Pengadilan Perintahkan PT Antam Ganti Rugi Emas 1,1 Ton ke Crazy Rich Surabaya

News | Kamis, 21 Januari 2021 14:00
Pengadilan Perintahkan PT Antam Ganti Rugi Emas 1,1 Ton ke Crazy Rich Surabaya

Reporter : Ahmad Baiquni

Majelis hakim mengabulkan sebagian gugatan yang diajukan penggugat Budi Said.

Dream - Pengadilan Negeri Surabaya memerintahkan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengembalikan emas batangan seberat 1.136 kilogram atau menggantinya sesuai harga kepada pengusaha Budi Said. Pengadilan menyatakan PT Antam melakukan wanprestasi.

Dalam amar putusan yang diunggah di laman resmi PN Surabaya, Majelis Hakim, yang terdiri dari Martin Ginting selaku Hakim Ketua dan dua Hakim Anggota, yaitu Johanis Hehamoni dan Dwi Winarko, mengabulkan tuntutan yang diajukan Budi Said. Putusan itu dibuat pada 13 Januari 2021.

" Dalam pokok perkara: Menerima dan mengabulkan gugatan Penggugat untuk sebagian," demikian amar putusan tersebut.

Dalam perkara ini, terdapat empat pihak lain yang juga menjadi tergugat selain Antam. Mereka adalah Kepala BELM Surabaya I Antam, Endang Kumoro selaku Tergugat II; Tenaga Administrasi BELM Surabaya I Antam, Misdianto selaku Tergugat III; General Trading Manufacturing and Service Senior Office, Ahmad Purwanto selaku Tergugat IV; dan Eksi Anggraeni selaku Tergugat V.

2 dari 6 halaman

Vonis Bertubi-tubi

Majelis hakim menyatakan kelima tergugat terbukti bersalah melakukan perbuatan melanggar hukum. Sehingga timbul kerugian pada pihak penggugat.

" Menghukum Tergugat I membayar kerugian materiil kepada Penggugat sebesar Rp817.465.600.000 atau menyerahkan emas seberat 1.136 kilogram emas batangan Antam kepada Penggugat dan apabila tidak diserahkan emas seberat 1.136 kilogram maka diganti dengan uang setara dengan harga emas pada saat pelaksanaan putusan ini," demikian amar putusan tersebut.

Selain itu, majelis hakim juga menghukum Tergugat V membayar kerugian Pengguat sebesar Rp92.092.000.000. Kemudian menghukum Tergugat I dan Tergugat V secara tanggung renteng (hoofdelijk) membayar kerugian immateriil kepada Penggugat sebesar Rp500.000.000.000 secara seketika dan sekaligus setelah putusan berkekuatan hukum tetap.

" Menghukum Tergugat I dan Tergugat V membayar uang paksa (dwangsom) senilai Rp100.000.000 untuk setiap hari keterlambatan oleh Tergugat I dan Tergugat V memenuhi pembayaran ganti rugi menurut isi putusan dalam perkara ini," demikian amar putusan tersebut.

Tak hanya itu, majelis hakim juga menyatakan putusan ini dapat dieksekusi meski ada upaya hukum lanjutan mulai Banding, Kasasi, dan Peninjauan Kembali. Juga apabila terdapat upaya hukum lain berupa perlawanan atau bantahan.

Sementara itu, majelis hakim menolak seluruh eksepsi yang diajukan para tergugat seluruhnya. Juga mewajibkan seluruh tergugat membayar biaya yang timbul atas perkara ini sebesar Rp3.925.500.

3 dari 6 halaman

Kata Antam Soal Vonis Kembalikan 1,1 Ton Emas Milik Crazy Rich Surabaya

Dream – PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM) mengajukan banding atas putusan gugatan seorang pengusaha bernama Budi Said. Dalam amar keputusan Pengadilan Negeri Surabaya, BUMN tambang itu diharuskan membayar Rp817,4 miliar atau setara dengan 1,1 ton emas.

“ Sehubungan dengan putusan Pengadilan Negeri Surabaya terhadap kasus gugatan Budi Said terkait pembelian emas di butik Surabaya pada 13 Januari 2021, ANTAM melalui kuasa hukum akan menempuh upaya hukum dengan mengajukan banding,” kata SVP Corporate Secretary Antam, Kunto Hendrapawoko kepada Liputan6.com, dikutip pada Senin 18 Januari 2021.

Perusahaan berkode saham ANTM tersebut menegaskan tidak bersalah atas gugatan yang diajukan Budi Said. ANTAM mengaku telah menyerahkan semua barang sesuai dengan kuantitas yang dibayar oleh Budi Said kepada pihak yang diberi kuasa oleh Budi Said jika mengacu pada harga resmi. 

" Dan Budi Said sendiri mengakui telah menerima barang tersebut,” kata dia.

 

4 dari 6 halaman

Tak Ada Harga Diskon

Kunto juga menjelaskan, tuntutan yang dilayangkan Budi ke Pengadilan Negeri Surabaya ialah meminta Antam memberikan tambahan Logam Mulia dengan mengacu pada harga diskon yang dijanjikan.

Namun, perusahaan menilai hal tersebut dilakukan oleh pihak yang tidak berwenang dan bukan dari perusahaan.

“ ANTAM menegaskan tidak pernah menerapkan harga diskon dan hanya bertransaksi dengan harga yang dikeluarkan secara resmi oleh Perusahaan. Antam menganggap gugatan ini tidak masuk akal dan tidak berdasar. Oknum-oknum yang terlibat dalam kasus ini juga telah dijatuhi hukuman pidana,” kata dia.


(Sumber: Liputan6.com/Dian Tami Kosasih)

5 dari 6 halaman

Sosok & Fakta Menarik Budi Said 'Crazy Rich Surabaya' Gugat Antam 1,1 Ton Emas

Dream – Seorang pengusaha menggugat PT Aneka Tambang (Tbk) karena penjualan emas tak sesuai dengan perjanjian. Alhasil, perusahaan pelat merah ini harus membayar kerugian senilai Rp817,4 miliar atau setara dengan 1,1 juta ton.

Dikutip dari laman Pengadilan Negeri Surabaya, Senin 18 Januari 2021, gugatan itu tercantum dalam nomor perkara 158/Pdt.G/2020/PN Sby dan diketuk palu pada Rabu 13 Januari 2021.

Sang pengusaha itu bernama Budi Said. Melalui kuasa hukumnya, Ening Swandari, Budi menggugat beberapa pihak, yaitu PT ANTAM, Kepala BELM Surabaya I Antam, Endang Kumoro, Tenaga Administrasi BELM Surabaya I ANTAM, Misdianto, General Trading Manufacturing and Service Senior Officer, Ahmad Purwanto, dan Eksi Anggraeni. Dalam gugatan ini, ada juga tujuh pihak yang tergugat.

 

 Sosok & Fakta Menarik Budi Said Crazy Rich Surabaya Gugat Antam 1,1 Ton Emas© MEN

 

“ Menyatakan Tergugat I, Tergugat II, Tergugat III, Tergugat IV dan Tergugat V telah bersalah melakukan Perbuatan Melanggar Hukum yang merugikan Penggugat. Menyatakan Tergugat I bertanggung jawab terhadap segala tindakan dan seluruh akibat hukumnya yang dilakukan oleh Tergugat II, Tergugat III dan Tergugat IV,” tulis petitum.

Kemudian, ANTAM diwajibkan membayar kerugian kepada penggugat sebesar Rp817.456.600.000. Kerugian ini setara dengan nilai harga emas batangan ANTAM lokasi Butik Emas LM-Surabaya Pemuda. Seberat 1,14 kg.

“ Yang nantinya nilai ganti rugi tersebut disesuaikan lagi dengan fluktuasi nilai emas dari pengumuman website resmi Antam (incasu Tergugat I) melalui situs www.logammulia.com pada saat Tergugat I seketika dan sekaligus membayar seluruh kerugian yang diderita oleh Penggugat,” tulis petitum.

Kemudian, Tergugat V membayar kerugian kepada Penggugat sebesar Rp92,09 miliar. Tergugat I dan Tergugat V secara tanggung renteng membayar kerugian immaterial kepada sebesar Rp500 miliar secara seketika dan sekaligus sejak perkara a quo memiliki putusan berkekuatan hukum tetap.

6 dari 6 halaman

Begini Kronologinya

Dikutip dari berbagai sumber, kasus ini bermula dari Budi yang membeli saham dari tenaga marketing ANTAM, Eksi Anggraeni, pada Oktober 2019. Transaksi pembelian emas ini sebanyak 7 ton senilai Rp3,5 triliun. Dikabarkan pengusaha ini ditawarkan dengan harga diskon.

Setelah mentransfer uang itu, Budi hanya menerima 5.935 kg emas. Sisanya sebanyak 1,136 emas tak pernah diterima oleh pengusaha ini.

Karena tak ada pengiriman emas lagi, dia merasa ditipu dan selanjutnya berkirim surat kepada ANTAM Cabang Surabaya. Tapi, surat ini tak pernah dibalas.

Kemudian, Budi berkirim pesan kepada ANTAM pusat di Jakarta. Namun, balasannya, BUMN tambang ini tak pernah menjual emas dengan harga diskon.

Budi Said ini disebut-sebut sebagai crazy rich Surabaya. Pria ini merupakan direktur utama PT Tridjaya Kartika Grup. Perusahaan ini bergerak di bidang properti.

Perusahaan yang dipimpin Budi ini membawahi beberapa properti, seperti perumahan, apartemen, hingga plaza.

Salah satu pusat perbelanjaan yang dikelola oleh perusahaan ini adalah Plaza Marina. Sekadar informasi, Plaza Marina adalah pusat perbelanjaan yang terkenal dengan konter HP lengkap yang ada di Surabaya, Jawa Timur

Join Dream.co.id