Ayah Ustaz Khalid Basalamah Meninggal Dunia karena Covid-19

News | Minggu, 9 Agustus 2020 09:13
Ayah Ustaz Khalid Basalamah Meninggal Dunia karena Covid-19

Reporter : Mutia Nugraheni

Sang ayah sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit tapi tak bisa bertahan.

Dream - Kabar duka datang dari keluarga ustaz Khalid Basalamah. KH Zeed Abdullah Basalamah, ayah tercinta dari Khalid meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Wahidin Sudirohusodo, Makassar, Sulawesi Selatan pada Jumat, 7 Agustus 2020 malam sekitar puku 23.30 Wita.

Khalid mengatakan bahwa ayahnya menjalani perawatan karena terinfeksi Covid-19. Pemakaman almarhum KH Zeed Abdullah Basalamah pun dilakukan sesuai standar protokol kesehatan.

" Karena Covid-19, maka akan mengikuti prosedur, tidak bisa tidak," kata Khalid Basalamah dalam videonya, Sabtu, 8 Agustus 2020.

 

2 dari 4 halaman

Jalani Protokol Kesehatan

Dalam video itu, Khalid Basalamah mengatakan bahwa ayahnya yang akrab ia sapa dengan panggilan Abah langsung dimandikan, dikafani dan disalati dengan prosedur protokol Covid-19 di rumah sakit. Ia pula yang langsung memimpin salat jenazah untuk ayahandanya tercinta.

" Kemudian tidak boleh ditunda, malam ini meninggal malam ini juga dimakamkan, maka saya akan mengimami salat, bagi keluarga laki-laki yang mau datang silakan datang ke Rumah Sakit Wahidin," ucap Khalid.

 

3 dari 4 halaman

Tak Bisa Dimakamkan di Pemakaman Keluarga

Khalid mengungkap sebenarnya ingin memakamkan ayahnya di pemakaman keluarga, namun protokol kesehatan harus dijalani. Sang ustaz ikhlas ayahnya dimakamkan di pemakaman khusus Covid-19 milik Pemprov Sulsel yang berada di Macanda, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

" Tadinya kami dan keluarga bermaksud memakamkan abah di pemakaman keluarga bersama keluarga yang sudah mendahului, tapi ternyata tidak bisa. Ya, kita patuh pada aturan," ujarnya.

 

4 dari 4 halaman

Tak Ada Takziah

Khalid Basalamah pun meminta doa untuk kesembuhan setiap orang yang terpapar Covid-19. Ia juga menyampaikan bahwa keluarganya tidak akan mengundang sahabat dan kerabat dalam malam takziah ayahnya nanti.

" Perlu juga digarisbawahi. Kami tidak membuka rumah kami untuk takziah. Karena itu memang protokol kesehatan," jelasnya.

 

 

 

Sumber: Fauzan/ Liputan6.com 

Join Dream.co.id