Luhut Pandjaitan: Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 di Jawa-Bali Turun 98%

News | Senin, 27 September 2021 19:06

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Tingkat reproduksi kasus efektif Indonesia dan Jawa Bali terus menurun kurang dari 1,

Dream - Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan, kasus positif Covid-19 di Jawa-Bali turun hingga 98 persen. Menurut dia, angka kasus harian tersebut lebih rendah dibanding 15 Juli 2021.

" Ini juga tadi kasus konfirmasi Jawa Bali turun hingga 98% dari puncak 15 Juli 2021, jadi lebih rendah lagi," kata Luhut dalam konferensi pers virtual, sebagaimana ditayangkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Senin 27 September 2021.

" Angka kasus harian 26 September yaitu 864 setara dengan angka 6 Juli 2020 yaitu 864," tambah dia.

Luhut Pandjaitan: Kasus Konfirmasi Positif Covid-19 di Jawa-Bali Turun 98%
Ilustrasi (Foto: Shutterstock)
2 dari 4 halaman

Tidak hanya itu, Luhut menyebut tingkat reproduksi kasus efektif Indonesia dan Jawa Bali terus menurun kurang dari 1 persen. Hal tersebut kata dia mengindikasi terkendalinya pandemi Covid-19.

" Tetapi di Pulau Bali masih lebih dari 1. Di Jawa sudah 0,95, Sumatera 0,98 dan di luar Jawa membaik. Jadi angka-angka ini membuat kita tidak boleh berpuas diri tapi justru malah berhati-hati," bebernya.

Dia menambahkan, kasus aktif nasion pun juga ikut turun yakni mencapai 92,6% dari puncak pada 24 Juli 2021. Kasus konfirmasi Jawa-Bali juga turun hingga 98%.

3 dari 4 halaman

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartanto menyebut, masih ada satu kabupaten dan kota yang tak turun level dari penerapan PPKM Level 4 per 26 September 2021.

“ Kabupaten kota di level empat (PPKM) itu per 8 agustus ada 132 kabupaten kota, dan per tanggal 26 September ada 1 kabupaten dan kota,” katanya.

Untuk kabupaten dan kota yang ada di PPKM Level 3 dari 215 kabupaten dan kota, turun menjadi 76 kabupetn dan kota. Lalu yang menjalani PPKM Level 2 dari 39 kabupaten dan kotan bertambah jadi 275 kabupaten dan kota.

“ Dan di asesmen level 1 ada 34 kabupaten dan kota,” katanya.

4 dari 4 halaman

Kendati demikian, penurunan level asesmen ini belum merubah pelaksanaan PPKM Level di wilayah masing-masing. Artinya, penerapan PPKM Level masih mengacu pada penetapan pekan lalu.

Tak hanya itu, evaluasi PPKM Level di tiap daerah akan tetap dilakukan tiap minggunya.

“ Khusus yang diberlakukan level 4 di luar jawa-bali masih akan diberlakukan sampai minggu depan,” tambahnya.

 

Join Dream.co.id