Ada Dugaan 200 Wanita Lain Selain Artis `AA`

News | Senin, 11 Mei 2015 10:14
Ada Dugaan 200 Wanita Lain Selain Artis `AA`

Reporter : Sandy Mahaputra

Polisi terus mendalami dugaan keterlibatan wanita lain dalam jaringan prostitusi yang melibatkan artis AA.

Dream - Polres Jakarta Selatan terus mendalami dugaan keterlibatan wanita lain dalam jaringan prostitusi yang melibatkan artis AA.

Dalam penyelidikan sementara, kata Kapolres Jakarta Selatan, Komisaris Besar Pol Wahyu Hadiningrat, diketahui jika RA tak hanya menjadi mucikari untuk artis AA. RA juga diketahui memiliki wanita penjaja cinta lebih dari 200 orang.

" Ada 200 orang yang dipasarkan RA. Kami masih menyelidiki dari mana saja dia mendapatkan perempuan sebanyak itu. Nanti kami selidiki," ujar Kapolres dikutip Dream dari humaspoldametrojaya.blogspot.com, Senin 11 Mei 2015.

Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polres Jakarta Selatan Ajun Komisaris Besar Pol Audie Latuheru menambahkan, penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap RA.

" Kami masih lakukan pemeriksaan intensif, kami menduga mereka memiliki jaringan," katanya. Dia menegaskan, untuk AA sudah dibebaskan dan statusnya adalah saksi.

Artis AA disebut-sebut adalah Amel Alvi. Namun dia telah membantahnya. " Semuanya, insial AA itu bukan aku mungkin artis lain kan banyak yang namanya inisial AA. Aku baik-baik saja," tulis Amel Alvi dalam akun Twitternya @amelalvi28.

AA ditangkap bersama mucikarinya di sebuah hotel bintang lima di kawasan Jakarta Selatan, Jumat malam 8 Mei 2015.

" Kalau AA saat ini masih berstatus sebagai saksi dan tidak bisa kita rilis dan hadirkan saat ini. Terkait profesi dan usia tersangka harus kami jaga untuk proses penyelidikan," kata Audie. (Ism) 

2 dari 4 halaman

Ungkapan Perasaan Deudeuh Sebelum Dibunuh

Ungkapan Perasaan Deudeuh Sebelum Dibunuh

Dream - Sebelum dibunuh di kamar kosnya, Deudeuh Alfisahrin (26) sempat mengungkapnya perasaan dia lewat akun Twitter-nya, @Tataa_Chubby.

Deudeuh sudah mengisyaratkan akan libur. Ia sempat berkicau keinginan untuk libur selama beberapa hari dari pekerjaannya.

Ibu satu anak itu menargetkan menyelesaikan semua pekerjaannya pada Selasa 14 April 2015, lalu akan libur panjang hingga Senin 27 April 2015.

Satu hari sebelum peristiwa pembunuhan, Deudeuh sempat menulis permintaan maaf.

" Cuma bisa berdoa, maaf belom bs bikin bangga,"  cuit Deudeuh 10 April 2015. Tidak jelas kepada siapa permintaan maaf itu ditujukan.

" Minyak wanginya nempel binggoooo,"  tulis dia pada tweet selanjutnya di hari yang sama.

Deudeuh juga pernah memposting sebuah gambar yang bertuliskan; " Nerakaku bukan urusanmu. Apalagi surga belum tentu jadi tempatmu" .

Di lingkungan indekos Jalan Tebet Utara, 15-C, Nomor 28, RT 7/10, Tebet Timur, Jakarta Selatan, Deudeuh dikenal dikenal pendiam dan tertutup.

Selama ini diketahui jarang pergi, tapi kerap menerima tamu lelaki di kamar, terkadang juga ada perempuan. Namun Deudeh dikenal cukup ramah.

Deudeuh tewas dibunuh M Prio Santoso, 24 tahun, yang tak lain adalah pelanggannya sendiri. Adapun motif pelaku membunuh lantaran kesal dibilang bau badan oleh korban saat sedang bercinta.

Prio ditangkap tanpa perlawanan pada Rabu dini hari kemarin sekitar pukul 03.30 WIB di kawasan Batu Tapak, Bojonggede, Bogor.

Pelaku yang bekerja sebagai guru privat di sebuah bimbingan belajar (bimbel) di kawasan Kedoya, Jakarta Barat, dikenakan Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan 365 KUHP tentang perampokan dengan ancaman hukuman penjara 20 tahun.

Selengkapnya.. Curhat Tata Chubby Sebelum Dibunuh. (Ism)

3 dari 4 halaman

Setelah Disorot Dunia, Prostitusi di Gunung Kemukus Ditutup

Setelah Disorot Dunia, Prostitusi di Gunung Kemukus Ditutup

Dream - Pemerintah Kabupaten Sragen mulai menertibkan obyek wisata Gunung Kemukus yang menjadi sorotan dunia karena ritual aneh. Kompleks makam Pangeran Samudro yang berada di puncak gunung itu akan dikembalikan sebagai wisata ziarah. Segala ritual aneh, termasuk unsur prostitusi, dilarang.

“ Hari ini kita mulai lebih intensif melakukan sosialisasi dan penyadaran kepada warga di Gunung Kemukus. Kita ingin menghilangkan ekses negatif yang ada di sana, dan mengembalikan lokasi tersebut sebagai tempat wisata ziarah,” ujar Bupati Sragen, Agus Fathurrahman, dikutip Dream dari Merdeka.com, Kamis 27 November 2014.

Agus berjanji akan mengikis citra negatif Gunung Kemukus yang dikenal dunia sebagai Gunung Seks –julukan yang diberikan media asing karena ritual berhubungan badan untuk mencari pesugihan. Meski demikian, tambah dia, tempat ziarah Gunung Kemukus tak perlu ditutup.

“ Lokasi tersebut bukan lokalisasi, tapi obyek ziarah yang disalahgunakan. Kami akan mengembalikan lokasi tersebut sebagai tempat ziarah,” kata Agus.

Sementara, Sekretaris Daerah Sragen, Tatag Prabawanto, menambahkan, selain melakukan sosialisasi, Pemkab juga melakukan pendataan warga yang ada di Gunung Kemukus. Sedangkan untuk pekerja seks komersial (PSK) akan diminta keluar dari lokasi itu.

“ PSK yang ada di sana akan kita minta keluar atau pulang ke asalnya masing-masing. Untuk warga setempat tetap diminta beraktivitas seperti biasa,” tutur Tatag.

Kebijakan Pemkab Sragen ini menimbulkan pro dan kontra di masyarakat sekitar. Namun, sebagian besar warga setuju pemerintah menutup lokasi prostitusi terselubung itu dengan syarat obyek wisata Makam Pangeran Samudro tetap dibiarkan.

“ Banyak warga yang setuju sebenarnya ditutup. Tetapi obyek wisata Makam Pangeran Samudro tetap dibiarkan, karena 50 persen lebih warga kami menggantungkan hidupnya di sini,” ujar Kepala Desa Pendem, Hardiyanto.

Menurut Hardiyanto, praktik prostitusi di Gunung Kemukus telah membawa nama jelek desa maupun warga. “ Sekali lagi, pemerintah desa setuju penutupan lokasi tersebut dan mendukung program Bapak Gubernur,” tegas Hardiyanto.

4 dari 4 halaman

Polisi Bongkar Prostitusi via Twitter

 

Dream - Aparat Unit II Vice Control (VC) Subdit Jatanras Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya membongkar jaringan prostitusi online yang menawarkan jasa haram tersebut melalui Twitter.

Seorang tersangka yang merupakan mucikari ditangkap polisi usai mengantar pekerja seks komersial (PSK) untuk melayani pelanggannya.

" Ada satu tersangka laki-laki, dia ini mucikarinya. Biasa dipanggil papi," ujar Kanit II Vice Control Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Kompol Teuku Arsya Khadafi dikutipDream dari Humaspoldametrojaya.blogspot.com, Jumat 24 April 2015.

Tersangka berinisial MS alias Mike, 30 tahun, ditangkap di sebuah hotel Jl HOS Cokroaminoto, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis kemarin pukul 00.30 WIB.

Warga Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta Utara itu bertugas menerima pesanan dari para pelanggan.

" Tersangka ini menawarkan PSK lewat Twitter. Saat penangkapan, kita juga amankan dua orang perempuan cantik yang akan melayani pelanggan," jelasnya.

Hingga saat ini kepolisian masih mendalami penangkapan tersangka. Polisi juga tengah mendalami kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar dalam praktek ‎prostitusi online ini.

Kasus pembunuhan janda cantik, Deudeuh Alfisharin di kamar kos Tebet, Jakarta Selatan, menjadi gerbang bagi polisi untuk mengungkap praktik transaksi seks melalui jejaring media sosial.

Join Dream.co.id