Amil Baznas Jadi Perwakilan RI di Pertemuan The Obama Foundation Leaders

News | Kamis, 5 Desember 2019 13:00
Amil Baznas Jadi Perwakilan RI di Pertemuan The Obama Foundation Leaders

Reporter : Muhammad Ilman Nafi'an

Dia akan membawa isu kemiskinan dan kesenjangan sosial.

Dream - Salah satu amil di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Randi Swandaru menjadi salah satu perwakilan Indonesia dalam pertemuan pemuda Asia Pasifik yang diselenggarakan oleh The Obama Foundation Leaders: Asia pasific di Kuala Lumpur, Malaysia.

Yayasan ini merupakan salah satu lembaga yang didirikan oleh mantan presiden Amerika Serikat, Barrack Obama.

" Acara ini diikuti oleh 200 orang dari 33 negara. Perwakilan Indonesia itu ada 18 orang," ujar Randi di kantor Baznas, Jakarta, Rabu, 4 Desember 2019.

Randi yang menjabat sebagai Kepala Divisi Pendayagunaan Baznas berujar, masing-masing peserta yang diundang dalam pertemuan itu membawa isu masing-masing.

" Saya membawa isu kemiskinan dan kesenjangan," ucap dia.

Dengan isu tersebut, Randi akan menjelaskan mengenai peranan penting zakat yang dapat mengentaskan kemiskinan dan kesenjangan sosial.

" Kalau saya syiar zakat dan bagaiamana pengentasan kemisikinan yang kita usahakan itu dapat dukungan dunia. Kita harap ada dukungan yang masif," kata dia.

Menurut Randi, acara tersebut akan dihadiri oleh Barack Obama sebagai pendirinya. Randi mengaku, dalam acara Obama Leaders Foundation akan diisi dengan pelatihan kerja dan pengembangan kepemimpinan.

" Dengan adanya acara ini diharapkan saling menjalin hubungan dan mengembangkan jaringan antar peserta atau leader," kata dia.

2 dari 6 halaman

Baznas: Dana Zakat Mampu Sejahterakan Masyarakat Miskin

Dream - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengklaim dana Rp250 miliar yang disalurkan mampu memperbaiki kehidupan 150 ribu masyarakat miskin penerima zakat.

" Dari 150 ribu itu diteliti empat ribu sampel. Dari empat ribu, kesejahteraan mereka baik, pendapatan baik dan dalam posisi baik," ujar Wakil Ketua Baznas, Zainulbahar Noor, di Jakarta, Kamis 17 Oktober 2019.

Dia berharap, potensi zakat nasional yang mencapai ratusan triliun rupiah mampu mengentaskan kemiskinan. Menurutnya, saat ini dana zakat yang terhimpun baru Rp8,1 triliun.

Jumlah zakat yang terhimpun tersebut jumlahnya baru 2,3 persen dari total penduduk Indonesia. Kondisi tersebut tentunya masih jauh dari tujuan Baznas yakni mengentaskan kemiskinan.

Untuk mendorong percepatan penghimpunan potensi zakat, Bahar berharap Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) melakukan revisi undang-undang zakat.

Salah satu yang perlu direvisi, kata dia, mengenai kewenangan Baznas Pusat terhadap Baznas yang ada di provinsi dan kabupaten/kota.

" Kalau selama ini kan pusat itu fungsinya merekomendasikan, belum instruksi. Baznas Provinsi, Kabupaten/Kota mandatorinya dari Gubernur, Bupati/Walikota," kata dia.

3 dari 6 halaman

Baznas Dirikan Crisis Center Bantu Pengungsi Konflik Wamena

Dream - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mendirikan Baznas Crisis Center untuk membantu masyarakat yang terdampak dengan adanya konflik kemanusiaan yang terjadi di Wamena, Papua.

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan Zakat Baznas, Irfan Syauqi Beik mengatakan, ratusan masyarakat pendatang yang berada di Papua terdampak konflik tersebut.

" Oleh karena itu, Baznas mengaktifkan Crisis Center Baznas untuk Papua sebagai upaya mendorong sebuah program yang terbaik yang bisa kita berikan dalam membantu memulihkan krisis Papua," ujar Irfan di kantornya, Senin, 30 September 2019.

Pelaksana Harian Crisis Center Baznas untuk Papua, Ahmad Fikri mengatakan, ada dua tugas utama pendidikan Crisis Center ini, yaitu akselerasi bantuan dan koordinasi berbagai pihak untuk melakukan bantuan terhadap pengungsi.

" Itu dua hal utama yang dilakukan Crisis Center Baznas," kata Fikri.

4 dari 6 halaman

Belum Kelola Korban Luka

Dia mengatakan, Crisis Center Baznas saat ini baru menerima pengungsi yang mengalami penyakit pusing, mual, lemas dan melakukan psikoterapi.

" Untuk yang luka, kebetulan (belum) masuk ke wilayah itu. Yang luka biasanya diterbangkan ke wilayah lain," ucap dia.

Dia menjelaskan, per hari ini, ada ratusan orang yang diterbangkan dari Wamena menggunakan pesawat Hercules untuk mengungsi. Hari ini, hanya ada dua jadwal penerbangan menggunakan pesawat Hercules.

" Hercules yang keluar dari Wamena mengangkut pengungsi, dan yang masuk hanya mengangkut logistik," ujar dia.

5 dari 6 halaman

Jokowi Sampaikan Belasungkawa Pada Korban Kerusuhan Papua

 Jokowi Ucapkan Duka Meninggalnya 2 Mahasiswa UHO© MEN

Dream - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan bela sungkawa atas meninggalnya 33 orang akibat kerusuhan di Wamena, Papua. Jokowi mengatakan aparat keamanan bekerja keras menjaga seluruh warga di sana.

" Pertama saya ingin mengucapkan duka yang mendalam dan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya korban yang ada di Wamena 33 orang telah meninggal di sana," kata Jokowi dilaporkan , Senin, 30 September 2019.

Jokowi menyoroti kerusuhan terjadi akibat adanya kelompok bersenjata yang melakukan kekerasan. Para pelaku membakar rumah-rumah warga.

" Kepala suku Lembah Baliem di Wamena sudah mengajak dan mengimbau untuk seluruh warga agar tidak mengungsi keluar Wamena, ini saya kira sebuah imbauan yang baik. Polisi juga telah menangkap beberapa tersangka yang melakukan pembunuhan dan pembakaran yang ada di Wamena," ucap dia.

6 dari 6 halaman

Siap Bertemu Tokoh

Untuk meredam konflik yang terjadi, Jokowi siap bertemu dengan tokoh kelompok The United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) dan Komite Nasional Papua Barat (KNPB). Dia menyatakan akan menerima siapapun jika tujuannya ingin bertemu dan duduk bersama.

" Ya enggak ada masalah bertemu saja. Dengan siapapun akan saya temui kalau memang ingin bertemu," kata dia.

Sebelumnya Perwakilan DPRD Papua Barat, Ferdinando Solosa, menyampaikan beberapa poin persoalan kepada Jokowi. Dia berharap apa yang terjadi di Papua saat ini dapat segera diredam dengan damai.

" Persoalan ini, harapan kami masalah di Papua bisa diselesaikan secara bertahap, dengan baik, sehingga pemerintahan dan pembangunan di sana bisa berjalan baik," kata Kantor Staf Presiden, Ferdinando, Jakarta Pusat, Selasa, 24 September 2019.

Sumber: 

Terkait
Join Dream.co.id