Ayah Bripda R Akhirnya Muncul, Minta Maaf dan Sebut NWR Calon Mantu

News | Senin, 6 Desember 2021 16:00

Reporter : Ahmad Baiquni

Dia mengaku bukan pejabat seperti yang ramai dibincangkan di media sosial.

Dream - Bripda R harus mendekam di tahanan Mapolda Jawa Timur dan terancam dipecat karena meminta sang kekasih, NWR, menggugurkan kandungan yang memicu depresi.

Ayah R, Niryono, akhirnya muncul ke publik. Dia menyampaikan permintaan maaf kepada publik atas kehebohan akibat ulah anaknya.

" Sebagai orangtua, saya sekeluarga mengucapkan mohon maaf kepada publik, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya," kata Niryono, dikutip dari Merdeka.com.

Ayah Bripda R Akhirnya Muncul, Minta Maaf dan Sebut NWR Calon Mantu
Bripda R Mendekam Di Penjara (Merdeka.com)
2 dari 5 halaman

Sebut NWR Calon Mantu

Selain itu, dia juga turut berbela sungkawa atas meninggalnya NWR. Bahkan Nuryono sampai menyebut NWR sebagai calon menantunya.

" Saya turut berbela sungkawa atas meninggalnya calon menantu saya, N. Mudah-mudahan N diterima di sisi Allah SWT. Saya kasihan dan prihatin," kata dia.

Sempat beredar kabar yang menyebut R adalah anak pejabat. Niryono pun meluruskan kabar tersebut dengan menyatakan bukan berprofesi sebagai pejabat.

" Saya ini bukan anggota Dewan atau pejabat, saya ini tengkulak gabah, wiraswasta saya ini," kata dia.

3 dari 5 halaman

Mengaku Pasrah

Mengenai R yang mendekam di penjara, Niryono mengaku pasrah. Dia menyerahkan pada proses hukum.

R berstatus tersangka kasus aborsi NWR. Dari hasil pemeriksaan, R ternyata menyuruh NWR untuk melakukan aborsi, bahkan sampai dua kali.

Diduga, NWR nekat mengakhiri hidup lantaran depresi akibat aborsi. Mahasiswi Universitas Brawijaya tersebut ditemukan tergeletak tak bernyawa di makam sang ayah yang belum 100 meninggal.

4 dari 5 halaman

Nasib Bripda R, dari Seragam Cokelat Bersepatu Boat Jadi Oranye dan Diborgol

Dream - Bripda R mungkin tidak pernah menyangka seragam cokelat dan sepatu boat yang dia kenakan harus lepas. Bahkan di usia kariernya yang masih seumuran jagung.

Seragam itu diganti dengan seragam lain dengan warna oranye dan tangannya diborgol. Dia resmi menjadi tersangka kasus pengguguran kandungan yang memicu kematian NWR di makam ayahnya di Mojokerto, Jawa Timur.

" Terhadap R sudah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan di Polda Jatim," ujar Kabid Humas Polda Jawa Timur, Komisaris Besar Gatot Repli Handoko.

R ditangkap pekan lalu setelah berita kematian NWR, mahasiswi salah satu universitas tekemuka di Malang, itu viral. NWR diduga meninggal secara tidak wajar dengan meminum racun.

Usai penemuan jenazah NWR di makam ayahnya ramai jadi pemberitaan, muncul sejumlah fakta yang dikaitkan dengan kematian mahasiswi tersebut. Salah satunya, depresi akibat tindakan aborsi yang diduga diminta oleh R, kekasih korban.

5 dari 5 halaman

Sanksi Pemecatan

Menurut Gatot, R saat ini menghadapi dua ancaman hukuman. Dia diancam dapat hukuman berat di internal Polri yaitu Pemberhentian Dengan Tidak Hormat (PDTH) atau dipecat, juga hukuman pidana.

" Ancaman maksimal PDTH," kata dia.

Sebelumnya, Kadiv Humas Polri, Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo, menyatakan kasus kematian NWR terus diusut. Dia menjamin R bakal dijatuhi sanksi pemecatan jika terbukti bersalah.

" Tindak tegas baik sidang Komisi Etik Polri untuk di-PDTH dan proses pidana sesuai pelanggaran yang dilakukan," kata Dedi.

Dia menegaskan Polri berkomitmen menegakkan aturan. Setiap anggota yang melakukan pelanggaran akan mendapat tindakan tegas.

" Polri terus komitmen akan melakukan tindakan tegas kepada anggota yang terbukti bersalah," kata dia, dikutip dari Merdeka.com.

Join Dream.co.id