Waduh... Gubernur Ini Bilang Orang Miskin Kebal Corona

News | Minggu, 29 Maret 2020 08:30
Waduh... Gubernur Ini Bilang Orang Miskin Kebal Corona

Reporter : Arie Dwi Budiawati

Apa dasarnya mengatakan orang miskin tak bisa disentuh corona?

Dream – Di tengah kecemasan warga dunia terhadap penyebaran virus corona, Covid-19, para pejabat memang diharapkan tak mengeluarkan pernyatan kontroversial apalagi bernada rasis. Tak hanya soal keyakinan atau ras, pernyataan tentang status sosial korban juga hendaknya dihindari.

Pesan ini sepertinya tak dihiraukan oleh seorang pejabat sekelas gubernur. Beruntung kejadian ini tak berlangsung di Indonesia.  

 

Mengutip laman ABC News, Sabtu 28 Maret 2020, gubernur federal di Amerika telah diimbau untuk menghentikan sementara aktivitas tidak penting mulai Kamis 24 Maret 2020 lalu. Tujuannya agar bisa menekan penyebaran virus corona.

Tapi tinggal di rumah ternyata tak membuat mereka tidak berulah. Setidaknya pada diri Gubernur Puebla, Miguel Barbosa.

Diketahui Barbosa mengeluarkan pernyataan yang menyatakan orang miskin “ kebal” terhadap virus corona. Komentar ini dilayangkan setelah ada indikasi virus covid-19 cuma menyerang kalangan berada di Meksiko, termasuk para pejabat eksekutif.

“ Mayoritas (yang terinfeksi) adalah orang kaya. Kalau kaya, kamu berisiko. Kalau miskin, tidak. Kami warga miskin, kami kebal,” kata dia.

Barbosa mengeluarkan pernyataan tersebut setelah otoritas terkait melaporkan tiga perempat dari 475 kasus corona di Meksiko berkaitan dengan aktivitas korban yang telah melakukan traveling ke negara lain di dunia. Kegiatan mahal inilah yang dianggap Barbosa sulit dilakukan kalangan orang miskin.

Beberapa warga Meksiko dilaporkan tertular virus corona setelah mengikuti wisata ski di Italia atau Amerika Serikat. Negara ini memiliki enam kematian karena virus corona sejauh ini.

Barbosa juga mengatakan standar sanitasi orang-orang miskin Meksiko juga memperkuat sistem imunitas. Dikatakan bahwa bakteri atau kuman lainnya banyak terdapat di sanitasi yang rendah.

2 dari 6 halaman

Belum Ada Bukti Ilmiah

Padahal sampai saat ini, tak ada bukti ilmiah yang menegaskan virus corona tak bisa menyerang orang miskin karena diklaim kebal terhadap covid-19. Sekadar informasi, virus ini memiliki gejala ringan dan sedang seperti batuk dan demam.

Gejalanya jelas dalam 2-3 minggu. Untuk beberapa orang seperti lansia dan orang dewasa, terutama yang punya penyakit bawaan, virus ini bisa menimbulkan penyakit lainnya seperti pneunomia, bahkan kematian.

Sebelumnya Kementerian Kesehatan Meksiko meminta semua gubernur menghentikan aktivitas-aktivitas pemerintahan. Namun, ada pengecualian untuk pelayanan publik seperti kesehatan, produksi listrik, sampai sanitasi publik. 

Barbosa bukan satu-satunya pejabat yang membuat pernyataan kontroversial seputar corona. 

3 dari 6 halaman

Presiden Belarusia Sebut Traktor Bisa Sembuhkan Warga dari Virus Corona

Dream – Sebagian besar pemimpin negara dan organisasi kesehatan aktif mendesak warga sipil untuk tetap tinggal di dalam rumah untuk mencegah penyebaran virus corona. Terlebih lagi, warga sipil juga diminta untuk menjaga jarak satu sama lain.

Tapi, ini tidak berlaku bagi Presiden Belarusia, Alexander Lukashenko.

Dikutip dari Auto Evolution, Senin 23 Maret 2020, Lukashenko menyebut traktor adalah jalan keluarnya. “ Traktor akan menyembuhkan semua orang,” kata dia.

Euractiv melaporkan Lukashenko menekankan pandemi ini seharusnya tidak menghalangi petani untuk menanam tanaman musim semi.

“ Anda hanya harus bekerja, terutama sekarang, di desa. Sangat menyenangkan menonton televisi, orang bekerja di traktor. Tak ada yang berbicara tentang virus. Di sana, traktor akan menyembuhkan semua orang. Ladang menyembuhkan semua orang,” kata dia.

 

4 dari 6 halaman

Membuat Generalisasi

Pria ini tidak tepat mengatakan seseorang yang dites positif terkena virus, yang berada di atas traktor sama dengan menyembuhkannya. Generalisasi yang luas “ traktor akan menyembuhkan semua orang” acapkali digunakan oleh politisi untuk menarik minat masyarakat pedesaan.

Pernyataan itu lebih sering diucapkan daripada kesehatan dan keselamatan para petani. Tapi, itu juga tak bisa membahayakan mereka dari infeksi virus corona.

Sampai sekarang, ada 36 kasus corona di Belarusia. Mengingat situasi di Eropa, angka rendah ini diperkirakan takkan bertahan lama.

Beruntung masih ada pejabat atau tokoh terkenal masih bisa berpikir rasional. 

5 dari 6 halaman

Tolak Cara Trump, Ini Ide Bill Gates Selamatkan AS dari Corona Covid-19

Dream – Amerika Serikat menggeser China sebagai negara dengan jumlah pasiem terkonfirmasi virus corona Covid-19 terbanyak di dunia. Jumlah pasien di AS dari data John Hopkisn University hingga hari ini (Jumat, 27 Maret 2020) pukul 9 pagi telah mencapai 85.653 kasus melampaui Tiongkok dan Italia di posisi ketiga.

Tingginya kasus corona di negara Paman Sam ini menarik perhatian miliarder dunia, Bill Gates. Dia pun menyebut punya cara untuk menaklukkan corona jika menjadi presiden.

Dikutip dari CNBC, Jumat 27 Maret 2020, Gates, kalau jadi presiden AS saat ini juga, akan memprioritaskan orang-orang untuk diisolasi. Tujuannya untuk menekan kurva kasus pandemi corona.

“ Pesannya jelas. Kita tak punya pilihan lain selain isolasi dan itu harus tetap berjalan selama periode tertentu. Di Tiongkok, isolasi berjalan kurang lebih enam minggu. Jadi, kita harus mempersiapkan diri untuk isolasi dan melakukannya dengan sangat baik,” kata Gates kepada TED curator, Chris Anderson.

6 dari 6 halaman

Gates Balas Pernyataan Trump

Gates menambahkan, jika suatu negara mengisolasi dirinya selama 20 hari, grafiknya akan berubah. Kurva pandemi corona akan turun. Pendiri Microsoft ini mengakui langkah isolasi tidak segampang membalikkan telapak tangan bayi.

“ Ini tidak akan mudah,” kata dia.

Sekadar informasi, saat ini, ada 179 juta orang di 18 negara bagian Amerika Serikat yang diminta untuk tinggal di rumah, menurut New York Times. Berdasarkan Johns Hopkins University Coronavirus Resource Center, angka kasus corona di AS masih tinggi. Sebaliknya, di Korea Selatan dan Tiongkok sudah melandai.

Gates dianggap lebih berpengalaman untuk masalah penyakit menular. Bersama Bill and Gates Foundation, ayah tiga anak ini telah makan asam garam dalam memerangi penyakit infeksi seperti malaria, HIV, dan polio.

Komentar ini dilontarkan Gates untuk menjawab Presiden AS, Donald Trump. Trump ingin bisnis di Amerika Serikat dibuka kembali 12 April 2020.

“ Amerika akan pulih dan segera terbuka untuk bisnis, segera, jauh lebih cepat dari saran seseorang. Kita tidak bisa membiarkan penyembuhannya lebih buruk daripada masalahnya sendiri. Kita bisa melakukan dua hal sekaligus,” kata Trump.

Dia juga menegaskan tak bisa menutup Amerika Serikat,.

Padahal, para ahli medis menilai, pembukaan bisnis yang terlalu dini bisa memperlebar kembali penyebaran pandemi. “ Jelas Trump tidak melihat kenyataan,” kata anggota dewan Infectious Diseases Society of America, Tina Tan, kepada CNBC.

Pernyataan ini juga diaminkan oleh Gates. Dia menyebut kesehatan manusia penting untuk diprioritaskan daripada uang.

Join Dream.co.id