3 Muslim Kulit Hitam yang Membuat Sejarah di Inggris

News | Senin, 26 Oktober 2015 07:33
3 Muslim Kulit Hitam yang Membuat Sejarah di Inggris

Reporter : Maulana Kautsar

Mereka berprofesi sebagi pelari, penulis, dan pewarta.

Dream - Bulan Oktober menjadi bulan spesial di dataran Inggris. Sebab, di bulan ini ada perayaan Bulan Sejarah Kulit Hitam di Inggris. Untuk memperingatinya, media Islam OnIslam menampilkan tiga sosok warga kulit hitam yang berhasil membuat sejarah di Inggris. Berikut di antaranya,

2 dari 4 halaman

1. Mo Farah, Pelari Jarak Jauh

Dream - Lahir di ibukota Somalia, Mogadishu tahun 1983, Mohamed Mukhtar Jama Farah, yang dikenal sebagai Mo Farah, adalah pelari jarak jauh terhebat asal Inggris.

Dia meraih medali emas di 5000 m dan 10.000 m di Olimpiade 2012 serta Kejuaraan Dunia Atletik 2015.

Ia menyabet gelar dua kali pada 2013 di Kejuaraan Dunia Atletik di Eropa dan Kejuaraan Atletik pada tahun 2010 dan 2014. Hal ini menjadikannya orang kedua dalam sejarah yang memenangkan lari jarak jauh dua kali di Olimpiade dan Kejuaraan Dunia Atletik. Dia adalah atlet Inggris pertama yang memenangkan dua medali emas di kejuaraan dunia yang sama.

3 dari 4 halaman

2. Nadifa Mohamed, Penulis Novel

Dream - Nadifa adalah penulis novel blasteran Somalia-Inggris yang memenangkan berbagai penghargaan. Novel debutnya, " Black Mamba Boy" , diterbitkan pada tahun 2009. Novel tersebut merupakan semi-biografi kehidupan ayahnya di Yaman pada 1930-an dan 1940-an.

" Novel " biografi fiksi" , itu memenangkan kritik internasional dan pujian populer. Novel tersebut bahkan memenangkan Betty Trask Award 2010 dan terpilih di berbagai penghargaan, termasuk 2010 Guardian First Book Award, 2010 Dylan Thomas Prize, dan 2010 John Llewellyn Rhys Prize.

Pada 2013, Mohamed merilis novel kedua, " The Orchard Lost Souls" yang berlatar belakang Somalia saat perang saudara. Novel ini baru-baru ini memenangkan Somerset Maugham Prize dan telah lama terdaftar untuk meraih Dylan Thomas Prize.

4 dari 4 halaman

3. Rageh Omaar, Jurnalis

Dream - Omaar adalah wartawan Inggris kelahiran Somalia yang juga seorang penulis. Buku terbarunya " Only Half of Me" berkisah tentang ketegangan antara dua identitasnya itu.

Dia memulai karirnya di bidang jurnalisme sebagai wartawan untuk BBC di Ethopia dan kemudian koresponden BBC untuk berita internasional dari Irak. Pada bulan September 2006, Omaar pindah ke postnya yang baru di Al Jazeera English, di mana ia membawakan acara malam hari tentang seri dokumenter " Witness" sampai Januari 2010.

The Rageh Omaar Report, pertama kali disiarkan pada Februari 2010, adalah dokumenter investigatif berdurasi satu jam yang tayang setiap bulan. Di Januari 2013, dia menjadi koresponden khusus dan presenter untuk ITV News. Setahun kemudian, Omaar dipromosikan menjadi editor urusan internasional untuk ITV News.

Join Dream.co.id