Bantuan Psikologis Diberikan untuk Korban Gempa Palu

News | Minggu, 28 Oktober 2018 14:39
Bantuan Psikologis Diberikan untuk Korban Gempa Palu

Reporter :

Para korban baik anak-anak maupun orangtua mengalami trauma yang cukup besar.

Dream - Dompet Dhuafa menggelar program Psychological First Aid (PFA) untuk para pengungsi di kawasan Biro Buli, Palu Selatan. Program ini bertujuan untuk mengurangi level stres para korban gempa di pengungsian.

Salah satu petugas psikologi, Absharina Izzaty mengatakan, selama program ini ada 39 anak dan 30 orang tua yang mengikuti kegiatan.

" PFA ini bertujuan untuk penghilangan kondisi psikis karena suatu bencana," kata Izzaty di lokasi pengungsian, Minggu 28 Oktober 2018 kepada jurnalis Dream yang sedang berada di Palu.

Dalam program itu, anak-anak dan orangtua diberikan terapi khusus. Salah satunya dengan membuat permainan tebak-tebakan hingga berjoget bersama. Suasana bahagia begitu terasa. Senyum tawa mereka terpancar.

Menurut perempuan yang akrab disapa Izza, biasanya para relawan memberikan pengobatan psikologi hanya untuk anak-anak.

" Orangtua juga penting. Makanya kami beri assessment," ucapnya.

Menurut Izza, proses bantuan psikologi sama pentingnya dengan bantuan logistik. " Bagi kami penting. Semua bisa bercerita," ujar dia.

Salah satu peserta, Fitri 22 tahun juga mengaku senang mengikuti setiap kegiatan yang diadakan oleh para relawan. Fitri menuturkan, ia sering merasa takut ketika ada hujan dan gempa-gempa susulan.

" Inget kemarin, apalagi ada isu gempa lagi. Itu pasrah saja," kata Fitri.

Tunangan, Jessica Iskandar Siap Nikah April 2020?
Join Dream.co.id