Saudi Hilangkan Sekat Pemisah Pria-Wanita di Restoran

News | Selasa, 10 Desember 2019 10:02
Saudi Hilangkan Sekat Pemisah Pria-Wanita di Restoran

Reporter : Maulana Kautsar

Kebijakan baru ini disambut baik banyak pihak, terutama pelaku bisnis restoran.

Dream - Arab Saudi kembali membuat terobosan. Kali ini, Kementerian Urusan Kota dan Pedesaan Arab Saudi resmi hilangkan sekat pemisah pengunjung laki-laki dan perempuan di restoran. 

Wakil Menteri Urusan Kota dan Pedesaan, Khaled Al-Jammaz, menjelaskan langkah tersebut merupakan bagian dari amandemen terhadap 103 peraturan, persyaratan, manual, model, standar, dan aplikasi untuk semua jenis kegiatan.

Dilaporkan Arab News, Walikota Mekah, Mohammed Abdullah Al-Quwaihis, mengatakan amandemen tersebut bertujuan untuk memudahkan investor, warga negara, dan pengusaha.

" Mereka akan menjadi positif dan akan meringankan banyak kondisi dan batasan, tetapi mereka tidak akan mempengaruhi inti pekerjaan dalam hal kesehatan masyarakat dan makanan, dan keputusan ini akan meningkatkan aliran investasi, jumlah dan variasi restoran," kata Abdullah.

Salah satu pemilik kedai kopi Chaoua yang akan segera dibuka, Nasser Al-Shalhoub, mengapresiasi keputusan ini. 

" Terutama karena kami menghadapi masalah dengan meningkatnya biaya sebab wajib membuat dua kasir untuk dua bagian, dan sekarang dengan amandemen ini kementerian telah membantu kami mengurangi beban biaya tersebut,” kata Nasser.

" Keputusan ini akan menguntungkan karena kami akan memanfaatkan ruang, dan area akan terlihat lebih baik," kata dia.

Ruba Al-Harbi, pengelola restoran dan pemilik akun gaya hidup Snapchat @Tasteandtell, juga setuju dengan perubahan aturan tersebut.

" Membuang-buang uang untuk membuka dua bagian, untuk pria dan keluarga karena pemisahan ini tidak akan berdampak apa-apa ketika kedua belah pihak bertemu di luar pintu restoran," ujar dia.

Ruba mengatakan sebetulnya telah memperhatikan adanya perubahan beberapa restoran sebelum aturan baru ini diberlakukan.

" Saya telah memasuki beberapa restoran yang hanya memiliki satu bagian dan tidak masalah untuk duduk dan makan di sana," kata dia.

Menurut Ruba, ada banyak masalah ketika restoran disekat.

" Bagian keluarga biasanya ramai. Anda sering tidak dapat menemukan tempat duduk sementara bagian pria selalu kosong karena mereka tidak pergi ke restoran sebanyak wanita," kata dia.

2 dari 7 halaman

Heboh Konser BTS di Arab, Sentuhan Islami, Jamuan ala Sultan

Dream – Ribuan hijabers dan wanita bercadar meramaikan King Fahd International Stadium, Riyadh, Arab Saudi pada Jumat, 11 Oktober 2019. Mereka menyaksikan konser BTS Speak Yourself perdana di Timur Tengah.

BTS tercatat sebagai artis internasional pertama yang menggelar konser solo bertaraf stadium di Arab Saudi.

Agensi BTS, BigHit Entertaiment memberi perlakuan khusus pada konser kali ini.

Menilik dari situs Daum, BigHit Entertaiment melakukan sesi pelatihan dan pengenalan budaya Islam kepada BTS, para kru. Salah satunya dengan anjuran memakai abaya untuk kru wanita.

 

 Konser BTS di Arab Saudi

Mereka juga menghentikan musik selagi azan berkumandang dan mengubah sejumlah koreografi dan lirik untuk menghormati budaya Islam. Seperti dengan tidak menunjukkan bagian dada dan perut serta memperhalus lirik.

3 dari 7 halaman

Jamuan ala Sultan

Itikad baik BTS dan BigHit Entertaiment nampaknya berbalas kasih dari pemerintah Arab Saudi. Mereka menyediakan area lounge khusus ARMY pemegang tiket VIP dan Soundcheck.

Para fans dikejutkan dengan jamuan makan di ruangan berdekorasi mewah itu. Pasalnya, belum ada konser K-Pop yang menyediakan fasilitas serupa.

Malam sebelumnya, ARMY juga menyambut BTS di bandara. Sejumlah wanita bercadar mengantre dengan tertib sembari menunggu kedatangan tujuh member. Mereka juga membuat proyek 'I Purple You' dengan menyalakan lampu serba ungu di penjuru kota.

 Jamuan ala sultan di konser BTS.

Warna ungu menjadi simbol kepercayaan dan cinta bagi ARMY dan BTS setelah Kim Taehyung alias V mencetuskan istilah 'I Purple You' di konser Love Yourself tahun lalu.

4 dari 7 halaman

Tiket Ludes

Tiket konser di stadium berkapasitas 68.752 orang itu ludes terjual habis. Sebab ARMY Arab Saudi telah lama menantikan kedatangan RM, Jin, Suga, J-Hope, Jimin, V dan Jungkook.

Sebelumnya, BTS pernah mengunjungi Dubai pada 2015 silam untuk melakukan variety show. Konser ini menjadi kengangan berharga bagi para member karena didapatkan dengan susah payah.

" Tapi pada akhirnya kami diundang oleh Arab Saudi. Sangat senang karena sudah lama sekali kami mengunjungi Timur Tengah, terakhir kali di Dubai sekitar 2015. Di manapun tempatnya, jika ada orang yang ingin melihat kami, pasti kami akan datang. Seperti itulah perasaan kami," ujar Jimin, dilansir dari BBC.

5 dari 7 halaman

Arab Saudi Kembangkan Alquran untuk Difabel

Dream - Simposium pengajaran Alquran untuk orang dengan kebutuhan khusus digelar di Percetakan Alquran Kompleks Raja Fahd, Madinah, Arab Saudi.

Sekretaris Jenderal Percetakan Alquran Raja Fahd, Bandar bin Fahd Al-Suwailem, meminta para partisipan yang hadir dapat mengembangkan metode baru dan ide pengajaran bagi orang dengan kebutuhan khusus.

Asisten profesor di New Valley University, mesir, Mohammed Abdul Ghaffar Yusuf, mengatakan, pentingnya mendorong pengajaran Islam pada orang difabel dan lemah.

" Simposium ini merefleksikan kepedulian Kerajaan Arab Saudi dan kepempimpinannya yang bijak untuk orang-orang berkebutuhan khusus, terutama tunanetra," kata Yusuf, diakses dari Arab News, Senin, 7 Oktober 2019.

 Simposium Alquran

Yusuf menyebut, simposium juga mencari solusi bagi para penyandang cacat. Salah satu pesan yang muncul yaitu kemungkinan membangun komunitas untuk orang-orang difabel.

Bin Saeed meluncurkan beberapa proyek pengembangan pendidikan Alquran. Termasuk di dalamnya Alquran berversi Braille dalam lima volume dan terjemahannya dalam bahasa Jepang.

6 dari 7 halaman

Vladimir Putin Kutip Alquran

Dream - “ ... dan ingatlah nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa jahiliyah) bermusuhan, lalu Allah mempersatukan hatimu, sehingga dengan karunia-Nya kamu menjadi bersaudara, sedangkan (ketika itu) kamu berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari sana...

Penggalan Quran Surat Ali Imran ayat 103 itu diucapkan Presiden Rusia, Vladimir Putin, saat bertemu Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, dan Presiden Iran, Hassan Rouhani.

Selain ayat tersebut, Putin juga mengutip ayat mengenai peran yang hanya diizinkan untuk pertahanan diri. Sembari berkelakar dia menyarankan Arab Saudi membeli sistem pertahanan udara Rusia. Sebagaimana yang dilakukan Iran dan Turki.

Putin mengutip ayat tersebut bukan tanpa alasan. Dilansir RT, Putin mendesak Arab Saudi untuk mengakhiri peran dengan Yaman.

7 dari 7 halaman

Persetujuan Erdogan dan Rouhani

 cara menghafal alquran

Referensi ayat yang disampaikan Putin, dibacakan atas persetujuan Erdogan dan Rouhani.

Erdogan dan Rouhani memperingatkan invasi yang dipimpin Arab Saudi ke Yaman telah menyebabkan puluhan ribu kematian selama lima tahun terakhir. Selain itu, serangan Arab Saudi telah menyebabkan kehancuran di negara di selatan semenanjung Arab itu.

Putin bukan kali ini saja bersinggungan dengan Alquran. Dilaporkan RBTH, yang mengutip Interfaks, Juni 2019, Putin menyarankan anak-anak membaca kitab suci sebelum tumbuh dewasa.

“ Suruh mereka membaca Injil. Itu sangat bagus. Suruh mereka membaca Alquran dan Taurat. Semua (kitab suci) ini akan sangat bermanfaat bagi mereka.”

Putin menambahkan bahwa semua agama mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan. “ Kalau kita mengikuti ajaran (agama), dunia akan menjadi lebih baik, tenang, dan stabil,” katanya menyimpulkan.

Terkait
Ria Irawan Larang Rano Karno Jenguk Dirinya, Kenapa?
Join Dream.co.id