278 Jemaah Ajukan Pengembalian Dana Pelunasan Ongkos Haji

News | Selasa, 16 Juni 2020 12:00
278 Jemaah Ajukan Pengembalian Dana Pelunasan Ongkos Haji

Reporter : Ahmad Baiquni

206 permohonan yang sudah terbit Surat Perintah Membayar dari BPKH ke bank.

Dream - Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama, Muhajirin Yanis, mengatakan dalam dua pekan setelah pengumuman pembatalan haji oleh Menteri Agama Fachrul Razi, sudah ada sejumlah jemaah yang memohon pengembalian dana setoran pelunasan.

" Dua pekan dari pembatalan keberangkatan, tercatat 278 jemaah haji ajukan pengembalian setoran pelunasan," ujar Muhajirin, Selasa 16 Juni 2020.

Layanan pengembalian dana pelunasan ongkos haji 1441 H/2020 dibuka mulai 3 Juni. Jemaah mengajukan permohonan ke kantor Kemenag Kabupaten/Kota tempat mendaftar, untuk diproses ke Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag.

Selanjutnya, permohonan jemaah disampaikan Ditjen PHU kepada Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH). Kemudian, BPKH menerbitkan Surat Perintah Membayar (SPM) kepada Bank Penerima Setoran (BPS) yang kemudian mentransfer dana tersebut ke rekening setiap jemaah.

" Permohonan 278 jemaah sudah kami kirim ke BPKH. Sebanyak 206 permohonan sudah diterbitkan SPM nya oleh BPKH dan sudah diterima BPS Bipih," kata Muhajirin.

 

2 dari 6 halaman

Asal Jemaah

Para jemaah yang mengajukan permohonan pengembalian berasal dari 26 provinsi. Sedangkan provinsi dengan jumlah jemaah mengajukan permohonan pengembalian terbanyak yaitu Jawa Tengah 51 jemaah, Jawa Timur 46 jemaah, Jawa Barat 41 jemaah, Sumatera Utara 30 jemaah, dan Lampung 15 jemaah.

Muhajirin juga mengatakan saat ini ada delapan provinsi yang jemaahnya belum mengajukan permohonan pengembalian dana pelunasan. Provinsi yang dimaksud yaitu Sumatera Barat, NTT, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Maluku, Maluku Utara, dan Papua.

" Pengajuan permohonan pengembalian setoran pelunasan ini dibuka sepanjang tahun sampai keberangkatan haji tahun 1442 H/2021," terang Muhajirin.

 

3 dari 6 halaman

Besaran Dana Pengembalian Bisa Ditarik Lagi

Besaran dana pelunasan, kata Muhajirin, ditetapkan berdasarkan 13 embarkasi. Dana pelunasan sendiri merupakan salah satu dari dua instrumen Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) selain setoran awal sebesar Rp25 juta.

" Artinya, setoran pelunasan adalah selisih dari Bipih per embarkasi dengan setoran awalnya," ujar dia.

Secara rinci, besaran dana pelunasan per embarkasi sebagai berikut.

1. Embarkasi Aceh Rp6.454.602,
2. Embarkasi Medan Rp7.172.602,
3. Embarkasi Batam Rp8.083.602, 
4. Embarkasi Padang Rp8.172.602, 
5. Embarkasi Palembang Rp8.073.602, 
6. Embarkasi Jakarta Rp9.772.602,
7. Embarkasi Kertajati Rp11.113.002, 
8. Embarkasi Solo Rp10.972.602,
9. Embarkasi Surabaya Rp12.577.602, 
10. Embarkasi Banjarmasin Rp11.927.602, 
11. Embarkasi Balikpapan Rp12.052.602, 
12. Embarkasi Lombok Rp12.332.602, dan 
13. Embarkasi Makassar Rp13.352.602.

4 dari 6 halaman

Haji 2020 Ditiadakan, Calon Jemaah Mulai Tarik Dana

Dream - Direktur Pelayanan Haji Dalam Negeri Kementerian Agama, Muhajirin Yanis, mengatakan, sudah ada 58 calon jemaah yang memproses penarikan dana pelunasan sepekan usai pengumuman pembatalan haji 2020 pada 2 Juni 2020.

" Jumlah ini yang akan kami proses dan ajukan ke Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) untuk ditindaklanjuti sesuai alur yang sudah ditetapkan," kata Muhajirin.

Permohonan penarikan, kata dia, diterima sejumlah Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota. Permohonan sudah masuk ke Ditjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag untuk selanjutnya diserahkan kepada BPKH.

Setelah diproses, BPKH akan menerbitkan perintah transfer kepada Bank Penerima Setoran untuk mengirimkan dana tersebut ke rekening jemaah. Muhajirin mengatakan seluruh proses akan berjalan paling lama sembilan hari.

" Dua hari di Kankemenag Kab/Kota, tiga hari di Ditjen PHU, dua hari di BPKH dan dua hari proses transfer dari BPS ke rekening jemaah," kata Muhajirin.

Sementara, Kasubdit Pendaftaran Haji Ahmaf Khanif mengatakan 58 jemaah tersebut berasal dari 14 provinsi. Provinsi tersebut seperti Sumatera Utara sebanyak 6 jemaah, Riau 6 jemaah, Bengkulu 2 jemaah, Lampung 2 jemaah, DKI Jakarta 1 jemaah, Jawa Barat 4 jemaah, Jawa Tengah 6 jemaah, DI Yogyakarta 5 jemaah, Jawa Timur 15 jemaah, NTB 1 jemaah, Kalimantan Tengah 2 jemaah, Sulawesi Utara 1 jemaah, Sulawesi Tenggara 1 jemaah, dan Kepulauan Riau 6 jemaah.

 Infografis penarikan dana pelunasan haji© Kemenag

Prosedur penarikan dana pelunasan haji (Humas Kemenag)

5 dari 6 halaman

Menag Janjikan Dana Pelunasan Haji Dikembalikan Paling Lama 9 Hari

Dream - Menteri Agama, Fachrul Razi, memastikan dana pelunasan haji 2020 dikembalikan kepada jemaah yang melakukan permohonan penarikan. Dia meyakinkan pengurusan penarikan dana tidak akan mengalami gangguan.

" Jangan ragu sedikitpun karena (dana) jemaah tidak akan pernah terganggu, itu (dana pelunasan haji) dikelola oleh BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji)," ujar Fachrul, dikutip dari Liputan6.com.

Fachrul mengatakan pihaknya tengah menyiapkan skema pengembalian dana pelunasan tersebut. Dia memastikan jemaah dapat menerima dana tersebut paling lama sembilan hari setelah permohonan diajukan.

" Yang akan ngambil dana pelunasan bisa diambil, dan kami sudah buat skemanya. Pengambilan dana itu Insya Allah selesai dalam waktu 9 hari, jadi tidak akan dirugikan masalah dana," kata dia.

 

6 dari 6 halaman

Jika Dana Tidak Diminta Kembali

Fachrul juga menjelaskan jemaah memiliki opsi lain yaitu tidak menarik kembali dana pelunasan tersebut. Jika ada jemaah yang memilih opsi ini, maka dana akan dikelola secara terpisah oleh BPKH dengan nilai manfaat dikembalikan kepada jemaah.

" Nilai manfaatnya dikembalikan kepada masing-masing jemaah, paling lambat 30 hari sebelum berangkat pada tahun depan. Jadi, semuanya aman, tidak usah khawatir sedikit pun," kata Fachrul.

Lebih lanjut, Fachrul meminta masyarakat tidak termakan kabar bohong yang menyebut dana jemaah digunakan untuk hal lain.

" Kalau ada hoaks yang mengatakan dana itu akan dipakai apa jangan dipercaya, karena dana itu tersimpan ada di BPKH. Kementerian Agama sama sekali tidak memagang uangnya," tegas Fachrul. (mut)

Sumber: Liputan6.com/Delvira Hutabarat

Terkait
Join Dream.co.id