Aneh! Petugas Janitor Diharuskan Membayar Tugasnya Bersihkan Toilet

News | Kamis, 27 Agustus 2020 08:01

Reporter : Razdkanya Ramadhanty

Pembersih kamar mandi di Sea Street, Sri Lanka, diharuskan membayar pemilik toko.

Dream - Tempat-tempat bisnis biasanya membayar seseorang untuk menjaga inventaris mereka agar tetap bersih. Namun, hal ini tidak berlaku di toko-toko di Sea Street, pusat perhiasaan populer di ibu kota Sri Lanka. Seseorang yang membersihkan kamar mandi harus membayar si pemilik toko.

Kanal berita South China Morning Post, baru-baru ini menampilkan video dokumenter pecandu Narkoba asal Kolombo, Sri lanka. Dalam video tersebut, SCMP memperlihatkan profesi yang unik di Sri Lanka.

Mavin, pria berusia 47 tahun mencari nafkah untuk memenuhi kecanduan narkobanya dengan membersihkan kamar mandi toko perhiasan di daerah Sea Street, tempat yang dia sebut sebagai “ jalan paling berharga di Sri Lanka”.

Seluruh jalan dipenuhi toko emas, berlian, dan perhiasan, hanya saja mereka tidak membayar orang seperti Mavin untuk pembersihan, mereka malah meminta bayaran dari mereka.

Aneh! Petugas Janitor Diharuskan Membayar Tugasnya Bersihkan Toilet
(Foto: Shutterstock)
2 dari 3 halaman

Membayar untuk membersihkan properti terdengar tidak masuk akal, namun setelah diteli sebenarnya masuk akal. Menurut penjelasan Mavin, para pengrajin emas yang bekerja di toko-toko, mau tidak mau harus membuang sejumlah kecil emas dalam partikel mikro.

Kejadian ini lantaran para pengrajin emas berkeringat ketika memproduksi emas, lalu sebagian besar " limbah" emas akan menempel pada tubuh mereka. Jadi, ketika mereka mandi di toko, semua emas akan bertebaran di lantai kamar mandi.

Jadi para pembersih kamar mandi seperti Mavin, harus membayar pemilik toko untuk mendapatkan sedikit emas yang mereka temukan saat membersihkan kamar mandi.

3 dari 3 halaman

“ Untuk membersihkan kamar mandi atau toilet di Sea Street, pembersih harus membayar pemiliknya,” kata Mavin kepada SCMP.

“ Ketika saya membayar untuk membersihkan, saya tidak tahu berapa banyak emas yang akan saya kumpulkan. Ini seperti roda keberuntungan, tidak dapat diprediksi. “

Pada hari pengambilan film, Mavin berhasil mengumpulkan butiran emas seberat 0,6 gram, yang ia perkirakan bisa dijual seharga 2.500 – 2.700 rupee (sekitar Rp 196 ribu – Rp 212 ribu) pada saat itu.

Dia berkata, terkadang ia menghasilkan lebih sedikit, kali lain lebih dari itu, tetapi dia selalu menghasilkan untung dengan melakukan pekerjaan ini.

“ Saya tidak pernah kehilangan apa pun, saya selalu mendapat untung,” kata Mavin.

(Sah, Sumber: Odditycentral)

© Dream
Join Dream.co.id