anak-anak dan tiga orang dewasa," kata Achmad, diakses Rabu, 17 Juli 2019.

 Peristiwa gapura jatuh (Foto: Instagram)

Peristiwa gapura jatuh (Foto: Instagram)

Achmad mengatakan, satu korban yang meninggal dunia berasal dari Baros, masih berusia 12 tahun. Sementara itu, empat lainnya hanya terluka. Mereka ada yang mengalami patah tulang.

" Kami minta Pak Kapolres untuk melakukan langkah selanjutnya. Apakah ini kelalaian atau bukan nanti pihak kepolisian yang menangani," ucap Achmad.

2 dari 7 halaman

Ayah Bonceng Anak 4 Tahun Pergi Haji Naik Motor

Dream - Perjuangan ke Tanah Suci kerap dinanti masyarakat Indonesia. Daftar antrean tunggu haji yang lama membuat masyarakat memilih jalur lain.

Salah satunya dilakukan anggota DPRD Jambi, Lilik Gunawan. Bersama sang putra Balda, 4 tahun, Lilik menggunakan sepeda motor N-Max miliknya ke Tanah Suci.

Perjalanan Lilik dan putranya dimulai sejak 8 Mei 2019. Perjalanan Lilik dimulai dari rumahnya di Hitam Ulu, Merangin, Jambi.

Lilik baru mengajak putranya ketika tiba di Semarang, Jawa Tengah. Dari Semarang, Lilik dan Balda menuju Solo, Magetan, kemudian hingga ke Surabaya.

Setelah dari Surabaya, Lilik menyeberang ke Kalimantan, untuk meneruskan perjalanan ke Malaysia dan Brunei Darussalam.

3 dari 7 halaman

Perlu Sejumlah Negara

Kisah perjalanan Lilik diunggah di Facebook pribadinya, Jejak Palmar Jambi. Dari unggahan terakhirnya, Lilik saat ini sudah sampai di Thailand.

Agar sampai di Saudi, Lilik harus melewati sejumlah negara, diantaranya Myanmar, India, Pakistan, Oman, Uni Emirate Arab (UEA).

Haji 2019, akan dimulai pada 9 Agustus 2019. Prosesi haji akan berakhir pada 14 Agustus 2019.

4 dari 7 halaman

Pria Ini Rekam Aksi Penipu Kuras Uang Jemaah Haji Indonesia di Masjid Nabawi

Dream - Kriminal tak kenal tempat dan waktu. Dimana ada kesempatan, tanpa malu apalagi merasa berdosa, mereka akan langsung beroperasi dan main libas.

Termasuk di Tanah Suci Mekah dan Madinah yang saat ini mulai banyak kedatangan jemaah haji. Kota Mekkah, Madinah, dan Jeddah memang semakin sesak oleh jamaah yang datang membeludak dari berbagai negara.

Dan seorang penipu memanfaatkan kepolosan para jemaaah haji. Aksi penipuan di Tanah Suci memang bukan hal baru.

Untuk antisipasi calon jemaah yang akan berangkat Haji, seorang pria asal Malaysia menceritakan pengalamanya saat bertemu dengan seroang penipu atau yang dikenal dengan Scammer.

Begini ceritanya:

5 dari 7 halaman

Malaikat Utusan Tuhan?

" Saya keluar dari hotel sedikit terlambat untuk sholat Jum'at, ruang sholat di dalam sudah penuh. Jadi, saya hanya salat di alun-alun Masjid Nabawi.

Setelah selesai menjalani sholat Jum'at dan membaca Quran, saya pun bangkit untuk kembali ke pondok. Namun tiba-tiba saya disambut oleh pria berjanggut yang mengenakan jubah putih.

Seraya tersenyum dia memeluk saya dan bertanya:

" Malizi?"
" Naam," jawabku.

Cerita-cerita sedihnya pun mengalir di telinga saya. Sesaat bahkan saya berfikir, apakah dia malaikat utusan Tuhan di tempat dan hari yang mulia ini?"

6 dari 7 halaman

Cari Mangsa Baru

" Namun fikiran itu terhenti saat pria itu mulai memengang-megang kantung jubah saya.

Rupanya Ia ingin mengambil uang di kantong saya dengan mengalihkan perhatian lewat cerita-cerita sedihnya.

Saya yang sudah mengetahui niat jahat pria itu kemudian berteriak dan mendorongnya. " Kenapa kamu" .

Saat melihat saya marah Pria itu pun pergi begitu saja dan mencoba untuk mencari korban baru.

Saya perhatikan dari jauh, pria itu kembali menghampiri orang Melayu atau yang terlihat serumpun dengan saya.

Saya rasa Ia tahu jika orang Melayu baik hati. Jika ia melakukannya kepada orang Arab mungkin akan dimaki.

Sesudah saya, pria tadi mendekati Jemaah Indonesia.

 Haji

Lelaki itu juga dipeluk dan disambut dengan senyuman hangat sama seperti saya tadi."

7 dari 7 halaman

Habiskan Uang Jemaah

Saya masih memerhatikannya dari jauh, Mulanya jemaah Indonesia mengeluarkan uang 1 Riyal.

Tak lama Jamaah mengeluarkan lagi 5 Riyal. Selepas itu Scammer ini terus mengambil semua uang di tanggah Jemaah itu tanpa rasa bersalah dan pergi begitu saja.

Jemaah itu semacam terhipnotis dan terpukau hingga rela memberikan semua uangnya untuk pria berjubah tadi.

Mungkin apa yang Jemaah itu rasa bahwa dirinya telah membantu orang soleh atau sheikh.

Bayangkan kalau pria berjubah itu berhasil mengumpulkan 10 mangsa setiap harinya. Berapa banyak uang yang bisa Ia dapat.

Padahal tak semua Jemaah haji yang datang memiliki banyak uang atau orang kaya. Banyak yang menabung hingga bertahun-tahun demi bisa tunaikan fardhu haji."

(Sah, The Vocket)

Terkait
(Deep Dream) Menteri PAN-RB Buka-bukaan Soal PNS Kerja dari Rumah dan Single Salary
Join Dream.co.id