Satu Anggota TNI Bubarkan Tawuran Siswa STM

News | Minggu, 8 Desember 2019 06:01
Satu Anggota TNI Bubarkan Tawuran Siswa STM

Reporter : Maulana Kautsar

Tawuran pecah karena diduga cipratan air.

Dream - Kopral Dua (Kopda) Imanuel duduk di angkot. Dia dikejutkan oleh serangan sekelompok siswa yang mengejar lawannya di dalam angkot.

Kelompok siswa pengejar memukul-mukul angkot yang ditumpangi Imanuel. Tak menunggu lama, Imanuel dengan seragam lengkap turun dan mengejar puluhan siswa yang hendak memukul dan melempari angkot tersebut.

Jumlah yang terlalu banyak membuat Imanuel bingung. Dia hanya mendapatkan seorang siswa saja.

Siswa tersebut dipiting. Beberapa teman ingin membebaskan, namun tak berani.

" Awas kalian e. Kenapa harus main rusak mobil orang? Tidak ada salahnya ini angkot," kata Imanuel.

Siswa tersebut turut menghalangi beberapa orang warga yang geram dan berusaha memukuli siswa yang lari.

 

2 dari 3 halaman

Masalah Sepele

Para siswa yang tertangkap kemudian dibawa ke Polres Kendari. Sekitar 10 menit usai tawuran, tiba di tempat kejadian perkara.

Kapolres Kendari, AKBP Didik Erfianto mengatkaan, anggotanya mengamankan pelajar yang diduga terlibat tawuran untuk dibina. Terkait motifnya, belum diketahui apa penyebabnya.

" Kami bina, anggota kami data dan dilakukan pembinaan sebelum dikembalikan ke orangtuanya," ujar Didik Erfianto, Jumat, 6 Desember 2019.

Dilaporkan Liputan6.com, tawuran itu diduga masalah sepele. Dandi, salah seorang siswa, mengklaim, perkelahian terjadi karena dia tak sengaja menginjak gelas air mineral bekas berisi air.

 

3 dari 3 halaman

Percikan Air

Percikan air mengenai salah satu kakak kelasnya. Lupa meminta maaf, Dandi dikeroyok hingga memar.

Besoknya, sejumlah pelajar kemudian terbagi dua. Ada yang mendukung Dandi, tetapi ada pula yang mendukung pelaku pemukulan.

Sempat terjadi adu mulut dan ajakan berkelahi satu lawan satu, tawuran kemudian pecah pada Jumat, 6 Desember 2019.

Dandi mengaku tak ikut tawuran. Tetapi, rekan-rekannya yang sudah emosi menyebabkan tawuran pecah.

" Awalnya saya dipukul karena injak air dalam gelas. Saya mau balas dengan ajak berkelahi, tapi karena sudah terlanjur banyak orang, yaa saya tidak tahu kejadian selanjutnya tawuran itu," kata Dandi.


Sumber: Liputan6.com/Ahmad Akbar Fua

Dari Jakarta Hingga Bekasi, Ini Situasi Pemukiman yang Terkena Dampak Banjir
Join Dream.co.id