Video Mengerikan Kampung di Norwegia Hilang Diguung Laut Cuma Dalam 3 Menit

News | Sabtu, 6 Juni 2020 11:50
Video Mengerikan Kampung di Norwegia Hilang Diguung Laut Cuma Dalam 3 Menit

Reporter : Annisa Mutiara Asharini

Tanah yang bergerak menyeret pemukiman penduduk ke laut.

Dream - Sebuah video singkat keganasan alam terekam dalam sebuah unggahan seorang netizen di Norwegia. Dalam video berdurasi 3 menit itu terlihat tanah longsor menyeret delapan rumah ke laut di Alta, Norwegia pada Rabu, 3 Juni 2020.

Pemilik video bernama Jan Fredrik Drablos mengabadikan momen mengerikan tersebut dan mengunggahnya di laman Twitter. Bencana yang terjadi sekitar pukul 15.45 waktu setempat itu diunggah ke akun Twitter @JanFredikD.

" Baru saja terjadi di Alta, Norwegia: Longsor besar menyeret beberapa rumah ke dalam laut," tulis Jan Fredrik lewat cuitannya.

Dilansir dari Forbes, sebagian besar bangunan yang terseret ke laut merupakan rumah liburan yang sedang tidak dihuni. Rumah-rumah ini biasanya ramai didatangi penduduk ketika akhir pekan dan musim liburan.

2 dari 6 halaman

Tidak Ada Korban

Polisi mengonfirmasi tidak ada korban jiwa maupun luka dari kejadian itu. Seekor anjing berjenis Norwegian Elkhound juga berhasil diselamatkan oleh penduduk setempat usai terseret ke laut.

 Bencana Longsor© Foto: Twitter @JanFredrikD

Berdasarkan laporan media lokal, sejumlah longsor kecil sempat terjadi di beberapa jam sebelumnya. Direktorat Sumber Daya Air dan Energi Norwegia (NVE) kini tengah memonitor keadaan.

Insinyur Distrik NVE, Anders Bjordal memperingatkan ada kemungkinan terjadi kejadian serupa dalam beberapa hari ke depan.

Sumber: Forbes

3 dari 6 halaman

Lihat Videonya

 

 

4 dari 6 halaman

TPU di Bandung Longsor, Jenazah dalam Kubur Terbawa Arus Sungai

Dream - Hujan deras yang melanda kawasan Bandung, Jawa Barat menyebabkan puluhan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Cikutra rusak. Beberapa jasad di dalam makam bahkan dikabarkan hanyut terbawa air.

Entus, ketua RW 2 Kelurahan Neglasari, Kecamatan Cibeunying Kaler mengatakan, kejadian longsor itu diduga terjadi sekitar pukul 22.30 WIB, Jumat 1 Mei 2020.

" Longsornya terjadi di dua titik, di Blok E sama Blok F (TPU Cikutra)," kata Entus di lokasi, Sabtu

Bantar sungai dengan tinggi sekitar 20 meter itu longsor bersama dengan sejumlah batu nisan yang ikut longsor. Material longsoran tersebut jatuh ke Sungai Cidurian, seperti dikutip Dream dari Liputan6.com

 

 

5 dari 6 halaman

Ada Jasad yang Hanyut Terbawa Air

Sejumlah warga sekitar areal TPU hanya bisa menyaksikan sisa-sisa makam yang longsor tersebut. Bahkan berdasarkan kabar yang beredar, beberapa jenazah dari pemakaman itu ada yang ikut hanyut ke sungai.

Dihubungi terpisah, Sementara itu, Kepala UPT wilayah 3 Dinas Penataan Ruang Kota Bandung, Sumpena mengatakan hingga kini tercatat ada 29 makam yang rusak dan 14 di antaranya mengalami rusak berat.

" Ada yang masih dicari (jenazahnya). Yang sudah ditemukan ada tiga." ujarnya.

Sumpena menambahkan pihaknya harus memindahkan sekitar 15 makam karena kondisinya sudah mengkhawatirkan. " Harus segera kita antisipasi," kata dia.

6 dari 6 halaman

Heboh Longsor di Kemang Pratama, Ini Tanggapan Lurah

Dream - Sebuah pesan berantai di aplikasi WhatsApp beredar cepat. Pesan tersebut berisi informasi longsor di daerah Kampung Markan Rawa Roko, Kelurahan Bojong Rawa Lumbu, Rawa Lumbu, Kota Bekasi.

Lurah Bojong Rawalumbu, Budian mengatakan, longsor tersebut terjadi pada 2 Januari 2020 lalu dan menghancurkan pagar pembatas antara Perumahan Kemang Pratama dan perkampungan warga.

" Itu kejadian yang tahun baru hujan deras itu. Saya sudah survei juga ke lokasi juga," kata Budian saat dihubungi Dream, Jumat, 7 Februari 2020.

Budian mengaku, sudah mengirim mengirimkan dokumentasi dan nota dinas ke Camat Rawalumbu untuk ditindaklanjuti ke Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi.

  Korban longsor di Kemang Pratama, Kota Bekasi (Foto: Istimewa)© Istimewa

Korban longsor di Kemang Pratama, Kota Bekasi (Foto: Istimewa)

Meski demikian, kata dia, rumah yang berada di atas longsoran tersebut masih dalam kondisi aman. Hanya saja, warga khawatir kalau hujan deras akan terjadi longsor yang lebih parah.

" Kalau rumah-rumah yang rusak nggak ada. Hanya tembok longsor, yang penting agar segera diperbaiki agar tidak sampai longsor kembali. Karena di atas itu kan ada rumah," kata dia.

Menurutnya, tim DBMSDA juga sudah datang ke lokasi untuk survei. Budian mengatakan, ada beberapa rumah yang berada di dekat lokasi longsor.

Join Dream.co.id