Alhamdulillah, Kondisi dr. Handoko Berangsur Baik

News | Minggu, 22 Maret 2020 09:12
Alhamdulillah, Kondisi dr. Handoko Berangsur Baik

Reporter : Mutia Nugraheni

Beredar foto dokter Handoko yang berdiri di balik ruang kaca isolasi.

Dream - Handoko Gunawan, dokter spesialis paru-paru, yang sudah berusia 80 tahun turun langsung menangani membludaknya pasien virus corona (Covid-19) sejak beberapa hari lalu. Dokter senior itu bekerja sampai pukul 3 dini hari untuk mengobati pasien.

Dari foto yang beredar di media sosial, sang dokter sampai tumbang dan harus menjalani perawatan intensif. Hal ini membuat banyak orang prihatin dan berdoa untuk dr. Handoko. Alhamdulillah, kini ada gambar gembira.

Kondisi beliau sudah membaik. Beredar foto dokter Handoko yang berdiri di balik ruang kaca isolasi. Ia melempar senyum menenangkan sambil memegang ponsel. Tampak petugas medis berada di ruangan isolasi tersebut mengenakan alat pengamanan diri (APD) lengkap.

Salah satu akun di media sosial mengunggah kondisi dr. Handoko yang membaik yaitu akun Facebook Hengky. Dalam keterangan foto dr. Handoko, ia menulis " Dr. Handoko Gunawan recover. Thank God, Sehat terus ya dok" .

Kondisi sang dokter memang sudah membaik, namun ia masih harus menjalani isolasi diri selama 14 hari karena termasuk dalam carrier (pembawa virus) yang bisa menularkan virus pada orang yang ada di dekatnya. Semoga sehat terus, dokter Handoko!

2 dari 6 halaman

Curhat Dokter Handoko Gunawan: Situasinya Buruk, Perlu Terobosan

Dream - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo mengunggah video percakapan teleponnya dengan dr Handoko Gunawan, Jumat, 20 Maret 2020.

Sosok Handoko menjadi buah bibir warganet karena di masa pensiunnya, spesialis paru-paru ini menjadi relawan dan ikut terjun menangani pasien wabah virus corona.

" Cucunya memanggil engkong Handoko, seorang dokter yang mendedikasikan diri untuk kemanusiaan. Beberapa menit lalu jam 22.31 saya ngobrol sama beliau," tulis Ganjar, diakses Sabtu,21 Maret 2020.

Dalam pembicaraan yang berlangsung, Handoko mengaku sedang menjalani karantina. Dia mengakui kondisi wabah virus corona ini semakin buruk.

Ganjar: Bagaimana kondisi bapak?

Handoko Gunawan: Saya lagi di rumah sakit Persahabatan

Ganjar: Kondisinya gimana hari ini?

Handoko: Sudah sehat sih tapi capek luar biasa

Ganjar: Tapi ini ganggu gak?

Handoko: oh enggak. Saya beberapa hari di karantina oleh temen-tema  dokter paru saya. Memang situasinya buruk sekali. Mesti ada terobosan. Kalau begini terus kita enggak tahu kedepannya.

Handoko lalu mengatakan, tanpa adanya terobosan maksimal korban akan terus berjatuhan. " Kalau begini terus kita enggak tahu misal yang bersentuhan di pasar itu PDP atau ODP," ucap dia.

Curhat Dokter Handoko Gunawan: Situasinya Buruk, Perlu Terobosan© Dream

Kata Handoko, sosok pejabat publik seperti Ganjar harus waspada dengan penyebaran wabah ini. Sebab, Handoko tahu, sosok pejabat publik tidak boleh menolak bersalaman dengan warganya.

" Terutama untuk Pak Ganjar, bersentuhan terus dengan orang yang enggak boleh dipilih," ucap Handoko.

Mendengar masukan itu, Ganjar berterima kasih. Dia mengaku, menelepon Handoko karena dedikasinya untuk menolong orang di saat kondisi semacam ini.

" Bapak menginspirasi kami anak muda luar biasa," kata.

3 dari 6 halaman

Ini Videonya:

      Lihat postingan ini di Instagram

Cucunya memanggil engkong Handoko, seorang dokter yg mendedikasikan diri utk kemanusiaan. Bbrp menit lalu jam 22.31 saya ngobrol sama beliau.. begini pesan beliau.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Ganjar Pranowo (@ganjar_pranowo) pada 20 Mar 2020 jam 8:53 PDT

4 dari 6 halaman

Pengabdian Dokter Handoko di Garda Depan Melawan Covid-19

Dream - Tim medis berada di garda terdepan untuk penanganan virus corona (Covid-19) di Indonesia. Sebuah cerita mengharukan viral di media sosial. Seorang dokter spesialis paru yang berumur 80 tahun, siap 'perang'.

Sang dokter sudah mengenakan pakaian alat pelindungan diri (APD) atau hazmat. Dokter itu diketahui bernama Handoko Gunawan, seorang spesialis paru yang bekerja di RS Grha Kedoya, Jakarta Barat. 

Ia termasuk dalam jajaran dokter yang langsung menangani pasien Corona. Padahal dokter Handoko Gunawan merupakan dokter senior yang telah berusia 80 tahun.

Berawal dari unggahan di Facebook milik Noviana Kusumawardhani dan Hengky yang membagikan potret dokter Handoko, yang tetap berjuang merawat pasien terinfeksi corona, meski sudah dilarang pihak keluarga.

5 dari 6 halaman

Kerja Hingga Jam 3 Pagi

Dikutip dari status dari Facebook Noviana Kusumawardhani, Novia menuliskan jika dokter Handoko merupakan dokter ahli paru di RS Grha Kedoya, yang sudah berusia sekitar 80 tahun. Beliau bekerja merawat pasien hingga jam 3 pagi.

Postingan itu juga menampilkan foto dokter Handoko Gunawan yang menggunakan baju anti kontaminasi lengkap dengan masker dan sepatu.

Upaya pemerintah untuk melawan Corona memang tak lepas dari kerja keras tim medis.

Akun Facebook Hengky juga menuliskan jika dokter Handoko merupakan sosok pengabdi kemanusiaan yang luar biasa.

Beragam komentar pun ditulis oleh netizen di laman Facebook tersebut.

" Semoga dr Handoko sehat selalu dan diberikan panjang umur. Semangat....."  tulis salah satu netizen.

" Semoga pak dokter djaga tuhan , selalu sehat dan panjang umur.. GBU pak dokter yg baik hati," timpal lainnya.

" ikut mendoakan utk semua dokter dan petugas RS dimanapun"  imbuh lainnya.

Laporan Loudia Mahartika/ Sumber: Liputan6.com

6 dari 6 halaman

Dokter Residen Unair Positif Covid-19

Dream - Seorang dokter residen asal Universitas Airlangga (Unair) Surabaya menjadi pasien positif virus corona baru, Covid-19. Kabar itu dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Bali, I Ketut Suarjaya.

" Iya infonya benar," kata Suarjaya, dikutip dari Merdeka.com, Jumat 20 Maret 2020.

Dokter Residen Unair Positif Covid-19© Dream

Menurut Suarjaya, dokter tersebut sebelumnya bertugas di Rumah Sakit Umum Pusat (Sanglah) Denpasar, Bali, sejak 2 hingga 15 Maret 2020. Saat ini, dokter residen itu menjalani isolasi di RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, Jawa Timur.

Saat ini, Dinas Kesehatan Provinsi Bali akan melakukan pelacakan orang yang sempat berinteraksi dengan dokter residen tersebut. " Kami sudah lakukan tracing contact. Itu saja infonya," kata dia.

Sumber: Merdeka.com/Moh Kadafi

Join Dream.co.id